Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Dorong Kemandirian Ekonomi dan Hunian Layak, Disperakim Jateng Perkuat Desa Dampingan di Mojosari

Dalam rangka memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah melalui Sekretaris Dinas hadir langsung di Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Peternak Kambing (24/9/2029).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bidang lingkup Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disperakim Provinsi Jawa Tengah sebagai wujud dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan pengembangan potensi ekonomi desa.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengawetan pakan ternak, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan. Materi pengawetan pakan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara langsung oleh para peternak dalam pengelolaan pakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan secara simbolis berbagai bantuan strategis sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas hunian, penguatan ekonomi masyarakat, serta kelestarian lingkungan, yang meliputi:

  • Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa (Bankeupemdes) untuk Program Kegiatan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (PK RTLH) dari Disperakim Prov. Jateng
  • Bantuan Peningkatan Kualitas RTLH dari Baznas Prov.Jateng;
  • Bantuan bibit pohon untuk mendukung penghijauan dan kelestarian lingkungan dari DLHK Prov. Jateng;
  • Bantuan modal usaha Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai stimulan pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat dari Dinas Sosial Prov. Jateng; dan
  • Bantuan alat dan bahan praktik pengawetan pakan ternak untuk mendukung peningkatan kapasitas dan produktivitas peternak kambing dari Disperakim Prov. Jateng.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, DWP Disperakim Provinsi Jawa Tengah juga melaksanakan kunjungan lapangan secara langsung ke lokasi penerima bantuan PK RTLH, didampingi oleh perangkat Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi penerima manfaat sekaligus memastikan dukungan program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan program desa dampingan secara terpadu, Disperakim Provinsi Jawa Tengah terus mendorong sinergi berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas hunian, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat, kemandirian ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Diharapkan rangkaian kegiatan di Desa Mojosari ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat, sehingga tercipta masyarakat yang semakin mandiri, hunian yang semakin layak, serta lingkungan desa yang semakin lestari.

Bersama membangun Jawa Tengah melalui desa yang berdaya, hunian yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

#DisperakimJateng #DesaDampingan #Wonosobo #PeningkatanKapasitas #PeternakKambing #RTLH #KUBE #PembangunanInklusif

Dalam rangka memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah melalui Sekretaris Dinas hadir langsung di Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Peternak Kambing (24/9/2029).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bidang lingkup Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disperakim Provinsi Jawa Tengah sebagai wujud dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan pengembangan potensi ekonomi desa.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengawetan pakan ternak, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan. Materi pengawetan pakan disampaikan oleh narasumber dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara langsung oleh para peternak dalam pengelolaan pakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan secara simbolis berbagai bantuan strategis sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas hunian, penguatan ekonomi masyarakat, serta kelestarian lingkungan, yang meliputi:

  • Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa (Bankeupemdes) untuk Program Kegiatan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (PK RTLH) dari Disperakim Prov. Jateng
  • Bantuan Peningkatan Kualitas RTLH dari Baznas Prov.Jateng;
  • Bantuan bibit pohon untuk mendukung penghijauan dan kelestarian lingkungan dari DLHK Prov. Jateng;
  • Bantuan modal usaha Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai stimulan pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat dari Dinas Sosial Prov. Jateng; dan
  • Bantuan alat dan bahan praktik pengawetan pakan ternak untuk mendukung peningkatan kapasitas dan produktivitas peternak kambing dari Disperakim Prov. Jateng.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, DWP Disperakim Provinsi Jawa Tengah juga melaksanakan kunjungan lapangan secara langsung ke lokasi penerima bantuan PK RTLH, didampingi oleh perangkat Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi penerima manfaat sekaligus memastikan dukungan program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan program desa dampingan secara terpadu, Disperakim Provinsi Jawa Tengah terus mendorong sinergi berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas hunian, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat, kemandirian ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Diharapkan rangkaian kegiatan di Desa Mojosari ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat, sehingga tercipta masyarakat yang semakin mandiri, hunian yang semakin layak, serta lingkungan desa yang semakin lestari.

Bersama membangun Jawa Tengah melalui desa yang berdaya, hunian yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

#DisperakimJateng #DesaDampingan #Wonosobo #PeningkatanKapasitas #PeternakKambing #RTLH #KUBE #PembangunanInklusif