Banyumas, Oktober 2025 – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DISPERAKIM) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan monitoring terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan bersama sejumlah Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini mengusung tema Verifikasi dan Validasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan menjadi bagian dari program sinergi antara Pemerintah Daerah dengan dunia akademik dalam mendukung pencapaian program prioritas Gubernur “1 KK 1 Rumah Layak Huni” berbasis data yang akurat dan tepat sasaran.
Monitoring dilaksanakan selama dua hari di beberapa Perguruan Tinggi mitra yang berpartisipasi dalam KKN Kemitraan ini, yaitu pada hari Selasa, 7 Oktober 2025 di STIKES Ibnu Sina Jatibarang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Wijayakusuma, serta pada hari Kamis, 9 Oktober 2025 di Universitas Jenderal Soedirman dan UIN Saizu Purwokerto. Melalui kegiatan ini, DISPERAKIM ingin memastikan bahwa proses pendataan RTLH yang dilakukan oleh mahasiswa berjalan sesuai tujuan, sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas pemanfaatan aplikasi SIMPERUM sebagai sistem informasi yang menjadi alat bantu dalam proses verifikasi dan validasi data RTLH di lapangan. Kegiatan tersebut telah berhasil mencatat 2.172 unit rumah yang di verifikasi, dengan sebagian besar data berhasil dikumpulkan secara lengkap. Pelaksanaan KKN Kemitraan ini sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memperkuat pemahaman mereka terhadap isu-isu perumahan di lapangan.
DISPERAKIM Jawa Tengah mengapresiasi kontribusi seluruh Perguruan Tinggi dan Mahasiswa yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Ke depan, diperlukan peningkatan kapasitas pembekalan teknis, penguatan dukungan dari perangkat desa, serta pemeliharaan sistem SIMPERUM untuk memastikan pendataan RTLH dapat berjalan lebih optimal dan akurat. Kegiatan monitoring ini juga akan menjadi bahan evaluasi penting dalam pengembangan program KKN Kemitraan di masa mendatang.
Banyumas, Oktober 2025 – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DISPERAKIM) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan monitoring terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan bersama sejumlah Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini mengusung tema Verifikasi dan Validasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan menjadi bagian dari program sinergi antara Pemerintah Daerah dengan dunia akademik dalam mendukung pencapaian program prioritas Gubernur “1 KK 1 Rumah Layak Huni” berbasis data yang akurat dan tepat sasaran.
Monitoring dilaksanakan selama dua hari di beberapa Perguruan Tinggi mitra yang berpartisipasi dalam KKN Kemitraan ini, yaitu pada hari Selasa, 7 Oktober 2025 di STIKES Ibnu Sina Jatibarang, Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Wijayakusuma, serta pada hari Kamis, 9 Oktober 2025 di Universitas Jenderal Soedirman dan UIN Saizu Purwokerto. Melalui kegiatan ini, DISPERAKIM ingin memastikan bahwa proses pendataan RTLH yang dilakukan oleh mahasiswa berjalan sesuai tujuan, sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas pemanfaatan aplikasi SIMPERUM sebagai sistem informasi yang menjadi alat bantu dalam proses verifikasi dan validasi data RTLH di lapangan. Kegiatan tersebut telah berhasil mencatat 2.172 unit rumah yang di verifikasi, dengan sebagian besar data berhasil dikumpulkan secara lengkap. Pelaksanaan KKN Kemitraan ini sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memperkuat pemahaman mereka terhadap isu-isu perumahan di lapangan.
DISPERAKIM Jawa Tengah mengapresiasi kontribusi seluruh Perguruan Tinggi dan Mahasiswa yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Ke depan, diperlukan peningkatan kapasitas pembekalan teknis, penguatan dukungan dari perangkat desa, serta pemeliharaan sistem SIMPERUM untuk memastikan pendataan RTLH dapat berjalan lebih optimal dan akurat. Kegiatan monitoring ini juga akan menjadi bahan evaluasi penting dalam pengembangan program KKN Kemitraan di masa mendatang.