Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Disperakim Prov.Jateng Gelar Pelatihan Pembuatan  Pupuk Organik & Serahkan Bantuan di Desa Dampingan

Disperakim Prov.Jateng menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik di Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo sebagai wujud nyata komitmen Disperakim Prov.Jateng dalam Program Satu Perangkat Daerah Satu Desa Dampingan. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Slukatan, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, Kepala Sub Bagian Program, Elyta Very Wijaya, S.IP, M.Sos mewakili Kepala Disperakim Prov.Jateng, menjelaskan maksud dan tujuan dari pelatihan ini dan  menekankan pentingnya kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Komitmen pemerintah Kabupaten Wonosobo juga disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo yang menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai pihak yaitu Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperakim Provinsi Jawa Tengah, perwakilan dari  Bappeda Kabupaten Wonosobo, Disperkimhub Kabupaten Wonosobo, serta perwakilan penerima bantuan paket sembako, dan tentu saja para peserta pelatihan dan dari internal Disperakim Prov.Jateng.

Pada kesempatan tersebut diserahkan secara simbolis berbagai bantuan yang disalurkan, meliputi Bantuan Keuangan Pemerintah Desa Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 9 unit dari APBD  Prov.Jateng,  100 batang Bibit Pohon Alpukat dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah,  35 paket sembako dari UPZ Disperakim Provinsi Jawa Tengah Pemberian pelatihan Pembuatan Pupuk Organik kepada Kelompok Tani di Desa Slukatan beserta alat dan bahan pendukungnya. Dengan harapan, semoga seluruh bantuan ini dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Slukatan. Melalui pelatihan pembuatan pupuk organik, masyarakat Desa Slukatan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memproduksi pupuk sendiri. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan, yaitu :

- Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Penggunaan pupuk organik akan memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan hasil panen.

- Mengurangi Biaya Produksi: Petani dapat menghemat pengeluaran karena tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang mahal.

- Melestarikan Lingkungan: Pupuk organik lebih ramah lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan.

- Meningkatkan Kesejahteraan: Dengan peningkatan hasil panen dan penurunan biaya, pendapatan petani diharapkan akan meningkat, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

- Mendorong Kemandirian Ekonomi: Masyarakat menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pertaniannya.

Kolaborasi antara Disperakim Prov.Jateng, BAPELTAN Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov.Jateng, bersama dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Pemerintah Desa serta  berbagai pihak, menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan Desa Slukatan yang mandiri dan sejahtera.

Disperakim Prov.Jateng menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik di Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo sebagai wujud nyata komitmen Disperakim Prov.Jateng dalam Program Satu Perangkat Daerah Satu Desa Dampingan. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Slukatan, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, Kepala Sub Bagian Program, Elyta Very Wijaya, S.IP, M.Sos mewakili Kepala Disperakim Prov.Jateng, menjelaskan maksud dan tujuan dari pelatihan ini dan  menekankan pentingnya kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Komitmen pemerintah Kabupaten Wonosobo juga disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo yang menegaskan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai pihak yaitu Ketua Dharma Wanita Persatuan Disperakim Provinsi Jawa Tengah, perwakilan dari  Bappeda Kabupaten Wonosobo, Disperkimhub Kabupaten Wonosobo, serta perwakilan penerima bantuan paket sembako, dan tentu saja para peserta pelatihan dan dari internal Disperakim Prov.Jateng.

Pada kesempatan tersebut diserahkan secara simbolis berbagai bantuan yang disalurkan, meliputi Bantuan Keuangan Pemerintah Desa Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 9 unit dari APBD  Prov.Jateng,  100 batang Bibit Pohon Alpukat dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah,  35 paket sembako dari UPZ Disperakim Provinsi Jawa Tengah Pemberian pelatihan Pembuatan Pupuk Organik kepada Kelompok Tani di Desa Slukatan beserta alat dan bahan pendukungnya. Dengan harapan, semoga seluruh bantuan ini dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Slukatan. Melalui pelatihan pembuatan pupuk organik, masyarakat Desa Slukatan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memproduksi pupuk sendiri. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan, yaitu :

- Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Penggunaan pupuk organik akan memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan hasil panen.

- Mengurangi Biaya Produksi: Petani dapat menghemat pengeluaran karena tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang mahal.

- Melestarikan Lingkungan: Pupuk organik lebih ramah lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan.

- Meningkatkan Kesejahteraan: Dengan peningkatan hasil panen dan penurunan biaya, pendapatan petani diharapkan akan meningkat, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

- Mendorong Kemandirian Ekonomi: Masyarakat menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pertaniannya.

Kolaborasi antara Disperakim Prov.Jateng, BAPELTAN Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov.Jateng, bersama dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Pemerintah Desa serta  berbagai pihak, menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan Desa Slukatan yang mandiri dan sejahtera.