Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Monitoring Pelaksanaan DAK Tahun 2021

Dalam rangka melaksanakan fungsi monitoring pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Seksi PEPP melakukan kegiatan monev pelaksanaan DAK tahun anggaran 2021. Pelaksanaan monev dilakukan pada 7 dan 8 Maret 2022 di Kota Tegal dan Kabupaten Banyumas. Monev dilaksanakan pada 3 penerima bantuan di kelurahan panggung kota tegal yaitu di rumah Bapak wuryanto, Bapak Tavip dan Bapak Riyatno. Sedangkan di kelurahan Pasir Muncang Kabupaten Banyumas dilakukan monev pada rumah Bapak Slamet, Bapak Suyoto dan Ratun.

Pembangunan Kelurahan Panggung Kota Tegal terfokus pada perbaikan atap yang sudah sangat tidak layak. Untuk Pasir Muncang Banyumas keperbaikan bangunan utama, yang sebelumnya hanya berupa kalsiboard.  Secara keseluruhan rumah yang sudah mendapatkan bantuan DAK sudah jauh lebih layak huni, namun karena beberapa rumah mengalami kerusakan yang cukup berat pada beberapa bagian maka belum keseluruhan bagian rumah tersebut dapat diperbaiki, akan tetapi untuk bangunan rumah utama sudah layak untuk dihuni.

Pelaksanaan DAK TA.2021 juga di dukung oleh pembiayaan swadaya dari masyarakat penerima bantuan. Diharapkan bantuan dari DAK ini bisa meringankan masyarakat untuk memperoleh hunian yang layak huni dan mengurangi angka rumah tidak layak di Jateng.

Dalam rangka melaksanakan fungsi monitoring pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Seksi PEPP melakukan kegiatan monev pelaksanaan DAK tahun anggaran 2021. Pelaksanaan monev dilakukan pada 7 dan 8 Maret 2022 di Kota Tegal dan Kabupaten Banyumas. Monev dilaksanakan pada 3 penerima bantuan di kelurahan panggung kota tegal yaitu di rumah Bapak wuryanto, Bapak Tavip dan Bapak Riyatno. Sedangkan di kelurahan Pasir Muncang Kabupaten Banyumas dilakukan monev pada rumah Bapak Slamet, Bapak Suyoto dan Ratun.

Pembangunan Kelurahan Panggung Kota Tegal terfokus pada perbaikan atap yang sudah sangat tidak layak. Untuk Pasir Muncang Banyumas keperbaikan bangunan utama, yang sebelumnya hanya berupa kalsiboard.  Secara keseluruhan rumah yang sudah mendapatkan bantuan DAK sudah jauh lebih layak huni, namun karena beberapa rumah mengalami kerusakan yang cukup berat pada beberapa bagian maka belum keseluruhan bagian rumah tersebut dapat diperbaiki, akan tetapi untuk bangunan rumah utama sudah layak untuk dihuni.

Pelaksanaan DAK TA.2021 juga di dukung oleh pembiayaan swadaya dari masyarakat penerima bantuan. Diharapkan bantuan dari DAK ini bisa meringankan masyarakat untuk memperoleh hunian yang layak huni dan mengurangi angka rumah tidak layak di Jateng.