Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Koordinasi Pelaksanaan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan) untuk Pembangunan Rumah Secara Swadaya di Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG, 16 Juli 2020 – Rapat Koordinasi Pelaksanaan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan) untuk Pembangunan Rumah Secara Swadaya di Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, serta  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Bidang Perumahan. Rapat ini beragendakan pembahasan tindak lanjut dalam Pelaksanaan BP2BT untuk Pembangunan Rumah Secara Swadaya di Provinsi JawaTengah dan Kunjungan Lapangan ke lahan calon permukiman BP2BT di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dan Desa Metik, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Rapat dilaksanakan di Harris Hotel Sentraland, Semarang dengan peserta dari Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan, Akademisi dari Universitas Diponegoro, serta Perbankan yang bekerjasama membiayai program BP2BT di Provinsi Jawa Tengah.

Rapat dipimpin oleh Adang Sutara selaku Direktur Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa semua pemangku kepentingan memiliki visi, misi dan pemahaman yang sama dalam mewujudkan program BP2BT secara Swadaya agar dapat diterapkan dengan lebih masif. Perlu banyak stakeholders yang kita yakinkan bersama dalam menjalankan projek ini secara intensif karena ini adalah misi PUPR bersama Provinsi Jawa Tengah bahwa kita bisa membawa kelompok yang tidak sanggup menjangkau kepemilikan rumah dengan pendekatan secara Swadaya. Melalui BP2BT diharapkan tidak hanya membuat rumah secara swadaya perorangan namun juga bisa menciptakan suatu wilayah lingkungan perumahan yang tertata dalam satu kawasan, dengan menggunakan skema dan peraturan yang sudah ada bersama kita melakukan terobosan pembangunan perumahan di satu kawasan secara swadaya bagi komunitas atau kelompok masyarakat.

Kegiatan Rapat Koordinasi ini dilanjutkan dengan kegiatan Kunjungan Lapangan dalam rangka pendalaman rencana pengembangan kawasan permukiman komunitas ke lahan calon lokasi permukiman BP2BT di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Lahan tersebut menjadi rencana pengembangan kawasan permukiman secara swadaya melalui program BP2BT bagi komunitas Guru Honorer, Tenaga Kontrak dan Buruh, dengan jumlah anggota komunitas sebanyak 200 orang. Kunjungan Lapangan kemudian dilakukan ke lahan calon lokasi permukiman BP2BT swadaya non-komunitas di Desa Metik, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, dengan jumlah penerima manfaat program BP2BT sebanyak 5 penerima dan potensi calon penerima manfaat berjumlah ratusan penerima.

SEMARANG, 16 Juli 2020 – Rapat Koordinasi Pelaksanaan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan) untuk Pembangunan Rumah Secara Swadaya di Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, serta  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Bidang Perumahan. Rapat ini beragendakan pembahasan tindak lanjut dalam Pelaksanaan BP2BT untuk Pembangunan Rumah Secara Swadaya di Provinsi JawaTengah dan Kunjungan Lapangan ke lahan calon permukiman BP2BT di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dan Desa Metik, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Rapat dilaksanakan di Harris Hotel Sentraland, Semarang dengan peserta dari Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan, Akademisi dari Universitas Diponegoro, serta Perbankan yang bekerjasama membiayai program BP2BT di Provinsi Jawa Tengah.

Rapat dipimpin oleh Adang Sutara selaku Direktur Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa semua pemangku kepentingan memiliki visi, misi dan pemahaman yang sama dalam mewujudkan program BP2BT secara Swadaya agar dapat diterapkan dengan lebih masif. Perlu banyak stakeholders yang kita yakinkan bersama dalam menjalankan projek ini secara intensif karena ini adalah misi PUPR bersama Provinsi Jawa Tengah bahwa kita bisa membawa kelompok yang tidak sanggup menjangkau kepemilikan rumah dengan pendekatan secara Swadaya. Melalui BP2BT diharapkan tidak hanya membuat rumah secara swadaya perorangan namun juga bisa menciptakan suatu wilayah lingkungan perumahan yang tertata dalam satu kawasan, dengan menggunakan skema dan peraturan yang sudah ada bersama kita melakukan terobosan pembangunan perumahan di satu kawasan secara swadaya bagi komunitas atau kelompok masyarakat.

Kegiatan Rapat Koordinasi ini dilanjutkan dengan kegiatan Kunjungan Lapangan dalam rangka pendalaman rencana pengembangan kawasan permukiman komunitas ke lahan calon lokasi permukiman BP2BT di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Lahan tersebut menjadi rencana pengembangan kawasan permukiman secara swadaya melalui program BP2BT bagi komunitas Guru Honorer, Tenaga Kontrak dan Buruh, dengan jumlah anggota komunitas sebanyak 200 orang. Kunjungan Lapangan kemudian dilakukan ke lahan calon lokasi permukiman BP2BT swadaya non-komunitas di Desa Metik, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, dengan jumlah penerima manfaat program BP2BT sebanyak 5 penerima dan potensi calon penerima manfaat berjumlah ratusan penerima.