Kamis (09/11/2023), DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah melaksanakan tinjauan lapangan ke TPS 3R di Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali bersama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang dihadiri oleh Dr.rer.nat Nurhadi (Kepala UP KKN), Dr. Titis Srimuda, M.Biotrop (Wakil Dekan Bidang Kerjasama FT), Dr. Suryadi Budi Utomo (Kabid Monev KKN), Sahirul Alim, M.Kom (Kabid IT KKN), Eksa Rusdiyana, M.Sc (Humas Kerjasama KKN), dan Najib Shofi, S.Pd (Admin UP KKN). Tinjauan lapangan tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan kerjasama DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dengan UNS yang akan mulai dilaksanakan pada Tahun 2024, khususnya untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan dilaksanakan pada bulan Januari Tahun 2024 mendatang. DISPERAKIM juga melibatkan Kepala Desa dan Ketua BKM Kismoyoso Makmur, serta OPD terkait di Kabupaten Boyolali, antara lain Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan.
Kerjasama tersebut menindaklanjuti Nota Kesepahaman Penyepakatan Rencana Kerja tentang Sinergi Pendidikan, Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat antara Kepala DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dengan Direktur Direktorat Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS Nomor 199.2/UN27.24/HK.07.00/2023 dan Nomor 522.33/3951 yang sudah disepakati dan ditandatangani bersama pada 18 September 2023. Sebelumnya, telah dilaksanakan pemetaan lokasi-lokasi kegiatan DISPERAKIM yang dapat dijadikan sebagai calon lokasi kerjasama, yang salah satunya adalah Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Lokasi tersebut, pada Tahun 2023 ini, mendapatkan hibah penanganan kawasan permukiman kumuh dari DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dengan bantuan hibah berupa pembangunan 1 (satu) unit TPS 3R yang nantinya akan diserahterimakan dan dikelola oleh BKM Kismoyoso Makmur. Tujuan dari tinjauan lapangan ini adalah untuk mengetahui gambaran permasalahan dan analisis potensi, serta menyusun roadmap atau rencana kerjasama yang akan berjalan di lokasi tersebut.
Disampaikan oleh Kepala Desa Kismoyoso, bahwa masyarakat di desa tersebut masih awam terkait dengan pengelolaan persampahan, khususnya pengelolaan TPS 3R. Sehingga, masih diperlukan pendampingan dari pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan dan pemahaman terkait pengelolaan tersebut. Selain, pendampingan dari OPD terkait persampahan di Kabupaten Boyolali, DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah turut melibatkan UNS sebagai mitra kerja yang nantinya dapat ikut mendampingi pengelolaan TPS 3R di Desa Kismoyoso baik melalui program KKN maupun program MBKM (Merdeka Belajar Kampur Merdeka).
Dari hasil tinjauan lapangan tersebut, UNS akan menerjunkan 2 (dua) kelompok mahasiswa KKN pada bulan Januari Tahun 2024 yang akan membantu mendampingi BKM Kismoyoso Makmur dan masyarakat Desa Kismoyoso dalam melakukan pengelolaan sampah dan pengoperasian TPS 3R. Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat dan penguatan kelembagaan BKM, akan menjadi program utama dari mahasiswa KKN UNS tersebut. Harapannya, rencana kerjasama tersebut dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang positif terhadap pengelolaan sampah di Desa Kismoyoso, khususnya terkait dengan pengoperasian TPS 3R sebagai salah satu bentuk pengelolaan sampah yang diharapkan dapat mengatasi aspek kekumuhan di Desa Kismoyoso.
Kamis (09/11/2023), DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah melaksanakan tinjauan lapangan ke TPS 3R di Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali bersama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang dihadiri oleh Dr.rer.nat Nurhadi (Kepala UP KKN), Dr. Titis Srimuda, M.Biotrop (Wakil Dekan Bidang Kerjasama FT), Dr. Suryadi Budi Utomo (Kabid Monev KKN), Sahirul Alim, M.Kom (Kabid IT KKN), Eksa Rusdiyana, M.Sc (Humas Kerjasama KKN), dan Najib Shofi, S.Pd (Admin UP KKN). Tinjauan lapangan tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan pelaksanaan kerjasama DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dengan UNS yang akan mulai dilaksanakan pada Tahun 2024, khususnya untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan dilaksanakan pada bulan Januari Tahun 2024 mendatang. DISPERAKIM juga melibatkan Kepala Desa dan Ketua BKM Kismoyoso Makmur, serta OPD terkait di Kabupaten Boyolali, antara lain Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan.
Kerjasama tersebut menindaklanjuti Nota Kesepahaman Penyepakatan Rencana Kerja tentang Sinergi Pendidikan, Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat antara Kepala DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dengan Direktur Direktorat Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS Nomor 199.2/UN27.24/HK.07.00/2023 dan Nomor 522.33/3951 yang sudah disepakati dan ditandatangani bersama pada 18 September 2023. Sebelumnya, telah dilaksanakan pemetaan lokasi-lokasi kegiatan DISPERAKIM yang dapat dijadikan sebagai calon lokasi kerjasama, yang salah satunya adalah Desa Kismoyoso, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Lokasi tersebut, pada Tahun 2023 ini, mendapatkan hibah penanganan kawasan permukiman kumuh dari DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah dengan bantuan hibah berupa pembangunan 1 (satu) unit TPS 3R yang nantinya akan diserahterimakan dan dikelola oleh BKM Kismoyoso Makmur. Tujuan dari tinjauan lapangan ini adalah untuk mengetahui gambaran permasalahan dan analisis potensi, serta menyusun roadmap atau rencana kerjasama yang akan berjalan di lokasi tersebut.
Disampaikan oleh Kepala Desa Kismoyoso, bahwa masyarakat di desa tersebut masih awam terkait dengan pengelolaan persampahan, khususnya pengelolaan TPS 3R. Sehingga, masih diperlukan pendampingan dari pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan dan pemahaman terkait pengelolaan tersebut. Selain, pendampingan dari OPD terkait persampahan di Kabupaten Boyolali, DISPERAKIM Provinsi Jawa Tengah turut melibatkan UNS sebagai mitra kerja yang nantinya dapat ikut mendampingi pengelolaan TPS 3R di Desa Kismoyoso baik melalui program KKN maupun program MBKM (Merdeka Belajar Kampur Merdeka).
Dari hasil tinjauan lapangan tersebut, UNS akan menerjunkan 2 (dua) kelompok mahasiswa KKN pada bulan Januari Tahun 2024 yang akan membantu mendampingi BKM Kismoyoso Makmur dan masyarakat Desa Kismoyoso dalam melakukan pengelolaan sampah dan pengoperasian TPS 3R. Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat dan penguatan kelembagaan BKM, akan menjadi program utama dari mahasiswa KKN UNS tersebut. Harapannya, rencana kerjasama tersebut dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang positif terhadap pengelolaan sampah di Desa Kismoyoso, khususnya terkait dengan pengoperasian TPS 3R sebagai salah satu bentuk pengelolaan sampah yang diharapkan dapat mengatasi aspek kekumuhan di Desa Kismoyoso.