Sukoharjo, 25 Juni 2026 – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah bersama Disperkim Kabupaten Sukoharjo melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pembangunan Baru (PB) Rumah Sederhana Sehat Tahun Anggaran 2026 di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (25/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Disperkim Kabupaten Sukoharjo, Kepala Desa Sanggang beserta perangkat desa.
Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk memastikan hasil pelaksanaan pembangunan rumah sesuai dengan ketentuan program, sekaligus mengetahui tingkat pemanfaatan bantuan oleh masyarakat penerima. Pada kesempatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap delapan unit rumah penerima bantuan yang menjadi sasaran monitoring.
Berdasarkan hasil monitoring, seluruh penerima bantuan telah menyelesaikan proses pembangunan rumah. Kondisi bangunan secara umum telah memenuhi target pelaksanaan program dan siap untuk dihuni. Namun demikian, baru satu penerima bantuan yang telah menempati rumah tersebut. Sementara itu, tujuh penerima lainnya masih menunggu penyelesaian beberapa kebutuhan pendukung, seperti pemasangan pintu dan jendela, penyambungan listrik dari PLN, serta tersedianya jaringan air yang mengalir ke rumah.
Hasil monitoring juga menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Mayoritas penerima bantuan memberikan swadaya tambahan berkisar antara Rp30 juta hingga Rp50 juta untuk menyempurnakan pembangunan rumah, sehingga kualitas bangunan menjadi lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan keluarga masing-masing.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap pelaksanaan Program Pembangunan Baru Rumah Sederhana Sehat dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya hunian yang layak, aman, sehat, dan berkelanjutan bagi warga yang membutuhkan.
Sukoharjo, 25 Juni 2026 – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah bersama Disperkim Kabupaten Sukoharjo melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pembangunan Baru (PB) Rumah Sederhana Sehat Tahun Anggaran 2026 di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (25/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Disperkim Kabupaten Sukoharjo, Kepala Desa Sanggang beserta perangkat desa.
Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk memastikan hasil pelaksanaan pembangunan rumah sesuai dengan ketentuan program, sekaligus mengetahui tingkat pemanfaatan bantuan oleh masyarakat penerima. Pada kesempatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap delapan unit rumah penerima bantuan yang menjadi sasaran monitoring.
Berdasarkan hasil monitoring, seluruh penerima bantuan telah menyelesaikan proses pembangunan rumah. Kondisi bangunan secara umum telah memenuhi target pelaksanaan program dan siap untuk dihuni. Namun demikian, baru satu penerima bantuan yang telah menempati rumah tersebut. Sementara itu, tujuh penerima lainnya masih menunggu penyelesaian beberapa kebutuhan pendukung, seperti pemasangan pintu dan jendela, penyambungan listrik dari PLN, serta tersedianya jaringan air yang mengalir ke rumah.
Hasil monitoring juga menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Mayoritas penerima bantuan memberikan swadaya tambahan berkisar antara Rp30 juta hingga Rp50 juta untuk menyempurnakan pembangunan rumah, sehingga kualitas bangunan menjadi lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan keluarga masing-masing.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap pelaksanaan Program Pembangunan Baru Rumah Sederhana Sehat dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya hunian yang layak, aman, sehat, dan berkelanjutan bagi warga yang membutuhkan.