Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Kemitraan Pemanfaatan Rekayasa Teknologi Lingkup Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Antara Disperakim Jateng dan BTPP Direktorat Cipta Karya Kementerian PUPR

Rabu (13/10), telah dilaksanakan Rapat Pembahasan Kemitraan Pemanfaatan Teknologi dengan Bina Teknik Permukiman dan Perumahan (BTPP) Direktorat Cipta Karya Kementerian PUPR RI secara daring. Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti pertemuan Kepala DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dan Direktur BTPP pada Rabu tanggal 29 September 2021 terkait dengan koordinasi rencana kemitraan pemanfaatan rekayasa teknologi di lingkup bidang perumahan dan kawasan permukiman. Pada rapat kali ini, akan dikoordinasikan lebih lanjut terkait dengan bentuk kerjasama pemanfaatan rekayasa teknologi dan mekanisme penyusunan dokumen kerjasamanya.

Dalam rapat tersebut disampaikan oleh Arif Sugeng Haryanto, ST selaku Kepala Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman bahwa DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah akan menginisiasi kerjasama dengan BTPP terkait dengan pemanfaatan rekayasa teknologi di lingkup bidang perumahan dan kawasan permukiman melalui sinergi program-program yang dapat dikolaborasikan antara DISPERAKIM dengan BTPP. Salah satunya adalah program pembangunan baru (PB) komunitas berbasis teknologi RUSPIN di 6 Kab/Kota (Kab. Brebes, Kab. Kendal, Kab. Jepara, Kota Magelang, Kab. Cilacap, dan Kab. Purbalingga) yang kedepannya akan dikembangkan dengan konsep Eco Housing atau rumah yang berwawasan lingkungan yaitu rumah yang dibangun dengan mempertimbangkan dan memadukan ekosistem. Rumah yang berwawasan lingkungan tersebut identik dengan prinsip rumah sehat dengan lingkungan yang sehat pula, dimana prinsip-prinsip tersebut diantaranya adalah memiliki struktur konstruksi yang kuat, luas bangunan yang ideal (minimal 9 m2 per orang), pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, sanitasi yang baik, serta ketersediaan air bersih. Teknologi RUSPIN harapannya dapat terus digunakan dalam program tersebut  untuk menjamin kriteria struktur dan bangunan, selanjutnya DISPERAKIM mengharapkan rekayasa teknologi yang terkait dengan pemenuhan akses air bersih dan sanitasi ada di BTPP dapat pula dikenalkan dan diterapkan di masyarakat.

Hal tersebut disambut baik oleh BTPP yang disampaikan oleh Sugeng Paryanto, S.T., M.T. selaku Kepala Sub Direktorat Teknologi dan Peralatan Infrastruktur Cipta Karya, bahwa secara umum BTPP dapat memfasilitasi melalui peningkatan kapasitas SDM yaitu penyelenggaraan bimbingan teknis, pelatihan/ sertifikasi, pendampingan, diseminasi, dan bentuk-bentuk program lain yang terkait dengan program alih teknologi kepada masyarakat. Terkait dengan teknis lebih lanjut di lokasi, BTPP akan melakukan pengkajian lebih lanjut terkait dengan kondisi lokasi yang akan dijadikan sebagai pilot project dalam kerjasama ini untuk menentukan tematik di masing-masing lokasi. Selanjutnya, terkait dengan legal drafting dari kerjasama ini nantinya dapat segera disusun naskah kesepakatan kerjasama dalam bentuk nota kesepakatan yang akan ditandatangani oleh Direktur BTPP dengan Kepala DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah.

Rabu (13/10), telah dilaksanakan Rapat Pembahasan Kemitraan Pemanfaatan Teknologi dengan Bina Teknik Permukiman dan Perumahan (BTPP) Direktorat Cipta Karya Kementerian PUPR RI secara daring. Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti pertemuan Kepala DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dan Direktur BTPP pada Rabu tanggal 29 September 2021 terkait dengan koordinasi rencana kemitraan pemanfaatan rekayasa teknologi di lingkup bidang perumahan dan kawasan permukiman. Pada rapat kali ini, akan dikoordinasikan lebih lanjut terkait dengan bentuk kerjasama pemanfaatan rekayasa teknologi dan mekanisme penyusunan dokumen kerjasamanya.

Dalam rapat tersebut disampaikan oleh Arif Sugeng Haryanto, ST selaku Kepala Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman bahwa DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah akan menginisiasi kerjasama dengan BTPP terkait dengan pemanfaatan rekayasa teknologi di lingkup bidang perumahan dan kawasan permukiman melalui sinergi program-program yang dapat dikolaborasikan antara DISPERAKIM dengan BTPP. Salah satunya adalah program pembangunan baru (PB) komunitas berbasis teknologi RUSPIN di 6 Kab/Kota (Kab. Brebes, Kab. Kendal, Kab. Jepara, Kota Magelang, Kab. Cilacap, dan Kab. Purbalingga) yang kedepannya akan dikembangkan dengan konsep Eco Housing atau rumah yang berwawasan lingkungan yaitu rumah yang dibangun dengan mempertimbangkan dan memadukan ekosistem. Rumah yang berwawasan lingkungan tersebut identik dengan prinsip rumah sehat dengan lingkungan yang sehat pula, dimana prinsip-prinsip tersebut diantaranya adalah memiliki struktur konstruksi yang kuat, luas bangunan yang ideal (minimal 9 m2 per orang), pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, sanitasi yang baik, serta ketersediaan air bersih. Teknologi RUSPIN harapannya dapat terus digunakan dalam program tersebut  untuk menjamin kriteria struktur dan bangunan, selanjutnya DISPERAKIM mengharapkan rekayasa teknologi yang terkait dengan pemenuhan akses air bersih dan sanitasi ada di BTPP dapat pula dikenalkan dan diterapkan di masyarakat.

Hal tersebut disambut baik oleh BTPP yang disampaikan oleh Sugeng Paryanto, S.T., M.T. selaku Kepala Sub Direktorat Teknologi dan Peralatan Infrastruktur Cipta Karya, bahwa secara umum BTPP dapat memfasilitasi melalui peningkatan kapasitas SDM yaitu penyelenggaraan bimbingan teknis, pelatihan/ sertifikasi, pendampingan, diseminasi, dan bentuk-bentuk program lain yang terkait dengan program alih teknologi kepada masyarakat. Terkait dengan teknis lebih lanjut di lokasi, BTPP akan melakukan pengkajian lebih lanjut terkait dengan kondisi lokasi yang akan dijadikan sebagai pilot project dalam kerjasama ini untuk menentukan tematik di masing-masing lokasi. Selanjutnya, terkait dengan legal drafting dari kerjasama ini nantinya dapat segera disusun naskah kesepakatan kerjasama dalam bentuk nota kesepakatan yang akan ditandatangani oleh Direktur BTPP dengan Kepala DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah.