SEMARANG, 17 Mei 2019-“Puasa itu bukan soal fisik melainkan juga Rohaniah, maka spiritualitas dan semangat harus kita bangun khususnya dilingkungan Dinas Perakim Prov.Jateng”, Papar Ustadz Fahrurozy dalam ceramahnya di Aula LT.3 Disperakim Jumat pagi.
Dengan mengusung tema “Kukuhkan Semangat Ramadhan Dalam Diri Untuk Meningkatkan Kebersamaan dan Kinerja Demi Membangun Bangsa dan Negara”, Ustadz Fahrurozy mengajak seluruh warga Dinas Perakim untuk memaknai Semangat Ramadahan yang sesungguhnya. Dalam ceramahnya, beliau mengatakan bahwa ada 3 hal yang dapat dilihat langsung sebagai bentuk pertanggung jawaban nilai rohaniah terhadap Allah SWT, yaitu Sholat, Zakat, dan Haji. Namun dari kesemuanya itu ada satu hal penting yang tidak bisa dilihat secara fisik, yaitu “puasa”.
“Spiritualitas Ramadhan bukan tentang menahan lapar dan haus, melainkan juga loyalitas dan kebersamaan untuk mensyukuri nikmat Allah yang ditakdirkan dalam diri kita masing-masing dengan tidak saling menjatuhkan satu sama lain,” tegas Ustadz Fahrurozy. Artinya, dalam lingkungan Dinas kita harus belajar bersyukur menerima dengan lapang dada, menikmati posisi yang di berikan dan ikhlas terhadap tugas tanggungjawab yang diberikan kepada kita.
Dalam kesempatan ini, kita diajak untuk tetap “sawang-sinawang” terhadap hidup. Karena kadang keinginan kita akan pekerjaan ataupun posisi tidak sesuai dengan kenyataan dan harapan dan kadang kenyataannya bertolak belakang, sehingga kita hendaknya selalu bersyukur akan Ridho Allah. Ustadz Fahrurozy menambahkan bahwa hidup harus selalu saling menjaga dan menyempurnakan. Seperti halnya dalam kehidupan pekerjaan dan rumah tangga. “Kekuranganmu seperti bintang di langit dan kelebihanku seperti matahari”, artinya saat matahari itu muncul maka bintang-bintang akan hilang dimana kelebihan kita harus bisa menutupi kekurangan sesama ataupun suami/istri kita,” tandas Ustadz Fahrurozy.
SEMARANG, 17 Mei 2019-“Puasa itu bukan soal fisik melainkan juga Rohaniah, maka spiritualitas dan semangat harus kita bangun khususnya dilingkungan Dinas Perakim Prov.Jateng”, Papar Ustadz Fahrurozy dalam ceramahnya di Aula LT.3 Disperakim Jumat pagi.
Dengan mengusung tema “Kukuhkan Semangat Ramadhan Dalam Diri Untuk Meningkatkan Kebersamaan dan Kinerja Demi Membangun Bangsa dan Negara”, Ustadz Fahrurozy mengajak seluruh warga Dinas Perakim untuk memaknai Semangat Ramadahan yang sesungguhnya. Dalam ceramahnya, beliau mengatakan bahwa ada 3 hal yang dapat dilihat langsung sebagai bentuk pertanggung jawaban nilai rohaniah terhadap Allah SWT, yaitu Sholat, Zakat, dan Haji. Namun dari kesemuanya itu ada satu hal penting yang tidak bisa dilihat secara fisik, yaitu “puasa”.
“Spiritualitas Ramadhan bukan tentang menahan lapar dan haus, melainkan juga loyalitas dan kebersamaan untuk mensyukuri nikmat Allah yang ditakdirkan dalam diri kita masing-masing dengan tidak saling menjatuhkan satu sama lain,” tegas Ustadz Fahrurozy. Artinya, dalam lingkungan Dinas kita harus belajar bersyukur menerima dengan lapang dada, menikmati posisi yang di berikan dan ikhlas terhadap tugas tanggungjawab yang diberikan kepada kita.
Dalam kesempatan ini, kita diajak untuk tetap “sawang-sinawang” terhadap hidup. Karena kadang keinginan kita akan pekerjaan ataupun posisi tidak sesuai dengan kenyataan dan harapan dan kadang kenyataannya bertolak belakang, sehingga kita hendaknya selalu bersyukur akan Ridho Allah. Ustadz Fahrurozy menambahkan bahwa hidup harus selalu saling menjaga dan menyempurnakan. Seperti halnya dalam kehidupan pekerjaan dan rumah tangga. “Kekuranganmu seperti bintang di langit dan kelebihanku seperti matahari”, artinya saat matahari itu muncul maka bintang-bintang akan hilang dimana kelebihan kita harus bisa menutupi kekurangan sesama ataupun suami/istri kita,” tandas Ustadz Fahrurozy.