Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Dorong ASN dan MBR di Kebumen Memiliki Hunian, Disperakim Jateng Bagikan Tips Memilih Hunian Berkualitas

Kebumen – Guna mendorong masyarakat untuk memiliki hunian yang layak huni, Pemerintah Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan Bank Jateng dan Perbankan selenggarakan sosialisasi Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai sinergi penyediaan rumah layak huni dan terjangkau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada hari Rabu (19/11/2025) di Gedung Pertemuan Setda Kabupaten Kebumen.
Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI ini diikuti oleh 320 ASN dan pegawai BUMD Kabupaten Kebumen. Turut hadir pada sosialisasi ini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Sekda Kabupaten Kebumen Edi Riyanto, Ketua Pokja PEPP Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah (Disperakim Jateng), Diana Kristina S, ST, M.PWK dan stakeholder perumahan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin, dan menegaskan komitmen Pemkab Kebumen.
“Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen penuh mendukung program ini dalam rangka membantu masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk para ASN dan non-ASN, agar bisa memiliki rumah pertama yang layak dan terjangkau,” kata Bupati Kebumen.
Bupati Lilis secara khusus berpesan kepada para ASN untuk memanfaatkan momen ini.
“Saya berharap para ASN yang belum punya rumah untuk menyisihkan dari gaji dan mengikuti program ini. Kalau tidak dipaksakan, tidak akan punya rumah. Ini adalah kesempatan emas dan jangan dilewatkan,” serunya, sambil mengutip pepatah, 'bisa karena terbiasa.'
Ia juga meminta agar informasi mengenai program dan fasilitas KPR FLPP ini disebarkan secara luas. 
“Jangan sampai ada warga Kebumen yang berhak tetapi tidak tahu atau terlambat tahu karena kurangnya informasi,” tutupnya.
Untuk mendorong kepemilikan hunian di Kabupaten Kebumen, Diana Kristina S, ST, M.PWK membagikan tips memilih hunian yang berkualitas.
“Setidaknya, terdapat 6 tips yang dapat dilakukan dalam memilih rumah yang bekualitas. Tips tersebut yaitu tentukan kebutuhan rumah dan anggarannya, tidak tergiur dengan harga rumah murah, periksa kredibilitas dan reputasi developer, evaluasi kondisi bangunan dan lingkungan perumahan serta pertimbangkan faktor lain” ujar Diana Kristina S, ST, M.PWK saat memberikan sambutan.
Menurutnya, program FLPP merupakan program yang baik dan tentunya aman untuk masyarakat. Dalam pelaksanaan nya, terdapat "trilogi stock" untuk memastikan rumah subsidi yang diperoleh masyarakat sudah tepat dan siap huni. 
Dalam rangkaian acara tersebut, turut dilaksanakan penyerahan kunci secara simbolis oleh Bupati Kebumen kepada tiga debitur KPR FLPP dari Bank Jateng KC Kebumen yang berprofesi sebagai ASN dan Pegawai Swasta. Selain itu, terdapat 4 orang yang setuju untuk pengajuan FLPP pada saat acara melalui Bank Jateng.

Kebumen – Guna mendorong masyarakat untuk memiliki hunian yang layak huni, Pemerintah Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan Bank Jateng dan Perbankan selenggarakan sosialisasi Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai sinergi penyediaan rumah layak huni dan terjangkau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada hari Rabu (19/11/2025) di Gedung Pertemuan Setda Kabupaten Kebumen.
Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI ini diikuti oleh 320 ASN dan pegawai BUMD Kabupaten Kebumen. Turut hadir pada sosialisasi ini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Sekda Kabupaten Kebumen Edi Riyanto, Ketua Pokja PEPP Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah (Disperakim Jateng), Diana Kristina S, ST, M.PWK dan stakeholder perumahan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin, dan menegaskan komitmen Pemkab Kebumen.
“Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen penuh mendukung program ini dalam rangka membantu masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk para ASN dan non-ASN, agar bisa memiliki rumah pertama yang layak dan terjangkau,” kata Bupati Kebumen.
Bupati Lilis secara khusus berpesan kepada para ASN untuk memanfaatkan momen ini.
“Saya berharap para ASN yang belum punya rumah untuk menyisihkan dari gaji dan mengikuti program ini. Kalau tidak dipaksakan, tidak akan punya rumah. Ini adalah kesempatan emas dan jangan dilewatkan,” serunya, sambil mengutip pepatah, 'bisa karena terbiasa.'
Ia juga meminta agar informasi mengenai program dan fasilitas KPR FLPP ini disebarkan secara luas. 
“Jangan sampai ada warga Kebumen yang berhak tetapi tidak tahu atau terlambat tahu karena kurangnya informasi,” tutupnya.
Untuk mendorong kepemilikan hunian di Kabupaten Kebumen, Diana Kristina S, ST, M.PWK membagikan tips memilih hunian yang berkualitas.
“Setidaknya, terdapat 6 tips yang dapat dilakukan dalam memilih rumah yang bekualitas. Tips tersebut yaitu tentukan kebutuhan rumah dan anggarannya, tidak tergiur dengan harga rumah murah, periksa kredibilitas dan reputasi developer, evaluasi kondisi bangunan dan lingkungan perumahan serta pertimbangkan faktor lain” ujar Diana Kristina S, ST, M.PWK saat memberikan sambutan.
Menurutnya, program FLPP merupakan program yang baik dan tentunya aman untuk masyarakat. Dalam pelaksanaan nya, terdapat "trilogi stock" untuk memastikan rumah subsidi yang diperoleh masyarakat sudah tepat dan siap huni. 
Dalam rangkaian acara tersebut, turut dilaksanakan penyerahan kunci secara simbolis oleh Bupati Kebumen kepada tiga debitur KPR FLPP dari Bank Jateng KC Kebumen yang berprofesi sebagai ASN dan Pegawai Swasta. Selain itu, terdapat 4 orang yang setuju untuk pengajuan FLPP pada saat acara melalui Bank Jateng.