Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Tinjau Lokasi Kegiatan Bantuan Stimulan Rumah Sederhana Sehat (Pembangunan Rumah Baru) Tahun 2021 di Kampung Tulung, Kota Magelang

Pada Jumat (14/1/2022), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan pendampingan kunjungan Gubernur di Kampung Tulung Kelurahan Magelang Tengah, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang dalam rangka meninjau lokasi kegiatan bantuan stimulan Rumah Sederhana Sehat (Pembangunan Rumah Baru) Tahun 2021

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, beserta tim bidang perumahan Disperakim Prov. Jateng mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan target meninjau penerima bantuan stimulan Rumah Sederhana Sehat di lokasi Kampung Tulung.

Program ini merupakan inovasi penyelenggaraan perumahan dan permukiman yang kolaboratif dan sistematis melalui inovasi program pembangunan baru melalui bantuan sosial antara Pemprov Jateng, Pemkot Walikota, Perbankan (Bank Kota Magelang) serta TNI (dalam pelaksanaan pembangunan). Terdapat 21 unit rumah tipe 36 yang dibangun dan semua sudah menjadi hak milik warga. Penghuni rumah ini merupakan eks penguhuni Rusunawa Potrobangsan yang sudah hampir enam tahun bertempat tinggal di rusunawa. Tagline dari Program ini adalah “Jateng Gayeng Tuku Lemah Oleh Omah.” Yaitu Masyarakat menyediakan lahannya maka Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membangunkan rumah dengan besaran Rp 35 juta dan padat karya sebesar Rp 1,8 juta per rumah.

"Kami berterima kasih kepada TNI, karena yang mengerjakan rumah ini anggota TNI. Rata-rata pemilik rumahnya ini memiliki usaha mandiri, dan mereka senang karena rumahnya lebih luas dibanding rusunawa dan rumah ini menjadi hak milik," ungkapnya.

Ia menyampaikan akan terus menggulirkan program bernama "Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng Tuku Lemah Oleh Omah" ini. Tujuannya mengejar target agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

Walikota Magelang Muchamad Nur Aziz menyambut baik program Pemprov Jateng ini, karena dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan rumah layak huni di Kota Magelang."Tentu kami sangat terbantu dengan program ini agar rakyat semakin sejahtera. Saya lihat konstrusiknya bagus dan mendukung kesehatan," ujarnya. Ia menyampaikan penghuni rumah ini memang sebelumnya tinggal di rusunawa yang sudah menempati sekitar enam tahun. "Prioritas mereka yang sudah enam tahun di rusunawa agar selepas dari rusunawa dapat membeli rumah sendiri. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi, kami menunggu program dari pemprov," katanya.

Pada Jumat (14/1/2022), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan pendampingan kunjungan Gubernur di Kampung Tulung Kelurahan Magelang Tengah, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang dalam rangka meninjau lokasi kegiatan bantuan stimulan Rumah Sederhana Sehat (Pembangunan Rumah Baru) Tahun 2021

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, beserta tim bidang perumahan Disperakim Prov. Jateng mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan target meninjau penerima bantuan stimulan Rumah Sederhana Sehat di lokasi Kampung Tulung.

Program ini merupakan inovasi penyelenggaraan perumahan dan permukiman yang kolaboratif dan sistematis melalui inovasi program pembangunan baru melalui bantuan sosial antara Pemprov Jateng, Pemkot Walikota, Perbankan (Bank Kota Magelang) serta TNI (dalam pelaksanaan pembangunan). Terdapat 21 unit rumah tipe 36 yang dibangun dan semua sudah menjadi hak milik warga. Penghuni rumah ini merupakan eks penguhuni Rusunawa Potrobangsan yang sudah hampir enam tahun bertempat tinggal di rusunawa. Tagline dari Program ini adalah “Jateng Gayeng Tuku Lemah Oleh Omah.” Yaitu Masyarakat menyediakan lahannya maka Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membangunkan rumah dengan besaran Rp 35 juta dan padat karya sebesar Rp 1,8 juta per rumah.

"Kami berterima kasih kepada TNI, karena yang mengerjakan rumah ini anggota TNI. Rata-rata pemilik rumahnya ini memiliki usaha mandiri, dan mereka senang karena rumahnya lebih luas dibanding rusunawa dan rumah ini menjadi hak milik," ungkapnya.

Ia menyampaikan akan terus menggulirkan program bernama "Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng Tuku Lemah Oleh Omah" ini. Tujuannya mengejar target agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

Walikota Magelang Muchamad Nur Aziz menyambut baik program Pemprov Jateng ini, karena dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan rumah layak huni di Kota Magelang."Tentu kami sangat terbantu dengan program ini agar rakyat semakin sejahtera. Saya lihat konstrusiknya bagus dan mendukung kesehatan," ujarnya. Ia menyampaikan penghuni rumah ini memang sebelumnya tinggal di rusunawa yang sudah menempati sekitar enam tahun. "Prioritas mereka yang sudah enam tahun di rusunawa agar selepas dari rusunawa dapat membeli rumah sendiri. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi, kami menunggu program dari pemprov," katanya.