Disperakim Prov.Jateng bersama dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah serta SNVT Penyedia Perumahan Prov.Jateng tengah mengadakan rapat Koordinasi Tingkat OPD status November tahun 2020.
Rapat dipimpin langsung oleh Bapak Arief Djatmiko selaku Kadin Perakim Prov.Jateng. Teknis pelaksanaan rapat dilakukan secara terbatas di ruang Rapat Lantai I Disperakim Prov.Jateng dan virtual melalui zoom meeting. Adapun pembahasan di fokuskan kepada percepatan progres fisik dan keuangan serta rencana integrasi Program kegiatan antara APBD dan APBN.
Pada Penekanan APBD, Arief Djatmiko menghimbau agar dalam kurun waktu yang singkat di bulan Desember ini bidang segera melakukan percepatan.
Terkait Rencana Kerja Bulan Berjalan,Arief Djatmiko mengharap supaya semua bidang menyusun RKA dan RAB usulan kegiatan TA 2022 dengan memperhatikan pemenuhan Target Capaian Kinerja Renstra-RPJMD 2018-2023.
Sebagai upaya persiapan pelaksanaan TA 2021 Bidang diminta juga menyiapkan RKO Sub Kegiatan yang mengacu pada timeline RKOProvinsi,yaitu 15% di Triwulan I, 50% di Triwulan II, 75 % di triwulan III serta 100 % di triwulan IV. Adapun paket pekerjaan yang dapat dilaksanakan diawal tahun segera dimasukan proposalnya ke Biro APBJ selambat-lambatnya 15 Desember 2020.
Kedepan, rencana kemungkinan integrasi penanganan rumah terdampak bencana non-alam dengan pusat,berupa rumah susun atau khusus sebagai ruang isolasi penanganan COVID-19. Arief Djatmiko mencoba mengintegrasikan Program yang ada di KOTAKU dengn Program penyelesaian RTLH di Disperakim Prov.Jateng terutama terkait standarisasi struktur dan luasan harus disesuaikan. "semoga kedepan kami di APBD bisa memasukan akses air minum dan sanitasi melalui pogram KOTAKU di APBN." imbuh Arief Djatmiko.
Disperakim Prov.Jateng bersama dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah serta SNVT Penyedia Perumahan Prov.Jateng tengah mengadakan rapat Koordinasi Tingkat OPD status November tahun 2020.
Rapat dipimpin langsung oleh Bapak Arief Djatmiko selaku Kadin Perakim Prov.Jateng. Teknis pelaksanaan rapat dilakukan secara terbatas di ruang Rapat Lantai I Disperakim Prov.Jateng dan virtual melalui zoom meeting. Adapun pembahasan di fokuskan kepada percepatan progres fisik dan keuangan serta rencana integrasi Program kegiatan antara APBD dan APBN.
Pada Penekanan APBD, Arief Djatmiko menghimbau agar dalam kurun waktu yang singkat di bulan Desember ini bidang segera melakukan percepatan.
Terkait Rencana Kerja Bulan Berjalan,Arief Djatmiko mengharap supaya semua bidang menyusun RKA dan RAB usulan kegiatan TA 2022 dengan memperhatikan pemenuhan Target Capaian Kinerja Renstra-RPJMD 2018-2023.
Sebagai upaya persiapan pelaksanaan TA 2021 Bidang diminta juga menyiapkan RKO Sub Kegiatan yang mengacu pada timeline RKOProvinsi,yaitu 15% di Triwulan I, 50% di Triwulan II, 75 % di triwulan III serta 100 % di triwulan IV. Adapun paket pekerjaan yang dapat dilaksanakan diawal tahun segera dimasukan proposalnya ke Biro APBJ selambat-lambatnya 15 Desember 2020.
Kedepan, rencana kemungkinan integrasi penanganan rumah terdampak bencana non-alam dengan pusat,berupa rumah susun atau khusus sebagai ruang isolasi penanganan COVID-19. Arief Djatmiko mencoba mengintegrasikan Program yang ada di KOTAKU dengn Program penyelesaian RTLH di Disperakim Prov.Jateng terutama terkait standarisasi struktur dan luasan harus disesuaikan. "semoga kedepan kami di APBD bisa memasukan akses air minum dan sanitasi melalui pogram KOTAKU di APBN." imbuh Arief Djatmiko.