Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Bimbingan Teknis Pelaksanaan Bankeupemdes RTLH 2022 di Kabupaten Pati

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Perumahan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa (Bankeupemdes) RTLH 2022 di Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada hari Rabu (2/22022) bertempat di Aula Disperkim Kabupaten Pati.

Bimtek dibuka oleh Kepala Bidang Kawasan Permukiman Kabupaten Pati. Kemudian dilanjutkan paparan materi oleh tim dari Disperakim Provinsi Jateng yang menjelaskan terkait Teknis Pelaksanaan Bankeupemdes RTLH 2022, kriteria penerima bantuan, rincian berkas-berkas harus dipersiapan dan inputing berkas penyaluran di Aplikasi Simperum. Dalam materi yang disampaikan tersebut, diharapkan pihak Pemerintah Desa yang mendapatkan alokasi Bankeupemdes RTLH 2022 Tahap I di 41 Desa dapat berperan aktif dalam pelaksanaan Bankeupemdes RTLH dimulai dari peng-input-an Rencana Kegiatan (RK) dan berkas penyaluran di Simperum hingga pelaksanaan pembangunan yang direncanakan selesai pada Bulan Maret 2022. Untuk anggaran dana bantuan sama seperti tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp12.000.000,00 dengan rincian Rp10.000.000,00 berupa bantuan material dan Rp2.000.000,00 untuk tenaga padat karya yang terbagi Rp1.800.000,00 untuk 3 tenaga padat karya @Rp600.000,00 dan Rp 200.000,00 untuk upah makan minum.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta. Hal-hal yang ditanyakan oleh desa antara lain jika penerima bantuan yang terdaftar sudah meninggal dunia, tetapi masih ada istri dan anak, maka bantuan masih dapat diteruskan dan harus dibuktikan kelengkapan berkasnya dengan melampirkan surat keterangan kematian dan ahli waris yang dikeluarkan oleh desa. Jika ahli waris terkendala dalam keswadayaannya maka bantuan tidak akan dilanjutkan. Pengajuan BA musdes di tahun  2021 yang lalu masih merupakan proses validasi saja sehingga sekarang perlu untuk meng-upload berkas RK sebagai persyaratan berkas penyaluran bantuan. Pertanyaan lain mengenai batasan bahan bangunan yang bisa digunakan. Bahan bangunan yang digunakan pastinya merupakan bahan bangunan yang menjamin kelayakan, keamanan, dan kenyaman dalam rumah, jangan menggunakan material yang mudah rusak seperti GRC, minimal papan kayu dengan kualitas yang bagus. Kesiapan desa dalam kuota usulan, swadayanya dan kesiapan membuat LPJ. Terkait dengan kedisiplinan dari desa untuk dapat penyalurkan bantuan dan melaporkan LPJ sesuai dengan waktu yang ditentukan. Dan Kesulitan dari Desa untuk melengkapi LPJ padat karya.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Perumahan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa (Bankeupemdes) RTLH 2022 di Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada hari Rabu (2/22022) bertempat di Aula Disperkim Kabupaten Pati.

Bimtek dibuka oleh Kepala Bidang Kawasan Permukiman Kabupaten Pati. Kemudian dilanjutkan paparan materi oleh tim dari Disperakim Provinsi Jateng yang menjelaskan terkait Teknis Pelaksanaan Bankeupemdes RTLH 2022, kriteria penerima bantuan, rincian berkas-berkas harus dipersiapan dan inputing berkas penyaluran di Aplikasi Simperum. Dalam materi yang disampaikan tersebut, diharapkan pihak Pemerintah Desa yang mendapatkan alokasi Bankeupemdes RTLH 2022 Tahap I di 41 Desa dapat berperan aktif dalam pelaksanaan Bankeupemdes RTLH dimulai dari peng-input-an Rencana Kegiatan (RK) dan berkas penyaluran di Simperum hingga pelaksanaan pembangunan yang direncanakan selesai pada Bulan Maret 2022. Untuk anggaran dana bantuan sama seperti tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp12.000.000,00 dengan rincian Rp10.000.000,00 berupa bantuan material dan Rp2.000.000,00 untuk tenaga padat karya yang terbagi Rp1.800.000,00 untuk 3 tenaga padat karya @Rp600.000,00 dan Rp 200.000,00 untuk upah makan minum.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta. Hal-hal yang ditanyakan oleh desa antara lain jika penerima bantuan yang terdaftar sudah meninggal dunia, tetapi masih ada istri dan anak, maka bantuan masih dapat diteruskan dan harus dibuktikan kelengkapan berkasnya dengan melampirkan surat keterangan kematian dan ahli waris yang dikeluarkan oleh desa. Jika ahli waris terkendala dalam keswadayaannya maka bantuan tidak akan dilanjutkan. Pengajuan BA musdes di tahun  2021 yang lalu masih merupakan proses validasi saja sehingga sekarang perlu untuk meng-upload berkas RK sebagai persyaratan berkas penyaluran bantuan. Pertanyaan lain mengenai batasan bahan bangunan yang bisa digunakan. Bahan bangunan yang digunakan pastinya merupakan bahan bangunan yang menjamin kelayakan, keamanan, dan kenyaman dalam rumah, jangan menggunakan material yang mudah rusak seperti GRC, minimal papan kayu dengan kualitas yang bagus. Kesiapan desa dalam kuota usulan, swadayanya dan kesiapan membuat LPJ. Terkait dengan kedisiplinan dari desa untuk dapat penyalurkan bantuan dan melaporkan LPJ sesuai dengan waktu yang ditentukan. Dan Kesulitan dari Desa untuk melengkapi LPJ padat karya.