Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

PENINGKATAN AKSES REFORMA AGRARIA DI DESA TEGOWANU WETAN KABUPATEN GROBOGAN “PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA GUNA MENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK”

Pelaksanaan kegiatan Akses Reforma Agraria di Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan diselenggarakan oleh  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah  dalam bentuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Guna Mendukung Pertanian Organik” Tanggal 21 Juni 2022.

Pada kesempatan ini Kepala Desa Tegowanu Wetan, Parjono menyampaikan sambutannya, bahwa dengan diadakannya kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Desa karena Desa Tegowanu Wetan akan merintis Desa Wisata Organik. Acara ini diselenggarakan di Lumbung Padi Desa Tegowanu.

Mewakili Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah, pengarahan dan pembukaan oleh Sub Koordinator Pembinaan dan Pengendalian Pertanahan, Yusticia Dewi Maharani, SH, M.Kn, pada kesempatan ini disampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu perwujudan pelaksanaan akses Reforma Agraria dimana setelah sebelumnya di Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan telah menerima aset dalam bentuk sertifikat LP2B pada tahun 2018 sebanyak 150 Bidang.

Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga ini diberikan guna meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan mendukung pertanian organik di Desa Tegowanu Wetan yang sebelumnya Desa Tegowanu Wetan tersebut telah menginisiasi perubahan pertanian konvensional menjadi pertanian organik.

Pada kesempatan ini menghadirkan narasumber yaitu dari Rajaneresik yaitu Heru Susanto  yang akan memberikan materi  terkait Tata Cara Membuat Mikroba, Pupuk Cair dan Dekomposter. Dalam kegiatan akses reform ini, melihat peserta pelatihan yang begitu semangat dan antusias maka narasumber pelatihan ini melakukan lebih banyak praktik langsung sehingga masyarakat dapat cepat memahami serta dapat langsung mengaplikasikannya. Selain itu, Heru Susanto juga memberikan contoh alat yang diserahkan kepada BUMDES sebagai stimulan dan apresiasi terhadap masyarakat Desa Tegowanu Wetan agar masyarakat desa dapat terpacu untuk konsisten melakukan kegiatan bermanfaat ini sehingga dapat  meningkatkan perekonomian dan peduli terhadap lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan Akses Reforma Agraria di Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan diselenggarakan oleh  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah  dalam bentuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Guna Mendukung Pertanian Organik” Tanggal 21 Juni 2022.

Pada kesempatan ini Kepala Desa Tegowanu Wetan, Parjono menyampaikan sambutannya, bahwa dengan diadakannya kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Desa karena Desa Tegowanu Wetan akan merintis Desa Wisata Organik. Acara ini diselenggarakan di Lumbung Padi Desa Tegowanu.

Mewakili Kepala Disperakim Provinsi Jawa Tengah, pengarahan dan pembukaan oleh Sub Koordinator Pembinaan dan Pengendalian Pertanahan, Yusticia Dewi Maharani, SH, M.Kn, pada kesempatan ini disampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu perwujudan pelaksanaan akses Reforma Agraria dimana setelah sebelumnya di Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan telah menerima aset dalam bentuk sertifikat LP2B pada tahun 2018 sebanyak 150 Bidang.

Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga ini diberikan guna meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan mendukung pertanian organik di Desa Tegowanu Wetan yang sebelumnya Desa Tegowanu Wetan tersebut telah menginisiasi perubahan pertanian konvensional menjadi pertanian organik.

Pada kesempatan ini menghadirkan narasumber yaitu dari Rajaneresik yaitu Heru Susanto  yang akan memberikan materi  terkait Tata Cara Membuat Mikroba, Pupuk Cair dan Dekomposter. Dalam kegiatan akses reform ini, melihat peserta pelatihan yang begitu semangat dan antusias maka narasumber pelatihan ini melakukan lebih banyak praktik langsung sehingga masyarakat dapat cepat memahami serta dapat langsung mengaplikasikannya. Selain itu, Heru Susanto juga memberikan contoh alat yang diserahkan kepada BUMDES sebagai stimulan dan apresiasi terhadap masyarakat Desa Tegowanu Wetan agar masyarakat desa dapat terpacu untuk konsisten melakukan kegiatan bermanfaat ini sehingga dapat  meningkatkan perekonomian dan peduli terhadap lingkungan.