Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Kegiatan Verifikasi SK Kumuh Kabupaten Wonogiri

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan terhadap penetapan lokasi kawasan kumuh di Kabupaten Wonogiri pada Selasa (29/3). Verifikasi terhadap penetapan lokasi kawasan kumuh dilaksanakan dengan mengacu kepada Permen PUPR No. 14/PRT/M/2018 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DisperaKPP) Kabupaten Wonogiri dan Tim Fasilitator Kotaku Kabupaten Wonogiri. Verifikasi dilakukan dengan mengambil sampel kawasan permukiman kumuh sesuai dengan SK Bupati yang diajukan, dimana dipilih kawasan permukiman kumuh Sendang di Desa Sendang (Representasi kawasan 10-15 ha) dan Kawasan Kumuh Baturetno di Dusun Batu Lor dan Batu Kidul, Desa Baturetno (Representasi kawasan >15ha).

Dari hasil verifikasi lapangan di Kawasan Kumuh Sendang, terdapat lahan perkebunan yang masuk ke dalam delineasi, sehingga perlu dilakukan penyesuaian digitasi peta. Selain itu, skor penilaian aspek penyebab kumuh seperti drainase dan persampahan perlu disesuaikan dengan kebutuhan penyediaan PSU kedepan. Sedangkan hasil verifikasi lapangan di Kawasan Baturetno, ditemukan adanya lahan sawah dan lapangan olahraga milik Perhutani yang masuk ke dalam delineasi kawasan kumuh.

Tindak lanjut dari kegiatan verifikasi lapangan ini adalah perbaikan dokumen kelengkapan SK Kumuh, termasuk delineasi luasan kumuh, skor kumuh dan pemenuhan persyaratan pembentukan kawasan. Diharapkan dokumen SK Kumuh Kabupaten Wonogiri akan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penanganan sebenarnya di lapangan.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan terhadap penetapan lokasi kawasan kumuh di Kabupaten Wonogiri pada Selasa (29/3). Verifikasi terhadap penetapan lokasi kawasan kumuh dilaksanakan dengan mengacu kepada Permen PUPR No. 14/PRT/M/2018 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DisperaKPP) Kabupaten Wonogiri dan Tim Fasilitator Kotaku Kabupaten Wonogiri. Verifikasi dilakukan dengan mengambil sampel kawasan permukiman kumuh sesuai dengan SK Bupati yang diajukan, dimana dipilih kawasan permukiman kumuh Sendang di Desa Sendang (Representasi kawasan 10-15 ha) dan Kawasan Kumuh Baturetno di Dusun Batu Lor dan Batu Kidul, Desa Baturetno (Representasi kawasan >15ha).

Dari hasil verifikasi lapangan di Kawasan Kumuh Sendang, terdapat lahan perkebunan yang masuk ke dalam delineasi, sehingga perlu dilakukan penyesuaian digitasi peta. Selain itu, skor penilaian aspek penyebab kumuh seperti drainase dan persampahan perlu disesuaikan dengan kebutuhan penyediaan PSU kedepan. Sedangkan hasil verifikasi lapangan di Kawasan Baturetno, ditemukan adanya lahan sawah dan lapangan olahraga milik Perhutani yang masuk ke dalam delineasi kawasan kumuh.

Tindak lanjut dari kegiatan verifikasi lapangan ini adalah perbaikan dokumen kelengkapan SK Kumuh, termasuk delineasi luasan kumuh, skor kumuh dan pemenuhan persyaratan pembentukan kawasan. Diharapkan dokumen SK Kumuh Kabupaten Wonogiri akan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penanganan sebenarnya di lapangan.