Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Gerakan Jateng Ayo Berbagi

 

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan "Gerakan Jateng Ayo Berbagi".

Gerakan Jateng Ayo Berbagi ditujukan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di 81 Desa Dampingan OPD, masing-masing Desa sebanyak 40 paket sembako di setiap Desa Dampingan OPD Provinsi Jawa Tengah.

Disperakim Prov.Jateng pada Senin (16/8) lalu turut menyampaikan paket sembako tersebut kepada 40 orang warga yang membutuhkan di Desa Pengadegan, Kec.Pengadegan, Kab.Purbalingga sebagai Desa Dampingan Disperakim Prov. Jateng, yang diserahkan oleh Bapak Nova Adiwidanto, S.Hut, M.Si, Sekretaris Disperakim Prov. Jateng

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM. Melalui kesempatan ini juga, Disperakim turut mengajak dan menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19.

 

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan "Gerakan Jateng Ayo Berbagi".

Gerakan Jateng Ayo Berbagi ditujukan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di 81 Desa Dampingan OPD, masing-masing Desa sebanyak 40 paket sembako di setiap Desa Dampingan OPD Provinsi Jawa Tengah.

Disperakim Prov.Jateng pada Senin (16/8) lalu turut menyampaikan paket sembako tersebut kepada 40 orang warga yang membutuhkan di Desa Pengadegan, Kec.Pengadegan, Kab.Purbalingga sebagai Desa Dampingan Disperakim Prov. Jateng, yang diserahkan oleh Bapak Nova Adiwidanto, S.Hut, M.Si, Sekretaris Disperakim Prov. Jateng

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM. Melalui kesempatan ini juga, Disperakim turut mengajak dan menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19.