Semarang – Disperakim Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan FGD Penataan Kawasan Permukiman Pesisir Utara Provinsi Jawa Tengah pada hari Kamis (15/9) di Hotel Grasia, Semarang. FGD ini dilaksanakan guna mendapatkan masukan dalam penyempurnaan hasil Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Pesisir Utara Provinsi Jawa Tengah (Kota Tegal dan Kota Pekalongan).
Dalam FGD ini hadir dari BPPW Jawa Tengah selaku perwakilan Pemerintah Pusat; Bappeda Jawa Tengah, Dinas PUSDATARU Jawa Tengah dan Disporapar Jawa Tengah selaku perwakilan OPD Provinsi Jawa Tengah; OPD Kota Tegal dan Kota Pekalongan serta konsultan CV. HRV Planner Consultant.
Berdasarkan hasil identifikasi dari konsultan, terdapat 4 lokasi (kelurahan) di Kota Tegal dan 3 lokasi yang masuk ke dalam kajian studi. Setelah teridentifikasi, nantinya akan dipilih satu lokasi di Kota Tegal dan Kota Pekalongan sebagai prioritas kajian.
Dengan adanya FGD ini diharapkan dapat teridentifikasi rencana aksi yang memungkinkan untuk mendukung penataan kawasan permukiman pesisir terutama di Kota Tegal dan Kota Pekalongan secara kolaboratif. Diantara rencana kegiatan yang telah teridentifikasi tersebut antara lain perkuatan tebing sungai Bremi Meduri di Kota Pekalongan pada tahun 2023 dari Dinas PUSDATARU Provinsi Jawa Tengah.
Semarang – Disperakim Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan FGD Penataan Kawasan Permukiman Pesisir Utara Provinsi Jawa Tengah pada hari Kamis (15/9) di Hotel Grasia, Semarang. FGD ini dilaksanakan guna mendapatkan masukan dalam penyempurnaan hasil Studi Identifikasi Kawasan Permukiman Pesisir Utara Provinsi Jawa Tengah (Kota Tegal dan Kota Pekalongan).
Dalam FGD ini hadir dari BPPW Jawa Tengah selaku perwakilan Pemerintah Pusat; Bappeda Jawa Tengah, Dinas PUSDATARU Jawa Tengah dan Disporapar Jawa Tengah selaku perwakilan OPD Provinsi Jawa Tengah; OPD Kota Tegal dan Kota Pekalongan serta konsultan CV. HRV Planner Consultant.
Berdasarkan hasil identifikasi dari konsultan, terdapat 4 lokasi (kelurahan) di Kota Tegal dan 3 lokasi yang masuk ke dalam kajian studi. Setelah teridentifikasi, nantinya akan dipilih satu lokasi di Kota Tegal dan Kota Pekalongan sebagai prioritas kajian.
Dengan adanya FGD ini diharapkan dapat teridentifikasi rencana aksi yang memungkinkan untuk mendukung penataan kawasan permukiman pesisir terutama di Kota Tegal dan Kota Pekalongan secara kolaboratif. Diantara rencana kegiatan yang telah teridentifikasi tersebut antara lain perkuatan tebing sungai Bremi Meduri di Kota Pekalongan pada tahun 2023 dari Dinas PUSDATARU Provinsi Jawa Tengah.