Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Bimbingan Teknis dan Rapat Penyiapan masyarakat Penerima Bantuan di Desa Watuagung Kec. Baturetno Kab. Wonogiri Jawa Tengah

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) pembangunan dan rehabilitasi rumah korban bencana atau relokasi program provinsi, maka dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan penyiapan masyarakat penerima Bansos yang diadakan di masing-masing lokasi kegiatan, yakni di Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Demak.

Untuk pelaksanaan Bimtek pertama dilaksanakan di Balai Desa Watuagung Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri (6/01/2022). Pelaksanaan Bimtek dihadiri oleh tim Disperakim sebagai narasumber, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Wonogiri, perangkat Kecamatan Baturetno, perangkat Kecamatan Giriwoyo, perangkat Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, perangkat desa Bumiharjo Kecamatan Giriwoyo, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Desa Watuagung, dan KPB Desa Bumiharjo.

Paparan disampaikan oleh Andi Setiawan Sub Koordinator Kegiatan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana atau Relokasi Program Provinsi yang menjelaskan tentang Bansos yang diberikan, yakni senilai Rp35.000.000,00 berupa material panel RUSPIN sebagai struktur rumah luas 36, material pemasangan dinding, dan material pemasangan atap. Setelahnya, dijelaskan proses pembelian material yang akan dilaksanakan oleh KPB yang telah membentuk menjadi Kelompok Masyarakat (Pokmas) pelaksana pekerjaan swakelola penyaluran Bansos ini. Untuk pembangunan rumah, terdapat bantuan stimulan upah tenaga padat karya senilai Rp1.800.000,00 untuk 3 orang tenaga yang bekerja selama 6 hari.

Setelah dilaksanakan Bimtek, maka segera dilaksanakan pembentukan Pokmas yang akan melaksanakan kegiatan penyaluran Bansos ini yang terdiri dari unsur Kelompok Penerima Bantuan (KPB) dan perangkat desa. Pokmas akan didampingi oleh Disperakim dalam pelaksanaan kegiatan agar tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dapat berjalan dengan lancar.

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) pembangunan dan rehabilitasi rumah korban bencana atau relokasi program provinsi, maka dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan penyiapan masyarakat penerima Bansos yang diadakan di masing-masing lokasi kegiatan, yakni di Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Demak.

Untuk pelaksanaan Bimtek pertama dilaksanakan di Balai Desa Watuagung Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri (6/01/2022). Pelaksanaan Bimtek dihadiri oleh tim Disperakim sebagai narasumber, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Wonogiri, perangkat Kecamatan Baturetno, perangkat Kecamatan Giriwoyo, perangkat Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, perangkat desa Bumiharjo Kecamatan Giriwoyo, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Desa Watuagung, dan KPB Desa Bumiharjo.

Paparan disampaikan oleh Andi Setiawan Sub Koordinator Kegiatan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana atau Relokasi Program Provinsi yang menjelaskan tentang Bansos yang diberikan, yakni senilai Rp35.000.000,00 berupa material panel RUSPIN sebagai struktur rumah luas 36, material pemasangan dinding, dan material pemasangan atap. Setelahnya, dijelaskan proses pembelian material yang akan dilaksanakan oleh KPB yang telah membentuk menjadi Kelompok Masyarakat (Pokmas) pelaksana pekerjaan swakelola penyaluran Bansos ini. Untuk pembangunan rumah, terdapat bantuan stimulan upah tenaga padat karya senilai Rp1.800.000,00 untuk 3 orang tenaga yang bekerja selama 6 hari.

Setelah dilaksanakan Bimtek, maka segera dilaksanakan pembentukan Pokmas yang akan melaksanakan kegiatan penyaluran Bansos ini yang terdiri dari unsur Kelompok Penerima Bantuan (KPB) dan perangkat desa. Pokmas akan didampingi oleh Disperakim dalam pelaksanaan kegiatan agar tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dapat berjalan dengan lancar.