Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Pelatihan Penataan Akses Reforma Agraria Perkuat Potensi Batik Khas Desa Gombong

Pada Rabu, 22 Juli 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pelatihan Kedua Penataan Akses Reforma Agraria (Desa Rintisan Reforma Agraria) di Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Acara dibuka oleh Sub Koordinator Pembinaan dan Pengendalian Pertanahan Bidang Pertanahan Ibu Yusticia Dewi Maharani, SH., M.Kn

Mengangkat tema “Penguatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengembangan Batik Khas Desa sebagai Daya Tarik Desa Wisata Berbasis Reforma Agraria, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya desa.

Pelatihan menghadirkan Bapak Bambang Priambodo dari Tim Greget Semarang sebagai narasumber, yang memberikan wawasan mengenai strategi pengembangan batik khas desa sebagai produk unggulan, penguatan kreativitas masyarakat, serta pentingnya pelestarian seni tari daerah sebagai daya tarik budaya yang mampu meningkatkan nilai ekonomi dan mendukung pengembangan desa.

Melalui sinergi antara pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi lokal, diharapkan Desa Gombong semakin siap menjadi desa yang mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi Penataan Akses Reforma Agraria.

Pada Rabu, 22 Juli 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pelatihan Kedua Penataan Akses Reforma Agraria (Desa Rintisan Reforma Agraria) di Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Acara dibuka oleh Sub Koordinator Pembinaan dan Pengendalian Pertanahan Bidang Pertanahan Ibu Yusticia Dewi Maharani, SH., M.Kn

Mengangkat tema “Penguatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengembangan Batik Khas Desa sebagai Daya Tarik Desa Wisata Berbasis Reforma Agraria, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya desa.

Pelatihan menghadirkan Bapak Bambang Priambodo dari Tim Greget Semarang sebagai narasumber, yang memberikan wawasan mengenai strategi pengembangan batik khas desa sebagai produk unggulan, penguatan kreativitas masyarakat, serta pentingnya pelestarian seni tari daerah sebagai daya tarik budaya yang mampu meningkatkan nilai ekonomi dan mendukung pengembangan desa.

Melalui sinergi antara pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi lokal, diharapkan Desa Gombong semakin siap menjadi desa yang mandiri, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi Penataan Akses Reforma Agraria.