Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Monev Pelaksanaan Uji Coba Layanan Sanitasi Skala Terbatas pada PPSP diKab Brebes

Brebes, 3-4 November 2021, dilaksanakan Monitoring & Evaluasi pelaksanaan uji coba layanan sanitasi skala terbatas pada PPSP di Kab Brebes di desa Buara Kecamatan Ketanggungan Kab Brebes, dihadiri oleh Poernomo Puspo Susilo, SE, MM (Kepala Seksi Keterpaduan Infrastruktur) selaku Sekretaris II Pokja PKP Provinsi Jawa Tengah, (Konsultan Supervisi Implementasi/KSI)  PUPR Ibu Dyah Ernawati, Pokja PKP Kab Brebes, PFI PPSP Prov Jateng bp Agus Syarif dan Perangkat Desa Buara.

Dipilihnya desa Buara, karena tingkat ODF/BABS nya masih tinggi, tahun 2020 sebesar 15,4 %, tahun 2021 menjadi 1 %, direncanakan akhir tahun ada verifikasi dari Dinkes Prov Jateng, desa Buara masuk daerah kemiskinan ekstrem serta lokasi nya jauh/arah selatan dari Brebes. Pelaksanaan pembangunan jamban untuk menyetop ODF atau BABS sudah berjalan dengan baik, dengan nilai Rp. 2 juta/unit jamban (kakus, pipa pralon, besi kolom, semen, pemasangan septitank dan resapan septitank), lokasi yang dikunjungi adalah :

  1. Pembangunan jamban di rumah bp Taswen sudah selesai, namun masih outdoor (belum ada tutup dinding, jendela dan atap), masih menunggu swadaya masyarakat.
  2. Pembangunan jamban di rumah Bapak Burhan, masih tahap penyelesaian pemasangan pipa air, sudah ada ruangan dinding, atap dan dinding menggunakan kalsibot.
  3. Pembangunan jamban di rumah bp Kastam, masih proses pembangunan pondasi kamar mandi/jamban, namun tidak ada saluran pembuangan air kotor, air mengalir & menggenang di kubangan sehingga air berhenti dan tidak sehat.
  4. Pemicuan oleh Puskesmas Ciukesal di dukuh Limbangan kepada masyarakat terkait perlunya stop BABS dengan kesadaran masyarakat, slogan gaspol’s (gerakan stop beol sembarangan)

Ada 5 aspek yang di monev terkait :

  1. Teknis, pelaksanaan pembangunan jamban secara teknis sudah berjalan dan selesai sesuai kebutuhan dan progress.
  2. Pemberdayaan masyarakat, sangat diharapkan masyarakat dan diterima dengan antusias, melibatkan masyarakat dengan swadaya.
  3. Pendanaan, sangat diperlukan baik dari anggaran Pusat, Prov, Kab, DD dan CSR, serta Baznas
  4. Regulasi, aturan yang mengatur kebersihan khususnya ODF ada di Perdes Buara dan Perbup terkait STBM.
  5. Kelembagaan, sudah tercover oleh pihak Desa dan Kab dalam penanganan pembangunan jamban di desa, KSM yang memantau pembangunan dan perawatan

Brebes, 3-4 November 2021, dilaksanakan Monitoring & Evaluasi pelaksanaan uji coba layanan sanitasi skala terbatas pada PPSP di Kab Brebes di desa Buara Kecamatan Ketanggungan Kab Brebes, dihadiri oleh Poernomo Puspo Susilo, SE, MM (Kepala Seksi Keterpaduan Infrastruktur) selaku Sekretaris II Pokja PKP Provinsi Jawa Tengah, (Konsultan Supervisi Implementasi/KSI)  PUPR Ibu Dyah Ernawati, Pokja PKP Kab Brebes, PFI PPSP Prov Jateng bp Agus Syarif dan Perangkat Desa Buara.

Dipilihnya desa Buara, karena tingkat ODF/BABS nya masih tinggi, tahun 2020 sebesar 15,4 %, tahun 2021 menjadi 1 %, direncanakan akhir tahun ada verifikasi dari Dinkes Prov Jateng, desa Buara masuk daerah kemiskinan ekstrem serta lokasi nya jauh/arah selatan dari Brebes. Pelaksanaan pembangunan jamban untuk menyetop ODF atau BABS sudah berjalan dengan baik, dengan nilai Rp. 2 juta/unit jamban (kakus, pipa pralon, besi kolom, semen, pemasangan septitank dan resapan septitank), lokasi yang dikunjungi adalah :

  1. Pembangunan jamban di rumah bp Taswen sudah selesai, namun masih outdoor (belum ada tutup dinding, jendela dan atap), masih menunggu swadaya masyarakat.
  2. Pembangunan jamban di rumah Bapak Burhan, masih tahap penyelesaian pemasangan pipa air, sudah ada ruangan dinding, atap dan dinding menggunakan kalsibot.
  3. Pembangunan jamban di rumah bp Kastam, masih proses pembangunan pondasi kamar mandi/jamban, namun tidak ada saluran pembuangan air kotor, air mengalir & menggenang di kubangan sehingga air berhenti dan tidak sehat.
  4. Pemicuan oleh Puskesmas Ciukesal di dukuh Limbangan kepada masyarakat terkait perlunya stop BABS dengan kesadaran masyarakat, slogan gaspol’s (gerakan stop beol sembarangan)

Ada 5 aspek yang di monev terkait :

  1. Teknis, pelaksanaan pembangunan jamban secara teknis sudah berjalan dan selesai sesuai kebutuhan dan progress.
  2. Pemberdayaan masyarakat, sangat diharapkan masyarakat dan diterima dengan antusias, melibatkan masyarakat dengan swadaya.
  3. Pendanaan, sangat diperlukan baik dari anggaran Pusat, Prov, Kab, DD dan CSR, serta Baznas
  4. Regulasi, aturan yang mengatur kebersihan khususnya ODF ada di Perdes Buara dan Perbup terkait STBM.
  5. Kelembagaan, sudah tercover oleh pihak Desa dan Kab dalam penanganan pembangunan jamban di desa, KSM yang memantau pembangunan dan perawatan