Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Pembahasan Baseline dan Target Perumahan Tahun 2020-2024

Berdasarkan pelaksanaan Kick Off Meeting Pokja PPAS Nasional pada 17 – 19 Februari 2020 di Hotel LeMeridean Jakarta dan dalam rangka Sinergi Perencanaan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman pasca ditetapkannya Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020 – 2024 telah disosialisasikan Capaian Pembangunan Tahun 2015 – 2019 dan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 di bidang Perumahan dan Permukiman. Dalam Acara tersebut diperoleh capaian nasional untuk akses rumah layak huni pada tahun 2018 adalah sebesar 54,1% dan Provinsi Jawa Tengah mencapai 62,4%. Sedangkan untuk target nasional akses rumah layak huni pada tahun 2020 – 2024 adalah sebesar 62,4% dan untuk Provinsi Jawa Tengah harus mencapai target sebesar 79,6%.

Selanjutnya, berdasarkan surat Kementerian PPN/ Bappenas tanggal 13 Mei 2020 yang disampaikan kepada Pokja PPAS Provinsi perihal tindak lanjut Kick Off Meeting Pokja PPAS Nasional bahwa Pokja PPAS Provinsi perlu menyampaikan target perumahan, air minum, dan sanitasi tahun 2020 – 2024 baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota kepada Kementerian PPN/ Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri. Bawasanya Distribusi target tersebut sudah dihitung menggunakan metode perhitungan dari Kementerian PPN/ Bappenas dan kami sesuaikan kembali berdasarkan beberapa pertimbangan, salah satunya adalah capaian penanganan rumah tidak layak huni pada tahun 2019 di kabupaten/ kota.

Adapun Masukan atas Baseline dan Target Perumahan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 – 2024 dalam rapat yang diikuti oleh Bidang Perumahan, Bidang Keterpaduan PKP, Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perakim Prov.Jateng bersama SNVT PP Prov.Jateng sebagai berikut : Sebagai pertimbangan tambahan, kondisi kinerja masing-masing kab/kota (versi bidang Perumahan) ; Kota Surakarta, Kab Pekalongan, Kab Kudus, Kota Pekalongan, Kota Tegal : Kinerja kurang aktif/kurang baik - Target penanganannya kecil ; Kab Wonosobo, Kab Magelang, Kab Banjarnegara, Kab Wonogiri, Kab Blora, Kab Pati, Kab Semarang, Kab Brebes, Kab Sukoharjo, Kab Cilacap : kinerja baik (excellent). Sehingga perlu juga diperhatikan menganai target di kabupaten/ kota yang termasuk wilayah-wilayah pertumbuhan permukiman baru seperti Kedungsepur dan Subosukowonosraten untuk dapat didorong pertumbuhannya.

Berdasarkan pelaksanaan Kick Off Meeting Pokja PPAS Nasional pada 17 – 19 Februari 2020 di Hotel LeMeridean Jakarta dan dalam rangka Sinergi Perencanaan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman pasca ditetapkannya Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020 – 2024 telah disosialisasikan Capaian Pembangunan Tahun 2015 – 2019 dan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 di bidang Perumahan dan Permukiman. Dalam Acara tersebut diperoleh capaian nasional untuk akses rumah layak huni pada tahun 2018 adalah sebesar 54,1% dan Provinsi Jawa Tengah mencapai 62,4%. Sedangkan untuk target nasional akses rumah layak huni pada tahun 2020 – 2024 adalah sebesar 62,4% dan untuk Provinsi Jawa Tengah harus mencapai target sebesar 79,6%.

Selanjutnya, berdasarkan surat Kementerian PPN/ Bappenas tanggal 13 Mei 2020 yang disampaikan kepada Pokja PPAS Provinsi perihal tindak lanjut Kick Off Meeting Pokja PPAS Nasional bahwa Pokja PPAS Provinsi perlu menyampaikan target perumahan, air minum, dan sanitasi tahun 2020 – 2024 baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota kepada Kementerian PPN/ Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri. Bawasanya Distribusi target tersebut sudah dihitung menggunakan metode perhitungan dari Kementerian PPN/ Bappenas dan kami sesuaikan kembali berdasarkan beberapa pertimbangan, salah satunya adalah capaian penanganan rumah tidak layak huni pada tahun 2019 di kabupaten/ kota.

Adapun Masukan atas Baseline dan Target Perumahan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 – 2024 dalam rapat yang diikuti oleh Bidang Perumahan, Bidang Keterpaduan PKP, Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perakim Prov.Jateng bersama SNVT PP Prov.Jateng sebagai berikut : Sebagai pertimbangan tambahan, kondisi kinerja masing-masing kab/kota (versi bidang Perumahan) ; Kota Surakarta, Kab Pekalongan, Kab Kudus, Kota Pekalongan, Kota Tegal : Kinerja kurang aktif/kurang baik - Target penanganannya kecil ; Kab Wonosobo, Kab Magelang, Kab Banjarnegara, Kab Wonogiri, Kab Blora, Kab Pati, Kab Semarang, Kab Brebes, Kab Sukoharjo, Kab Cilacap : kinerja baik (excellent). Sehingga perlu juga diperhatikan menganai target di kabupaten/ kota yang termasuk wilayah-wilayah pertumbuhan permukiman baru seperti Kedungsepur dan Subosukowonosraten untuk dapat didorong pertumbuhannya.