Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Peningkatan Akses Reforma Agraria di Desa Lanjan Kabupaten Semarang "Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Sampah Sayuran"

Rabu (22/9), Program Proyek Strategis Nasional Reforma Agraria dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman  Provinsi  Jawa Tengah dengan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Akses Reforma Agraria “Pelatihan  Pembuatan Pupuk Organik dari Sampah Sayuran” di Desa Lanjan Kecamatan Sumowono  Kabupaten Semarang

Dalam sambutan pembukaan Kepala Desa Lanjan Wahayu menyambut baik diadakannya pelatihan ini, berawal dari sampah sayuran yang diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan baku pembuatan pupuk dan dapat memanfaatkan sampah sayuran tersebut. Dengan adanya pelatihan ini berharap dapat membuka pengetahuan tentang membuat pupuk organik. 

Pengarahan dan Pembukaan  mewakili Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Pengendalian Pertanahan, Yusticia Dewi Maharani disampaikan bahwa kegiatan akses reforma agraria berupa Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Sampah Sayuran diselenggarakan dengan memenuhi protokol kesehatan dengan jumlah peserta maksimal 30 orang. Sebagai tindak lanjut atas kegiatan aset reforma agrarian yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menindaklanjuti dengan Penataan Akses Reform. Desa Lanjan menerima aset reform sebanyak 1940 bidang pada tahun 2020.

Dua narasumber dari Joglo Tani yaitu T.O. Suprapto selaku Ketua Joglo Tani dan Bagus Septiawan Nugraha sebagai praktisi pada pelatihan ini, memberikan pengetahuan terkait tata cara pembuatan pupuk organik.

Disampaikan oleh T.O. Suprapto terkait macam, sifat bahan pupuk yang ada disekitar kita serta manfaatnya bagi kesuburan tanah. Dari Bagus menyampaikan cara pembuatan pupuk dan bagaimana mengetahui bahan pupuk tersebut berkualitas atau tidak.

Rabu (22/9), Program Proyek Strategis Nasional Reforma Agraria dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman  Provinsi  Jawa Tengah dengan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Akses Reforma Agraria “Pelatihan  Pembuatan Pupuk Organik dari Sampah Sayuran” di Desa Lanjan Kecamatan Sumowono  Kabupaten Semarang

Dalam sambutan pembukaan Kepala Desa Lanjan Wahayu menyambut baik diadakannya pelatihan ini, berawal dari sampah sayuran yang diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan baku pembuatan pupuk dan dapat memanfaatkan sampah sayuran tersebut. Dengan adanya pelatihan ini berharap dapat membuka pengetahuan tentang membuat pupuk organik. 

Pengarahan dan Pembukaan  mewakili Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Pengendalian Pertanahan, Yusticia Dewi Maharani disampaikan bahwa kegiatan akses reforma agraria berupa Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Sampah Sayuran diselenggarakan dengan memenuhi protokol kesehatan dengan jumlah peserta maksimal 30 orang. Sebagai tindak lanjut atas kegiatan aset reforma agrarian yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menindaklanjuti dengan Penataan Akses Reform. Desa Lanjan menerima aset reform sebanyak 1940 bidang pada tahun 2020.

Dua narasumber dari Joglo Tani yaitu T.O. Suprapto selaku Ketua Joglo Tani dan Bagus Septiawan Nugraha sebagai praktisi pada pelatihan ini, memberikan pengetahuan terkait tata cara pembuatan pupuk organik.

Disampaikan oleh T.O. Suprapto terkait macam, sifat bahan pupuk yang ada disekitar kita serta manfaatnya bagi kesuburan tanah. Dari Bagus menyampaikan cara pembuatan pupuk dan bagaimana mengetahui bahan pupuk tersebut berkualitas atau tidak.