Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Bimbingan Pengukuran Lahan dan Perletakan Pondasi

Bansos pembangunan rumah relokasi program provinsi yang dilaksanakan oleh Disperakim Provinsi Jawaw Tengah adalah berupa rumah panel RUSPIN sebagai struktur utama bangunan. Dengan penggunaan panel tersebut, maka ukuran rumah harus sesuai dengan ukuran panel tersebut. Guna menghindari terjadinya kesalahan pemasangan panel, maka perlu dilakukan pengukuran lahan terlebih dahulu. Pengukuran lahan ini juga untuk pengukuran letak pondasi umpak yang akan menjadi tumpuan panel RUSPIN.

Pelaksanaan pengukuran lahan ini dilakukan secara mandiri oleh Pokmas penerima Bansos yang didampingi oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan aplikator RUSPIN untuk menjaga kualitas ukuran agar tidak terjadi kesalahan saat pemasangan panel. Pengukuran dilaksanakan di 2 lokasi hamparan di Desa Watuagung Kecamatan Baturetno dan di Desa Bumiharjo Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri.

Lahan rencana pembangunan merupakan hasil pembelian warga secara bergotong royong untuk pembayarannya. Lahan dalam bentuk hamparan tersebut kemudian dipecah menjadi kavling-kavling sesuai jumlah penerima bantuan. Proses pembelian dan pemecahan kavling difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu warga yang membutuhkan rumah.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh Disperakim Prov Jateng, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Wonogiri, perangkat Kecamatan Baturetno, Perangkat Kecamatan Giriwoyo, perangkat desa Watuagung Kecamatan Baturetno, perangkat desa Bumiharjo Kecamatan Giriwoyo, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Desa Watuagung, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Desa Bumiharjo, dan aplikator RUSPIN.

Direncanakan akan segera dilaksanakan pengiriman material panel RUSPIN pada bulan Januari – Februari setelah pondasi sudah dipasang dan memasuki usia beton matang. Pondasi yang dimaksud adalah berupa pondasi umpak dengan dimensi 60x60x60 cm yang ditanam ke tanah sedalam 50 cm. Pembuatan pondasi dilakukan secara swadaya oleh penerima bantuan sebagai bentuk keseriusan dan kesediaan berswadaya yang merupakan syarat mendapatkan Bansos.

Bansos pembangunan rumah relokasi program provinsi yang dilaksanakan oleh Disperakim Provinsi Jawaw Tengah adalah berupa rumah panel RUSPIN sebagai struktur utama bangunan. Dengan penggunaan panel tersebut, maka ukuran rumah harus sesuai dengan ukuran panel tersebut. Guna menghindari terjadinya kesalahan pemasangan panel, maka perlu dilakukan pengukuran lahan terlebih dahulu. Pengukuran lahan ini juga untuk pengukuran letak pondasi umpak yang akan menjadi tumpuan panel RUSPIN.

Pelaksanaan pengukuran lahan ini dilakukan secara mandiri oleh Pokmas penerima Bansos yang didampingi oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan aplikator RUSPIN untuk menjaga kualitas ukuran agar tidak terjadi kesalahan saat pemasangan panel. Pengukuran dilaksanakan di 2 lokasi hamparan di Desa Watuagung Kecamatan Baturetno dan di Desa Bumiharjo Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri.

Lahan rencana pembangunan merupakan hasil pembelian warga secara bergotong royong untuk pembayarannya. Lahan dalam bentuk hamparan tersebut kemudian dipecah menjadi kavling-kavling sesuai jumlah penerima bantuan. Proses pembelian dan pemecahan kavling difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu warga yang membutuhkan rumah.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh Disperakim Prov Jateng, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Wonogiri, perangkat Kecamatan Baturetno, Perangkat Kecamatan Giriwoyo, perangkat desa Watuagung Kecamatan Baturetno, perangkat desa Bumiharjo Kecamatan Giriwoyo, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Desa Watuagung, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Desa Bumiharjo, dan aplikator RUSPIN.

Direncanakan akan segera dilaksanakan pengiriman material panel RUSPIN pada bulan Januari – Februari setelah pondasi sudah dipasang dan memasuki usia beton matang. Pondasi yang dimaksud adalah berupa pondasi umpak dengan dimensi 60x60x60 cm yang ditanam ke tanah sedalam 50 cm. Pembuatan pondasi dilakukan secara swadaya oleh penerima bantuan sebagai bentuk keseriusan dan kesediaan berswadaya yang merupakan syarat mendapatkan Bansos.