Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

SOSIALISASI KEPADA PENERIMA BANTUAN STIMULAN RUMAH SWADAYA DARI DAK di KABUPATEN KLATEN TAHUN 2021

Rabu, 26 Oktober 2021, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, terlibat dalam memberikan sosialisasi pada Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Klaten. Sosialisasi diberikan kepada Kepala Desa yang warganya mendapatkan bantuan, penerima bantuan, serta kepada tenaga fasilitator lapangan kegiatan BSRS DAK Tahun 2021 di Kabupaten Klaten

 

Sosialisasi yang diberikan merupakan pemahaman kepada masyarakat penerima terkait dengan pelaksanaan DAK Fisik Subbidang Rumah Swadaya. Sosialisasi meliputi pentahapan pelaksanaan yang harus dilakukan oleh masyarakat, termasuk didalamnya terkait dengan persyaratan teknis pelaksanaan hingga laporan penggunaan dana. Selain dari DISPERAKIM Provinsi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klaten juga memberikan sosialisasi. Sosialisasi yang diberikan terkait dengan swadaya masyarakat dan penekanan kepada tenaga fasilitator lapangan agar terus mendampingi penerima bantuan.

 

Rencana alokasi DAK Bidang Perumahan dan Permukiman Subbidang Rumah Swadaya di Kabupaten Klaten sebesar 134 unit rumah. 134 unit rumah tersebut tersebar di 7 desa pada 7 kecamatan. 7 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Gantiwarno, Kecamatan Ceper, Kecamatan Pedan, Kecamatan Juwiring, Kecamatan Delanggu, Kecamatan Polanharjo, dan Kecamatan Karanganom. Tetapi sampai dengan pelaksanaan fisik tahap 2, terdapat 3 penerima bantuan yang mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut karena rumah penerima bantuan bukan lagi rumah tidak layak huni; penghuni tidak memiliki sertifikat tanah atas nama pribadi; serta calon penerima bantuan menyatakan tidak sanggup untuk berswadaya.

 

Harapannya adalah agar pelaksanaan bantuan stimulan rumah swadaya melalui pendanaan dari DAK Subbidang Rumah Swadaya di Kabupaten Klaten Tahun 2021 dapat benar-benar bermanfaat bagi penerima bantuan.

Rabu, 26 Oktober 2021, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, terlibat dalam memberikan sosialisasi pada Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Klaten. Sosialisasi diberikan kepada Kepala Desa yang warganya mendapatkan bantuan, penerima bantuan, serta kepada tenaga fasilitator lapangan kegiatan BSRS DAK Tahun 2021 di Kabupaten Klaten

 

Sosialisasi yang diberikan merupakan pemahaman kepada masyarakat penerima terkait dengan pelaksanaan DAK Fisik Subbidang Rumah Swadaya. Sosialisasi meliputi pentahapan pelaksanaan yang harus dilakukan oleh masyarakat, termasuk didalamnya terkait dengan persyaratan teknis pelaksanaan hingga laporan penggunaan dana. Selain dari DISPERAKIM Provinsi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klaten juga memberikan sosialisasi. Sosialisasi yang diberikan terkait dengan swadaya masyarakat dan penekanan kepada tenaga fasilitator lapangan agar terus mendampingi penerima bantuan.

 

Rencana alokasi DAK Bidang Perumahan dan Permukiman Subbidang Rumah Swadaya di Kabupaten Klaten sebesar 134 unit rumah. 134 unit rumah tersebut tersebar di 7 desa pada 7 kecamatan. 7 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Gantiwarno, Kecamatan Ceper, Kecamatan Pedan, Kecamatan Juwiring, Kecamatan Delanggu, Kecamatan Polanharjo, dan Kecamatan Karanganom. Tetapi sampai dengan pelaksanaan fisik tahap 2, terdapat 3 penerima bantuan yang mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut karena rumah penerima bantuan bukan lagi rumah tidak layak huni; penghuni tidak memiliki sertifikat tanah atas nama pribadi; serta calon penerima bantuan menyatakan tidak sanggup untuk berswadaya.

 

Harapannya adalah agar pelaksanaan bantuan stimulan rumah swadaya melalui pendanaan dari DAK Subbidang Rumah Swadaya di Kabupaten Klaten Tahun 2021 dapat benar-benar bermanfaat bagi penerima bantuan.