Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Sosialisasi Program Kegiatan KKN Tematik Rumah Layak Huni Dan Lingkungan Permukiman Sehat Periode II

Senin (30/08), telah dilaksanakan Sosialisasi Program Kegiatan KKN Tematik Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat Periode II Kemitraan UNNES dengan DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah. Acara tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN Periode II yang sedang berlangsung di bulan Agustus ini sampai dengan pertengahan September. Selain itu, dihadiri pula oleh para dosen pembimbing lapangan (DPL) yang mendampingi program kegiatan mahasiswa selama KKN beserta Tim Pusbang KKN LPPM UNNES.

Acara tersebut dibuka oleh Arif Sugeng Haryanto, ST selaku Kepala Bidang Keterpaduan PKP yang didampingi oleh Poernomo Puspo Susilo, SE, MM selaku Kepala Seksi Keterpaduan Infrastruktur DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah yang selanjutnya dilanjutkan sambutan dan arahan dari pihak UNNES yang diwakilkan oleh Dr. M. Burhan Rubai Wijaya, M.Pd selaku Kepala Pusbang KKN UNNES.

Pelaksanakan KKN Tematik Periode II ini bersinergi dengan KKN Bersama Melawan COVID-19 (BMC) I yang diikuti oleh 843 mahasiswa yang berdomisili di 35 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, UNNES telah melakukan plotting lokasi KKN Tematik Periode II Prioritas DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh 155 mahasiswa tersebar di 23 Desa yang berada di 12 Kabupaten/Kota, antara lain Desa Gentasari (Kab. Cilacap); Desa Benerkulon dan Desa Seliling (Kab. Kebumen); Desa Turus (Kab. Purworejo); Desa Bendoharjo (Kab. Grobogan); Desa Pamotan dan Desa Soditan (Kab. Rembang); Desa Troso dan Desa Bandengan (Kab. Jepara); Desa Batursari (Kab. Demak); Desa Kebonagung, Desa Pasekan, Desa Gogodalem, Desa Plumutan, dan Desa Branjang (Kab. Semarang); Desa Mudal (Kab. Temanggung); Desa Meteseh, Desa Peron, dan Desa Kutoharjo (Kab. Kendal); Desa Ujungnegoro dan Desa Kalangsono (Kab. Batang); serta Desa Bojongnangka dan Desa Pecangakan (Kab. Pemalang).

Program kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik Periode II ini antara lain adalah sosialisasi, pendataan, fasilitasi, dan pendampingan. Program kegiatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi COVID-19 sehingga pelaksanaan kegiatan akan dilakukan seizin perangkat daerah setempat serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sepeti misalnya kegiatan sosialisasi akan dilaksanakan dengan meminimalisir adanya kerumunan, yaitu sosialisasi melalui pamflet maupun poster. Kegiatan pendataan, fasilitasi, dan pendampingan juga dilaksanakan sesuai rekomendasi perangkat desa. Harapannya program kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di lokasi KKN dan mahasiswa dapat memberikan kontribusinya dalam rangka akselerasi rumah layak huni di Provinsi Jawa Tengah melalui pengabdian dalam program KKN.

Senin (30/08), telah dilaksanakan Sosialisasi Program Kegiatan KKN Tematik Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat Periode II Kemitraan UNNES dengan DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah. Acara tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN Periode II yang sedang berlangsung di bulan Agustus ini sampai dengan pertengahan September. Selain itu, dihadiri pula oleh para dosen pembimbing lapangan (DPL) yang mendampingi program kegiatan mahasiswa selama KKN beserta Tim Pusbang KKN LPPM UNNES.

Acara tersebut dibuka oleh Arif Sugeng Haryanto, ST selaku Kepala Bidang Keterpaduan PKP yang didampingi oleh Poernomo Puspo Susilo, SE, MM selaku Kepala Seksi Keterpaduan Infrastruktur DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah yang selanjutnya dilanjutkan sambutan dan arahan dari pihak UNNES yang diwakilkan oleh Dr. M. Burhan Rubai Wijaya, M.Pd selaku Kepala Pusbang KKN UNNES.

Pelaksanakan KKN Tematik Periode II ini bersinergi dengan KKN Bersama Melawan COVID-19 (BMC) I yang diikuti oleh 843 mahasiswa yang berdomisili di 35 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, UNNES telah melakukan plotting lokasi KKN Tematik Periode II Prioritas DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh 155 mahasiswa tersebar di 23 Desa yang berada di 12 Kabupaten/Kota, antara lain Desa Gentasari (Kab. Cilacap); Desa Benerkulon dan Desa Seliling (Kab. Kebumen); Desa Turus (Kab. Purworejo); Desa Bendoharjo (Kab. Grobogan); Desa Pamotan dan Desa Soditan (Kab. Rembang); Desa Troso dan Desa Bandengan (Kab. Jepara); Desa Batursari (Kab. Demak); Desa Kebonagung, Desa Pasekan, Desa Gogodalem, Desa Plumutan, dan Desa Branjang (Kab. Semarang); Desa Mudal (Kab. Temanggung); Desa Meteseh, Desa Peron, dan Desa Kutoharjo (Kab. Kendal); Desa Ujungnegoro dan Desa Kalangsono (Kab. Batang); serta Desa Bojongnangka dan Desa Pecangakan (Kab. Pemalang).

Program kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik Periode II ini antara lain adalah sosialisasi, pendataan, fasilitasi, dan pendampingan. Program kegiatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi COVID-19 sehingga pelaksanaan kegiatan akan dilakukan seizin perangkat daerah setempat serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sepeti misalnya kegiatan sosialisasi akan dilaksanakan dengan meminimalisir adanya kerumunan, yaitu sosialisasi melalui pamflet maupun poster. Kegiatan pendataan, fasilitasi, dan pendampingan juga dilaksanakan sesuai rekomendasi perangkat desa. Harapannya program kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di lokasi KKN dan mahasiswa dapat memberikan kontribusinya dalam rangka akselerasi rumah layak huni di Provinsi Jawa Tengah melalui pengabdian dalam program KKN.