Rabu (31/8/2022), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi dengan tema “Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak dan Terjangkau untuk Kita Semua”. Acara tersebut merupakan kegiatan penutup dalam rangkaian Hari Perumahan Nasional (Hapernas) di Provinsi Jawa Tengah yang dirayakan pada Bulan Agustus. Acara ini dihadiri oleh Dinas Perkim dan Ketua Pokja PKP pada 35 Kabupaten/Kota serta BP2P Jawa III.
Narasumber dalam pelaksanaan acara ini yaitu Ketua Asosiasi Konsultan Pembangunan Permukiman Jawa Barat Encep Rukhiyat Marsadi. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan salah satu strategi dalam percepatan penyediaan hunian yang layak dan Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi yang sudah melaksanakan kolaborasi tersebut. Salah satunya yaitu Program “Tuku Lemah Entok Omah” yang merupakan kolaborasi antara Dinas Perakim Prov. Jateng dengan Dinas Perkim Kabupaten/Kota dan pihak perbankan. Tentunya hal tersebut merupakan wujud Pemerintah Prov. Jateng dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi ini diharapkan Kabupaten/Kota dapat menerapkan bentuk kolaborasi yang tepat dan sesuai yang bisa dilaksanakan di wilayah masing-masing. Sehingga hunian yang layak dan terjangkau bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat terutama MBR.
Rabu (31/8/2022), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi dengan tema “Kolaborasi Wujudkan Hunian Layak dan Terjangkau untuk Kita Semua”. Acara tersebut merupakan kegiatan penutup dalam rangkaian Hari Perumahan Nasional (Hapernas) di Provinsi Jawa Tengah yang dirayakan pada Bulan Agustus. Acara ini dihadiri oleh Dinas Perkim dan Ketua Pokja PKP pada 35 Kabupaten/Kota serta BP2P Jawa III.
Narasumber dalam pelaksanaan acara ini yaitu Ketua Asosiasi Konsultan Pembangunan Permukiman Jawa Barat Encep Rukhiyat Marsadi. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan salah satu strategi dalam percepatan penyediaan hunian yang layak dan Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi yang sudah melaksanakan kolaborasi tersebut. Salah satunya yaitu Program “Tuku Lemah Entok Omah” yang merupakan kolaborasi antara Dinas Perakim Prov. Jateng dengan Dinas Perkim Kabupaten/Kota dan pihak perbankan. Tentunya hal tersebut merupakan wujud Pemerintah Prov. Jateng dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi ini diharapkan Kabupaten/Kota dapat menerapkan bentuk kolaborasi yang tepat dan sesuai yang bisa dilaksanakan di wilayah masing-masing. Sehingga hunian yang layak dan terjangkau bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat terutama MBR.