Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Dialog Gubernur dengan Bupati Wilayah Pengembangan Wanarakuti dan Banglor

Pada putaran terakhir Dialog Gubernur dengan Bupati yang dikemas dalam Musrenbangwil di Wilayah Pengembangan (WP) WANARAKUTI (Kab.Jepara,Kab. Kudus dan Kab.Pati) dan BANGLOR (Kab. Rembang dan Kab. Blora) yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Blora pada Senin (25/4). Pada dialog tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menekankan kepada Bupati di WP WANARAKUTI dan BANGLOR terkait dua hal yaitu bagaimana ekonomi dapat tumbuh dan bagaimana menurunkan angka kemiskinan.

Seperti pada putaran Musrenbangwil di tiga lokasi sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memberikan kesempatan berdialog kepada Kecamatan dan Desa untuk menyampaikan aspirasinya, dan kali ini Kecamatan Kunduran, Kab. Blora yang memperoleh kesempatan berdialog. Di Kecamatan Kunduran terdapat tiga orang Kades yang termasuk penyandang disabilitas, satu satu diantaranya menyampaikan kepada Gubernur agar dapat diberikan kesempatan bagi para penyandang disabilitas di desanya untuk mengikuti pelatihan ukir.

Selain penyampaian paparan oleh lima kepala daerah, kesempatan dialog juga diberikan kepada perwakilan forum anak, penyandang disabilitas dan juga perwakilan kelompok perempuan. Perwakilan Forum anak tersebut meminta kepada Gubernur Jawa Tengah agar mendapatkan pelatihan seperti editing film, pelatihan menjahit, dan sebagainya agar mempunyai skill dan bisa menopang ekonomi keluarga serta meminta adanya pendidikan tentang reproduksi atau pendidikan seks di sekolah.

Sedangkan perwakilan dari penyandang disabilitas menyampaikan terkait pendataan disabilitas secara serius, sehingga nantinya dari pendataan yang terbaru itu akan bermanfaat bagi mereka. Selain hal tersebut kalangan disbailitas tersebut juga menyampaikan terkait kebutuhan pelatihan kerja seperti pelatihan bengkel atau reparasi kaki dan tangan palsu.

Pada putaran terakhir Dialog Gubernur dengan Bupati yang dikemas dalam Musrenbangwil di Wilayah Pengembangan (WP) WANARAKUTI (Kab.Jepara,Kab. Kudus dan Kab.Pati) dan BANGLOR (Kab. Rembang dan Kab. Blora) yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Blora pada Senin (25/4). Pada dialog tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menekankan kepada Bupati di WP WANARAKUTI dan BANGLOR terkait dua hal yaitu bagaimana ekonomi dapat tumbuh dan bagaimana menurunkan angka kemiskinan.

Seperti pada putaran Musrenbangwil di tiga lokasi sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memberikan kesempatan berdialog kepada Kecamatan dan Desa untuk menyampaikan aspirasinya, dan kali ini Kecamatan Kunduran, Kab. Blora yang memperoleh kesempatan berdialog. Di Kecamatan Kunduran terdapat tiga orang Kades yang termasuk penyandang disabilitas, satu satu diantaranya menyampaikan kepada Gubernur agar dapat diberikan kesempatan bagi para penyandang disabilitas di desanya untuk mengikuti pelatihan ukir.

Selain penyampaian paparan oleh lima kepala daerah, kesempatan dialog juga diberikan kepada perwakilan forum anak, penyandang disabilitas dan juga perwakilan kelompok perempuan. Perwakilan Forum anak tersebut meminta kepada Gubernur Jawa Tengah agar mendapatkan pelatihan seperti editing film, pelatihan menjahit, dan sebagainya agar mempunyai skill dan bisa menopang ekonomi keluarga serta meminta adanya pendidikan tentang reproduksi atau pendidikan seks di sekolah.

Sedangkan perwakilan dari penyandang disabilitas menyampaikan terkait pendataan disabilitas secara serius, sehingga nantinya dari pendataan yang terbaru itu akan bermanfaat bagi mereka. Selain hal tersebut kalangan disbailitas tersebut juga menyampaikan terkait kebutuhan pelatihan kerja seperti pelatihan bengkel atau reparasi kaki dan tangan palsu.