Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Forum PKP Provinsi Jawa Tengah “Penjaringan Permasalahan PKP di Provinsi Jawa Tengah Dalam Rangka Penyusunan Policy Brief Lingkup Bidang PKP”

Jumat (27/09), Forum PKP Provinsi Jawa Tengah melakukan penjaringan permasalahan PKP di Provinsi Jawa Tengah. Maksud kegiatan ini adalah sebagai tahapan awal penyusunan policy brief di lingkup bidang PKP. Dimana dalam pelaksanaannya, melibatkan seluruh anggota Forum PKP Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari Instansi Pemerintah terkait bidang PKP, Asosiasi Perusahaan Penyelenggara PKP, Asosiasi Profesi Penyelenggara PKP, Asosiasi Perusahaan Barang dan Jasa Mitra Usaha PKP, Pakar di Bidang PKP, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan/atau yang mewakili konsumen. Dilaksanakan di Kantor DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah, pelaksanaan penjaringan permasalahan ini, turut mengundang BPR/BKK Prov. Jateng untuk menyampaikan report pembiayaan pembangunan perumahan yang telah dikerjasamakan dengan pemerintah daerah, dalam hal ini khususnya adalah DISPERAKIM Prov. Jateng melalui program “Tuku Lemah Oleh Omah”, “OPTIMIS”, dan beberapa program lainnya.

Kegiatan Forum PKP Provinsi Jawa Tengah ini, dibuka oleh Arif Sugeng, selaku Kepala Bidang Keterpaduan, DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah. Melalui sambutannya, secara prinsip disampaikan bahwasan isu strategis lingkup bidang PKP, dapat bergerak bersama dengan unsur pemberdayaan. Dimana DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah, saat ini telah bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Provinsi Jawa Tengah, sebagai langkah awal pencapaian kondisi-kondisi tersebut. Pernyataan tersebut, kemudian diperkuat oleh Sunarti dalam sambutannya sebagai Ketua Forum PKP Provinsi Jawa Tengah. Sebagaimana Forum PKP, dipandang sebagai wujud strategis yang memegang peranan kunci dalam menampung seluruh permasalahan, solusi hingga aspirasi dari seluruh masyarakat dan/atau pelaku bidang PKP. Lebih lanjut, ditekankan peranan atau pelibatan aktif dari masyarakat secara komprehensif, khususnya anggota tetap dari Forum PKP Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung capaian perumahan Indonesia Emas tahun 2045 yaitu, tercapainya rumah yang layak, terjangkau dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini, secara garis besar berlangsung cukup intens, sebagaimana intensitas tersebut dapat terlihat melalui atensi yang diberikan oleh seluruh peserta. Dalam prosesnya, tidak sedikit dari peserta yang turut menyampaikan permasalahan dan/atau kegundahan yang saat ini mereka rasakan terkait dengan perkembangan pembangunan perumahan, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Secara garis besar, permasalahan yang disampaikan tidak terbatas pada masalah dari sudut pandang aspek social, ekonomi dan budaya namun turut melibatkan aspek teknis dan perkembangan teknologi saat ini. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak terbatas pada upaya-upaya penjaringan permasalahan saja. Melalui kegiatan ini, turut dijaring solusi dan/atau alternatif penanganan terhadap permasalahan tersebut, berdasarkan sudut pandang keahlian dari setiap peserta. Sebagaimana pada akhir kegiatan ini, disimpulkan bahwa dalam penyelenggaraan PKP Provinsi Jawa Tengah masih diperlukan 1) penguatan kolaborasi dengan akademisi, 2) Roadmap jangka pendek dan/atau Panjang terkait dengan pelaksanaan Forum PKP mengingat peran kunci yang dimiliki, 3) Sinkronisasi program pemerintah baik secara vertical dan/atau horizontal dalam rangka pencapaian-pencapaian yang dimaksudkan diawal, 4) Dibutuhkan adanya pembaharuan dan/atau perluasan keterlibatan Masyarakat PKP Forum PKP Provinsi Jawa Tengah.

Jumat (27/09), Forum PKP Provinsi Jawa Tengah melakukan penjaringan permasalahan PKP di Provinsi Jawa Tengah. Maksud kegiatan ini adalah sebagai tahapan awal penyusunan policy brief di lingkup bidang PKP. Dimana dalam pelaksanaannya, melibatkan seluruh anggota Forum PKP Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari Instansi Pemerintah terkait bidang PKP, Asosiasi Perusahaan Penyelenggara PKP, Asosiasi Profesi Penyelenggara PKP, Asosiasi Perusahaan Barang dan Jasa Mitra Usaha PKP, Pakar di Bidang PKP, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan/atau yang mewakili konsumen. Dilaksanakan di Kantor DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah, pelaksanaan penjaringan permasalahan ini, turut mengundang BPR/BKK Prov. Jateng untuk menyampaikan report pembiayaan pembangunan perumahan yang telah dikerjasamakan dengan pemerintah daerah, dalam hal ini khususnya adalah DISPERAKIM Prov. Jateng melalui program “Tuku Lemah Oleh Omah”, “OPTIMIS”, dan beberapa program lainnya.

Kegiatan Forum PKP Provinsi Jawa Tengah ini, dibuka oleh Arif Sugeng, selaku Kepala Bidang Keterpaduan, DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah. Melalui sambutannya, secara prinsip disampaikan bahwasan isu strategis lingkup bidang PKP, dapat bergerak bersama dengan unsur pemberdayaan. Dimana DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah, saat ini telah bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Provinsi Jawa Tengah, sebagai langkah awal pencapaian kondisi-kondisi tersebut. Pernyataan tersebut, kemudian diperkuat oleh Sunarti dalam sambutannya sebagai Ketua Forum PKP Provinsi Jawa Tengah. Sebagaimana Forum PKP, dipandang sebagai wujud strategis yang memegang peranan kunci dalam menampung seluruh permasalahan, solusi hingga aspirasi dari seluruh masyarakat dan/atau pelaku bidang PKP. Lebih lanjut, ditekankan peranan atau pelibatan aktif dari masyarakat secara komprehensif, khususnya anggota tetap dari Forum PKP Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung capaian perumahan Indonesia Emas tahun 2045 yaitu, tercapainya rumah yang layak, terjangkau dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini, secara garis besar berlangsung cukup intens, sebagaimana intensitas tersebut dapat terlihat melalui atensi yang diberikan oleh seluruh peserta. Dalam prosesnya, tidak sedikit dari peserta yang turut menyampaikan permasalahan dan/atau kegundahan yang saat ini mereka rasakan terkait dengan perkembangan pembangunan perumahan, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Secara garis besar, permasalahan yang disampaikan tidak terbatas pada masalah dari sudut pandang aspek social, ekonomi dan budaya namun turut melibatkan aspek teknis dan perkembangan teknologi saat ini. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak terbatas pada upaya-upaya penjaringan permasalahan saja. Melalui kegiatan ini, turut dijaring solusi dan/atau alternatif penanganan terhadap permasalahan tersebut, berdasarkan sudut pandang keahlian dari setiap peserta. Sebagaimana pada akhir kegiatan ini, disimpulkan bahwa dalam penyelenggaraan PKP Provinsi Jawa Tengah masih diperlukan 1) penguatan kolaborasi dengan akademisi, 2) Roadmap jangka pendek dan/atau Panjang terkait dengan pelaksanaan Forum PKP mengingat peran kunci yang dimiliki, 3) Sinkronisasi program pemerintah baik secara vertical dan/atau horizontal dalam rangka pencapaian-pencapaian yang dimaksudkan diawal, 4) Dibutuhkan adanya pembaharuan dan/atau perluasan keterlibatan Masyarakat PKP Forum PKP Provinsi Jawa Tengah.