Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Koordinasi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 pada Kamis, 21 April 2022 di Aula Kantor Disperakim Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh Disperakim dan Bappeda Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dan OPD Provinsi Jawa Tengah terkait.

Kegiatan FGD dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Nova Adiwidanto, dan dimoderatori oleh Ir. Indriastjario, M.Eng selaku Dosen dari Universitas Diponegoro. Materi pertama terkait Perencanaan Data R0 atau Baseline Kawasan Kumuh Secara Mandiri Sebagai Upaya Memetakan Keberadaan Kawasan Kumuh Secara Valid dan Sesuai Aturan yang Berlaku disampaikan oleh narasumber Lusiyani Sri Damayanti, S.T., M.T. dari BPPW Provinsi Jawa Tengah.  Materi kedua terkait Pencegahan Permukiman Kumuh Sebagai Upaya Pencegahan Timbulnya Kembali Kawasan Kumuh Selain Upaya Peningkatan Kualitas Kawasan Kumuh disampaikan oleh narasumber Ir. M. Edi Waluyo, IPM dari Yayasan Bina Karta Lestari (BINTARI).

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kemandirian Kabupaten/Kota dalam perencanaan dan pemetaan baseline kawasan permukiman kumuh, serta dalam penyusunan dokumen RP2KPKPK sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu diharapkan timbulnya pemahaman dan upaya dalam pencegahan kawasan permukiman kumuh di Provinsi Jawa Tengah, salah satunya dengan upaya pemberdayaan masyarakat.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 pada Kamis, 21 April 2022 di Aula Kantor Disperakim Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh Disperakim dan Bappeda Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dan OPD Provinsi Jawa Tengah terkait.

Kegiatan FGD dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Nova Adiwidanto, dan dimoderatori oleh Ir. Indriastjario, M.Eng selaku Dosen dari Universitas Diponegoro. Materi pertama terkait Perencanaan Data R0 atau Baseline Kawasan Kumuh Secara Mandiri Sebagai Upaya Memetakan Keberadaan Kawasan Kumuh Secara Valid dan Sesuai Aturan yang Berlaku disampaikan oleh narasumber Lusiyani Sri Damayanti, S.T., M.T. dari BPPW Provinsi Jawa Tengah.  Materi kedua terkait Pencegahan Permukiman Kumuh Sebagai Upaya Pencegahan Timbulnya Kembali Kawasan Kumuh Selain Upaya Peningkatan Kualitas Kawasan Kumuh disampaikan oleh narasumber Ir. M. Edi Waluyo, IPM dari Yayasan Bina Karta Lestari (BINTARI).

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kemandirian Kabupaten/Kota dalam perencanaan dan pemetaan baseline kawasan permukiman kumuh, serta dalam penyusunan dokumen RP2KPKPK sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu diharapkan timbulnya pemahaman dan upaya dalam pencegahan kawasan permukiman kumuh di Provinsi Jawa Tengah, salah satunya dengan upaya pemberdayaan masyarakat.