Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Koordinasi Persiapan KKN Tematik Periode III Kemitraan UNNES dengan DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dan Instansi terkait

Jumat (24/09), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan KKN Tematik Periode III Kemitraan UNNES yang rencana akan dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2021. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan secara tatap muka dan dipimpin oleh Arif Sugeng Haryanto, ST selaku Kepala Bidang Keterpaduan PKP DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah, serta dihadiri oleh BP2P Jawa III (Jateng – DIY), BPPW Jawa Tengah, OSP-1 KOTAKU Provinsi Jawa Tengah, dan Pusbang KKN UNNES. Rapat tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi penyiapan KKN Tematik Periode III yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2021 dan mempersiapkan substansi kegiatan KKN secara lebih sinergis dan lebih luas dengan keterlibatan pihak-pihak pelaksana penyelenggaraan pengembangan dan pembangunan PKP di Provinsi Jawa Tengah.

KKN Tematik Periode III akan dilaksanakan selama 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal 11 Oktober 2021 hingga 28 Oktober 2021 yang diikuti oleh 3.419 mahasiswa yang tersebar di 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan basis lokasi KKN adalah di desa merah dan desa kuning. Terkait antisipasi penyebaran virus COVID19 di daerah, maka penempatan mahasiswa pada masa KKN tersebut dilaksanakan berbasis domisili, sehingga tidak terjadi mobilisasi yang signifikan. Selain itu, mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan KKN di desa wajib melakukan lapor diri ke desa/ kelurahan setempat serta mendapatkan perizinan dan pendampingan dari perangkat desa setempat.

Kaitannya dengan substansi kegiatan KKN pada Periode III tidak jauh berbeda dengan KKN di periode sebelumnya (April – Mei dan Agustus – September) yaitu sosialisasi, pendataan, fasilitasi, pendampingan, dan pelatihan terkait dengan Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan dan bimbingan teknis dari para ahli yang terkait. Secara umum, instansi terkait yang menghadiri rapat koordinasi diantaranya BP2P Jawa III (Jateng – DIY), BPPW Jawa Tengah, dan OSP-1 KOTAKU Provinsi Jawa Tengah bersedia melakukan sinergi dengan kegiatan KKN Tematik ini. Terdapat banyak kegiatan yang juga dapat disinergikan antara lain terkait dengan upaya pencegahan, peningkatan kualitas, dan pemberdayaan yang dilaksanakan di masyarakat. Tidak semata-mata terkait dengan infrastruktur, namun juga dapat menyentuh aspek-aspek lain seperti peningkatan aspek sosial dan ekonomi di masyarakat.

Koordinasi lanjutan akan dilaksanakan kembali secara lebih taktis terkait dengan koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan yang dapat dimasukkan ke dalam subtansi penyelenggaraan KKN Tematik. Kemudian, legalitas kerjasama juga akan disusun untuk disepakati oleh semua pihak yang terlibat nantinya.

Jumat (24/09), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan KKN Tematik Periode III Kemitraan UNNES yang rencana akan dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2021. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan secara tatap muka dan dipimpin oleh Arif Sugeng Haryanto, ST selaku Kepala Bidang Keterpaduan PKP DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah, serta dihadiri oleh BP2P Jawa III (Jateng – DIY), BPPW Jawa Tengah, OSP-1 KOTAKU Provinsi Jawa Tengah, dan Pusbang KKN UNNES. Rapat tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi penyiapan KKN Tematik Periode III yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2021 dan mempersiapkan substansi kegiatan KKN secara lebih sinergis dan lebih luas dengan keterlibatan pihak-pihak pelaksana penyelenggaraan pengembangan dan pembangunan PKP di Provinsi Jawa Tengah.

KKN Tematik Periode III akan dilaksanakan selama 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal 11 Oktober 2021 hingga 28 Oktober 2021 yang diikuti oleh 3.419 mahasiswa yang tersebar di 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan basis lokasi KKN adalah di desa merah dan desa kuning. Terkait antisipasi penyebaran virus COVID19 di daerah, maka penempatan mahasiswa pada masa KKN tersebut dilaksanakan berbasis domisili, sehingga tidak terjadi mobilisasi yang signifikan. Selain itu, mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan KKN di desa wajib melakukan lapor diri ke desa/ kelurahan setempat serta mendapatkan perizinan dan pendampingan dari perangkat desa setempat.

Kaitannya dengan substansi kegiatan KKN pada Periode III tidak jauh berbeda dengan KKN di periode sebelumnya (April – Mei dan Agustus – September) yaitu sosialisasi, pendataan, fasilitasi, pendampingan, dan pelatihan terkait dengan Rumah Layak Huni dan Lingkungan Permukiman Sehat. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pembekalan dan bimbingan teknis dari para ahli yang terkait. Secara umum, instansi terkait yang menghadiri rapat koordinasi diantaranya BP2P Jawa III (Jateng – DIY), BPPW Jawa Tengah, dan OSP-1 KOTAKU Provinsi Jawa Tengah bersedia melakukan sinergi dengan kegiatan KKN Tematik ini. Terdapat banyak kegiatan yang juga dapat disinergikan antara lain terkait dengan upaya pencegahan, peningkatan kualitas, dan pemberdayaan yang dilaksanakan di masyarakat. Tidak semata-mata terkait dengan infrastruktur, namun juga dapat menyentuh aspek-aspek lain seperti peningkatan aspek sosial dan ekonomi di masyarakat.

Koordinasi lanjutan akan dilaksanakan kembali secara lebih taktis terkait dengan koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan yang dapat dimasukkan ke dalam subtansi penyelenggaraan KKN Tematik. Kemudian, legalitas kerjasama juga akan disusun untuk disepakati oleh semua pihak yang terlibat nantinya.