Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

OPD Provinsi Jawa Tengah Siap Berkontribusi Untuk Desa Sumberejo

SEMARANG, 14 Mei 2019 - Sedikitnya 17 dari 18 OPD hadir dalam Sinkronisasi Desa Binaan di Disperakim Prov.Jateng menyatakan siap berkontribusi meningkatkaan kesejahteraan Desa Sumberejo. Notabennya, Desa Sumberejo merupakan bagian dari 14 Kabupaten yang masuk dalam Desa Merah di Kec.Mranggen, Kab.Demak yang menjadi Desa Binaan Disperakim Prov.Jateng.

Data dari Dinas Sosial Prov.jateng  menunjukkan bahwa ada 144 ribu jiwa warga di Kab.Demak masuk dalam kategori miskin. Sedikitnya ada 636 data RTLH, 115 data Jamban, 261 orang janda miskin, 70 orang cacat miskin, 298 orang lansia miskin, 420 orang siswa miskin.“ Tahun ini, kami berterimakasih karena ada 7 Desa di kab.Demak yang menjadi Binaan beberapa OPD di Jawa Tengah khususnya Desa Sumberejo Kec.Mranggen sehingga melalui data yang kami peroleh nantinya bisa tepat tindih dan tepat guna,” Papar Muchlis perwakilan BAPPEDA Demak.

Pemerintah Kab.Demak berupaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di wilayahnya menjadi 10,5 % dari 13,54 %. Melalui Sinkronisasi kegiatan ini, Pemerintah Kab. Demak bersama Kepala Desa Sumberejo berharap Disperakim Prov.Jateng mampu menggerakkan OPD terkait untuk menjadikan Desa Sumberejo menuju Desa Kuning bahkan hijau.

Adapun peran 17 dari 18 OPD yang hadir beberapa diantaranya banyak yang memberikan bantuan berupa pelatihan kewirausahaan serta pelatihan management usaha kecil, seperti Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Prov.Jateng, Dinas Koperasi, Usaha kecil dan menengah Prov.Jateng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov.Jateng, dan beberapa OPD lain yang hadir.

“Kegiatan di tahun ini, kami ada Pembentukan Kawasan Pedesaan (PKP) di Wedung Demak dan rencananya Juni/Juli akan segera dicairkan, selain itu ada juga kegiatan Bumdes, Sarpras dan Posyandu yang mungkin di 2020 Desa Sumberejo bisa dimasukkan ke dalamnya,” papar Darmadi perwakilan Dispermadesdukcapil Prov.Jateng. Menambahkan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov.Jateng tahun ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan hibah berupa Pupuk NPK 3000 kg yang sudah 100 % dilaksanakan, Pupuk KNO3 1500 kg  yang dalam tahap proses pelaksanaan. “Di 2020 kami siap membantu dan mohon Desa Sumberejo untuk melakukan update-ing data terkait penerimaan KIP bantuan BSM baik dari jenjang SD, SMP, SMK/SMA,” tandas Herdantyo dari Disdikbud Prov.Jateng.

Dari pihak BPN Kab.Demak juga memberikan informasi program yang bisa diberikan kepada Desa Sumberejo terkait pensertifikasian tanah.“Yang bisa kami kontribusikan adalah pemberian program pensertifikasian tanah yang dibiayai oleh pusat dan dana sendiri dari pihak Desa,” tambah Bambang Haryanto dari BPN Kab.Demak. Melalui program ini, wilayah di Desa Sumberejo diharapkan mampu meminimalkan konflik tanah.

“Dengan adanya payung hukum dan pemahaman terkait pensertifikasian tanah di Desa Sumberejo kami jadi paham dan tidak takut lagi untuk menggerakan warga guna menghindarkan konflik PTSL,” tandas Supriyadi selaku Kepada Desa Sumberejo.

SEMARANG, 14 Mei 2019 - Sedikitnya 17 dari 18 OPD hadir dalam Sinkronisasi Desa Binaan di Disperakim Prov.Jateng menyatakan siap berkontribusi meningkatkaan kesejahteraan Desa Sumberejo. Notabennya, Desa Sumberejo merupakan bagian dari 14 Kabupaten yang masuk dalam Desa Merah di Kec.Mranggen, Kab.Demak yang menjadi Desa Binaan Disperakim Prov.Jateng.

Data dari Dinas Sosial Prov.jateng  menunjukkan bahwa ada 144 ribu jiwa warga di Kab.Demak masuk dalam kategori miskin. Sedikitnya ada 636 data RTLH, 115 data Jamban, 261 orang janda miskin, 70 orang cacat miskin, 298 orang lansia miskin, 420 orang siswa miskin.“ Tahun ini, kami berterimakasih karena ada 7 Desa di kab.Demak yang menjadi Binaan beberapa OPD di Jawa Tengah khususnya Desa Sumberejo Kec.Mranggen sehingga melalui data yang kami peroleh nantinya bisa tepat tindih dan tepat guna,” Papar Muchlis perwakilan BAPPEDA Demak.

Pemerintah Kab.Demak berupaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di wilayahnya menjadi 10,5 % dari 13,54 %. Melalui Sinkronisasi kegiatan ini, Pemerintah Kab. Demak bersama Kepala Desa Sumberejo berharap Disperakim Prov.Jateng mampu menggerakkan OPD terkait untuk menjadikan Desa Sumberejo menuju Desa Kuning bahkan hijau.

Adapun peran 17 dari 18 OPD yang hadir beberapa diantaranya banyak yang memberikan bantuan berupa pelatihan kewirausahaan serta pelatihan management usaha kecil, seperti Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Prov.Jateng, Dinas Koperasi, Usaha kecil dan menengah Prov.Jateng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov.Jateng, dan beberapa OPD lain yang hadir.

“Kegiatan di tahun ini, kami ada Pembentukan Kawasan Pedesaan (PKP) di Wedung Demak dan rencananya Juni/Juli akan segera dicairkan, selain itu ada juga kegiatan Bumdes, Sarpras dan Posyandu yang mungkin di 2020 Desa Sumberejo bisa dimasukkan ke dalamnya,” papar Darmadi perwakilan Dispermadesdukcapil Prov.Jateng. Menambahkan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov.Jateng tahun ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan hibah berupa Pupuk NPK 3000 kg yang sudah 100 % dilaksanakan, Pupuk KNO3 1500 kg  yang dalam tahap proses pelaksanaan. “Di 2020 kami siap membantu dan mohon Desa Sumberejo untuk melakukan update-ing data terkait penerimaan KIP bantuan BSM baik dari jenjang SD, SMP, SMK/SMA,” tandas Herdantyo dari Disdikbud Prov.Jateng.

Dari pihak BPN Kab.Demak juga memberikan informasi program yang bisa diberikan kepada Desa Sumberejo terkait pensertifikasian tanah.“Yang bisa kami kontribusikan adalah pemberian program pensertifikasian tanah yang dibiayai oleh pusat dan dana sendiri dari pihak Desa,” tambah Bambang Haryanto dari BPN Kab.Demak. Melalui program ini, wilayah di Desa Sumberejo diharapkan mampu meminimalkan konflik tanah.

“Dengan adanya payung hukum dan pemahaman terkait pensertifikasian tanah di Desa Sumberejo kami jadi paham dan tidak takut lagi untuk menggerakan warga guna menghindarkan konflik PTSL,” tandas Supriyadi selaku Kepada Desa Sumberejo.