Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Peningkatan Akses Reforma Agraria Manajemen Distribusi Hasil Pertanian Menuju Kedaulatan Pangan Desa Tampir Kulon,Candi Mulyo Kabupaten Magelang

Kegiatan Peningkatan Akses Reforma Agraria Manajemen Distribusi Hasil Pertanian Menuju Kedaulatan Pangan Desa Tampir Kulon,Candi Mulyo Kabupaten Magelang.

Pelaksanaan Akses Reforma Agraria Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, melalui penyelenggaraan peningkatan Akses Reforma Agraria dengan tema “Manajemen Distribusi Pertanian Untuk Kedaulatan Pangan” di Kelurahan Tampir Kulon,Kecamatan Candi Mulyo Kabupaten Magelang dengan 30 peserta dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

Mewakili Kepala Dinas kegiatan dibuka oleh Kabid Pertanahan Disperakim Prov Jateng Endro Hudiyono, AP, SH, MM, disampaikan bahwa kegiatan peningkatan Akses Reforma Agraria ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Sertifikasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun 2018 dengan diterbitkannya 150 sertifikat yang diprakarsai oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penyelenggaraan Akses Reforma Agraria sebagai sarana untuk membuka jalan terhadap permasalahan yang ada di Desa Tampir Kulon agar peningkatan potensi lahan dapat tercapai.

Pada penyelenggaraan akses di Desa Tampir Kulon hadir sebagai narasumber Joglo Tani Indonesia Bapak TO. Suprapto bersama Bagus Septiawan Nugroho. Solusi dari permasalahan harga gabah yang anjlok adalah dengan dibentuknya koorperasi tani dengan metode Jaminanan Pangan Masyarakat (Jampangmas).

Penjelasan dari Bapak TO Suprapto Prinsip pokok Jampangmas menganut 3 hal yaitu Hamemayu hayuning bawono dalam artian Melestarikan Alam dan sekitarnya dengan Pertanian Terpadu, Sangkan Paraning Dumadi dalam artian Mengembalikan kondisi Alam yg diciptakan oleh Tuhan sebagai lahan kehidupan serta Manunggaling kawulo Gusti dalam artian Kebersamaan dalam kehidupan untuk kesejahteraan bersama dengan bentuk UMKM/ KUB / Korporasi Petani.

Dijelaskan oleh Bapak Bagus Septiawan Nugroho mengenai Sistem pengelolaan distribusi beras

Jampangmas secara tidak langsung akan memotong rantai distribusi beras yang biasanya melibatkan para pihak (penebas, tengkulak, juragan, pemilik penggilingan, pedagang besar / grosir dan pedagang eceran /toko atau warung sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat untuk petani, pengelola dan masyarakat peserta Jampangmas dan dilanjutkan dengan penjelasan tahapan serta persiapan untuk menjalankan program Jampangmas.

Kegiatan Peningkatan Akses Reforma Agraria Manajemen Distribusi Hasil Pertanian Menuju Kedaulatan Pangan Desa Tampir Kulon,Candi Mulyo Kabupaten Magelang.

Pelaksanaan Akses Reforma Agraria Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, melalui penyelenggaraan peningkatan Akses Reforma Agraria dengan tema “Manajemen Distribusi Pertanian Untuk Kedaulatan Pangan” di Kelurahan Tampir Kulon,Kecamatan Candi Mulyo Kabupaten Magelang dengan 30 peserta dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

Mewakili Kepala Dinas kegiatan dibuka oleh Kabid Pertanahan Disperakim Prov Jateng Endro Hudiyono, AP, SH, MM, disampaikan bahwa kegiatan peningkatan Akses Reforma Agraria ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Sertifikasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun 2018 dengan diterbitkannya 150 sertifikat yang diprakarsai oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penyelenggaraan Akses Reforma Agraria sebagai sarana untuk membuka jalan terhadap permasalahan yang ada di Desa Tampir Kulon agar peningkatan potensi lahan dapat tercapai.

Pada penyelenggaraan akses di Desa Tampir Kulon hadir sebagai narasumber Joglo Tani Indonesia Bapak TO. Suprapto bersama Bagus Septiawan Nugroho. Solusi dari permasalahan harga gabah yang anjlok adalah dengan dibentuknya koorperasi tani dengan metode Jaminanan Pangan Masyarakat (Jampangmas).

Penjelasan dari Bapak TO Suprapto Prinsip pokok Jampangmas menganut 3 hal yaitu Hamemayu hayuning bawono dalam artian Melestarikan Alam dan sekitarnya dengan Pertanian Terpadu, Sangkan Paraning Dumadi dalam artian Mengembalikan kondisi Alam yg diciptakan oleh Tuhan sebagai lahan kehidupan serta Manunggaling kawulo Gusti dalam artian Kebersamaan dalam kehidupan untuk kesejahteraan bersama dengan bentuk UMKM/ KUB / Korporasi Petani.

Dijelaskan oleh Bapak Bagus Septiawan Nugroho mengenai Sistem pengelolaan distribusi beras

Jampangmas secara tidak langsung akan memotong rantai distribusi beras yang biasanya melibatkan para pihak (penebas, tengkulak, juragan, pemilik penggilingan, pedagang besar / grosir dan pedagang eceran /toko atau warung sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat untuk petani, pengelola dan masyarakat peserta Jampangmas dan dilanjutkan dengan penjelasan tahapan serta persiapan untuk menjalankan program Jampangmas.