Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Sosialisasi Kebijakan Bidang Perumahan Prov. Jateng

Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara Sosialisasi Kebijakan Bidang Perumahan Provinsi Jawa Tengah. Acara diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 28 - 29 Maret 2019 bertempat di Hotel Swiss Belinn Saripetojo, Solo. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Biro Bangda Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Disperakim di 35 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah, Pokja/ PKP/ Penggiat Perumahan/ Pendamping di 14 Kabupaten merah di Jawa Tengah, dan Komunitas Rusun dan Rusus di 5 Kota di Jawa Tengah (Kabupaten Jepara, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Pekalongan) serta Direktur Bank Jateng.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Drs. Budi Wibowo MSi. Pada sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa fasilitasi pembiayaan perumahan  di Provinsi Jawa Tengah masih belum optimal, namun dengan sinergi yang baik antar para pemangku kepentingan. Melalui pengoptimalan fasilitasi pembiayaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diharapkan dapat meningkatkan jumlah kepemilikan rumah di Jawa Tengah  dan mendorong penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.

Usai pembukaan acara yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Bapak Andi Setiawan, ST. Diskusi panel diisi oleh narasumber dari Disperakim Kendal dan BTN. Pada kesempatan tersebut perwakilan dari Disperakim Kendal yaitu Bapak Mochammad Noor Fauzie yang menyampaikan materi tentang Peran Pemda dalam Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas di Kabupaten Kendal. Sementara itu, BTN menyampaikan materi tentang Fasilitasi Pembiayaan Penyediaan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (nonbankable) melalui Pembiayaan Mikro Perumahan (Program ABCG di Curug Sewu, Kendal).

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang diisi oleh pemerhati perumahan dan Yayasan Peduli Pembangunan Perumahan Permukiman Kota (YP4K) serta dimoderotori oleh Bapak  Andi Setiawan, ST. Pada acara tersebut, perwakilan dari pemerhati perumahan yaitu Bapak Ir. Toni Mukartono menyampaikan sharing pengalaman dalam Penyediaan Perumahan Berbasis Komunitas dan perwakilan dari YP4K menyampaikan pengalaman dalam penyediaan perumahan berbasis Komunitas.

Pada sesi berikutnya diisi dengan diskusi panel yang dipimpin oleh Bapak Suprapta, SH, MT Kasi Perumahan Umum Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah. Sesi ini diisi oleh narasumber dari Koordinator Klinik Rumah Grya Kita Pokja PKP Provinsi Jawa Tengah yaitu Bapak Encep R Marsadi yang membahas tentang Klinik Perumahan sebagai salah satu Upaya Pemberdayaan Masyarakat/ KSM menuju Kepemilikan Rumah. Materi selanjutnya disampaikan oleh Bank Jawa Tengah yang menyampaikan materi tentang Pembiayaan Swadaya Mikro Perumahan (PSMP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut turut mengundang Praktisi Bidang Perumahan yaitu Bapak Anggy Rio Pratama yang menyampaikan tentang Teknis Pelaksanaan Pembangunan Rumah Layak Huni dan perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Bapak Andi Setiawan, ST menyampaikan tentang Rumah Instant Sederhana Sehat (RISHA) sebagai salah satu Alternative Pembangunan Rumah Sederhana Sehat. Acara tersebut dilakukan secara diskusi panel dengan dimoderatori oleh Bapak Anung Hayu Hanindito, ST.

Hari selanjutnya tanggal 29 Maret 2019 acara diisi dengan penyampaian materi oleh Dr. Ing Asnawi Manaf, ST Akademisi UNDIP Semarang yang membahas tentang Pembangunan Rumah Berbasis Komunitas di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal. Materi selanjutnya disampaikan oleh Komunitas Curug Sewu Kabupaten Kendal yaitu Khodiyah, S.Pd. tentang Pembangunan Berbasis Komunitas di Kabupaten Kendal. Sesi berikutnya, adalah penutupan acara Sosilisasi Kebijakan Bidang Perumahan Provinsi Jawa Tengah.

Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara Sosialisasi Kebijakan Bidang Perumahan Provinsi Jawa Tengah. Acara diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 28 - 29 Maret 2019 bertempat di Hotel Swiss Belinn Saripetojo, Solo. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Biro Bangda Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Disperakim di 35 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah, Pokja/ PKP/ Penggiat Perumahan/ Pendamping di 14 Kabupaten merah di Jawa Tengah, dan Komunitas Rusun dan Rusus di 5 Kota di Jawa Tengah (Kabupaten Jepara, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Pekalongan) serta Direktur Bank Jateng.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Drs. Budi Wibowo MSi. Pada sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa fasilitasi pembiayaan perumahan  di Provinsi Jawa Tengah masih belum optimal, namun dengan sinergi yang baik antar para pemangku kepentingan. Melalui pengoptimalan fasilitasi pembiayaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diharapkan dapat meningkatkan jumlah kepemilikan rumah di Jawa Tengah  dan mendorong penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.

Usai pembukaan acara yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Bapak Andi Setiawan, ST. Diskusi panel diisi oleh narasumber dari Disperakim Kendal dan BTN. Pada kesempatan tersebut perwakilan dari Disperakim Kendal yaitu Bapak Mochammad Noor Fauzie yang menyampaikan materi tentang Peran Pemda dalam Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas di Kabupaten Kendal. Sementara itu, BTN menyampaikan materi tentang Fasilitasi Pembiayaan Penyediaan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (nonbankable) melalui Pembiayaan Mikro Perumahan (Program ABCG di Curug Sewu, Kendal).

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang diisi oleh pemerhati perumahan dan Yayasan Peduli Pembangunan Perumahan Permukiman Kota (YP4K) serta dimoderotori oleh Bapak  Andi Setiawan, ST. Pada acara tersebut, perwakilan dari pemerhati perumahan yaitu Bapak Ir. Toni Mukartono menyampaikan sharing pengalaman dalam Penyediaan Perumahan Berbasis Komunitas dan perwakilan dari YP4K menyampaikan pengalaman dalam penyediaan perumahan berbasis Komunitas.

Pada sesi berikutnya diisi dengan diskusi panel yang dipimpin oleh Bapak Suprapta, SH, MT Kasi Perumahan Umum Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah. Sesi ini diisi oleh narasumber dari Koordinator Klinik Rumah Grya Kita Pokja PKP Provinsi Jawa Tengah yaitu Bapak Encep R Marsadi yang membahas tentang Klinik Perumahan sebagai salah satu Upaya Pemberdayaan Masyarakat/ KSM menuju Kepemilikan Rumah. Materi selanjutnya disampaikan oleh Bank Jawa Tengah yang menyampaikan materi tentang Pembiayaan Swadaya Mikro Perumahan (PSMP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut turut mengundang Praktisi Bidang Perumahan yaitu Bapak Anggy Rio Pratama yang menyampaikan tentang Teknis Pelaksanaan Pembangunan Rumah Layak Huni dan perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Bapak Andi Setiawan, ST menyampaikan tentang Rumah Instant Sederhana Sehat (RISHA) sebagai salah satu Alternative Pembangunan Rumah Sederhana Sehat. Acara tersebut dilakukan secara diskusi panel dengan dimoderatori oleh Bapak Anung Hayu Hanindito, ST.

Hari selanjutnya tanggal 29 Maret 2019 acara diisi dengan penyampaian materi oleh Dr. Ing Asnawi Manaf, ST Akademisi UNDIP Semarang yang membahas tentang Pembangunan Rumah Berbasis Komunitas di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal. Materi selanjutnya disampaikan oleh Komunitas Curug Sewu Kabupaten Kendal yaitu Khodiyah, S.Pd. tentang Pembangunan Berbasis Komunitas di Kabupaten Kendal. Sesi berikutnya, adalah penutupan acara Sosilisasi Kebijakan Bidang Perumahan Provinsi Jawa Tengah.