Semarang – Dalam rangka mendukung akselerasi kinerja dan inovasi pegawai, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pembinaan Inovasi Pegawai pada hari Jumat (27/03/2026) di Ruang Rapat Lantai 3 Disperakim Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan yang diikuti oleh segenap pegawai ASN ini dibuka oleh Sekretaris Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Ibu Muslichah Setiasih, S.IP., M.Eng., MMG. Dalam sambutan pembukaannya, Beliau menyampaikan dalam menjalankan seluruh fungsi strategis lintas bidang di Disperakim Provinsi Jawa Tengah, terdapat tantangan birokrasi saat ini yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kelincahan (agility) organisasi.
“Oleh karena itu, untuk mengorkestrasi seluruh tugas pokok tersebut agar berjalan efektif dan efisien, diperlukan pendekatan kerja yang lebih modern, kolaboratif, dan inovatif dari seluruh elemen pegawai di lingkungan Disperakim Provinsi Jawa Tengah” tambahnya.
Dosen FISIP Universitas Diponegoro, Bapak Dr. Drs. R. Slamet Santoso, M.Si. dalam paparnnya menyampaikan urgensinya ASN untuk berinovasi. Menurutnya, ASN tidak cukup menjalankan rutinitas, melainkan juga harus menjadi problem solver, innovator dan collaborator.
“Inovasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan efektivitas birokrasi dan mempercepat pembangunan daerah” tegasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya untuk kompetisi, melainkan dapat membangun budaya kerja pegawai yang inovatif, solutif dan adaptif terhadap perubahan kebijakan bidang urusan Disperakim Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan ini dapat membangkitkan motivasi dan kepercayaan diri pegawai untuk mengambil peran inisiator dalam memecahkan masalah (problem solving) di unit kerjanya masing-masing.
Semarang – Dalam rangka mendukung akselerasi kinerja dan inovasi pegawai, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pembinaan Inovasi Pegawai pada hari Jumat (27/03/2026) di Ruang Rapat Lantai 3 Disperakim Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan yang diikuti oleh segenap pegawai ASN ini dibuka oleh Sekretaris Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Ibu Muslichah Setiasih, S.IP., M.Eng., MMG. Dalam sambutan pembukaannya, Beliau menyampaikan dalam menjalankan seluruh fungsi strategis lintas bidang di Disperakim Provinsi Jawa Tengah, terdapat tantangan birokrasi saat ini yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kelincahan (agility) organisasi.
“Oleh karena itu, untuk mengorkestrasi seluruh tugas pokok tersebut agar berjalan efektif dan efisien, diperlukan pendekatan kerja yang lebih modern, kolaboratif, dan inovatif dari seluruh elemen pegawai di lingkungan Disperakim Provinsi Jawa Tengah” tambahnya.
Dosen FISIP Universitas Diponegoro, Bapak Dr. Drs. R. Slamet Santoso, M.Si. dalam paparnnya menyampaikan urgensinya ASN untuk berinovasi. Menurutnya, ASN tidak cukup menjalankan rutinitas, melainkan juga harus menjadi problem solver, innovator dan collaborator.
“Inovasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan efektivitas birokrasi dan mempercepat pembangunan daerah” tegasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya untuk kompetisi, melainkan dapat membangun budaya kerja pegawai yang inovatif, solutif dan adaptif terhadap perubahan kebijakan bidang urusan Disperakim Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan ini dapat membangkitkan motivasi dan kepercayaan diri pegawai untuk mengambil peran inisiator dalam memecahkan masalah (problem solving) di unit kerjanya masing-masing.