Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Koordinasi Pembangunan Ruang Secara Vertikal sebagai Upaya Mempertahankan Kualitas Lingkungan

SEMARANG, 16-17 Oktober 2019 – Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi “Pembangunan Ruang Secara Vertikal sebagai Upaya Mempertahankan Kualitas Lingkungan”. Acara yang dihadiri Disperakim dan Bappeda dari 35 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kabupaten/kota untuk mengerti tentang permasalahan perumahan dan permukiman serta upaya untuk membangun ruang secara vertikal guna mempertahankan kualitas lingkungan. Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan kegiatan oleh Diana Kristina selaku Kepala Seksi Pembinaan dan Evaluasi Perumahan dan Kawasan Permukiman dan dilanjutkan sambutan dan pembukaan kegiatan oleh Arief Friyoga selaku Plt Kepala Dinas Disperakim Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan rapat koordinasi ini terdiri dari tiga sesi pemaparan dengan tanya jawab seputar bisnis konsep pembangunan ruang secara vertikal. Narasumber berasal dari Akademisi Universitas Diponegoro, Kementrian PUPR, serta Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, dilaksanakan kegiatan desk untuk verifikasi rusun di 35 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah. Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi ini adalah hakekat hunian vertikal serta beberapa permasalahan di pasca pembangunan hunian vertikal; penggunaan sumber daya alam secara lebih bijak demi pembangunan berkelanjutan; dan penyusunan indikator dalam rangka memaksimalkan peran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Dalam rapat koordinasi kali ini juga disampaikan pengalaman seputar permasalahan rusun dari Kabupaten Magelang dan Kabupaten Pati.

SEMARANG, 16-17 Oktober 2019 – Bidang Keterpaduan Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi “Pembangunan Ruang Secara Vertikal sebagai Upaya Mempertahankan Kualitas Lingkungan”. Acara yang dihadiri Disperakim dan Bappeda dari 35 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kabupaten/kota untuk mengerti tentang permasalahan perumahan dan permukiman serta upaya untuk membangun ruang secara vertikal guna mempertahankan kualitas lingkungan. Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan kegiatan oleh Diana Kristina selaku Kepala Seksi Pembinaan dan Evaluasi Perumahan dan Kawasan Permukiman dan dilanjutkan sambutan dan pembukaan kegiatan oleh Arief Friyoga selaku Plt Kepala Dinas Disperakim Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan rapat koordinasi ini terdiri dari tiga sesi pemaparan dengan tanya jawab seputar bisnis konsep pembangunan ruang secara vertikal. Narasumber berasal dari Akademisi Universitas Diponegoro, Kementrian PUPR, serta Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, dilaksanakan kegiatan desk untuk verifikasi rusun di 35 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah. Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi ini adalah hakekat hunian vertikal serta beberapa permasalahan di pasca pembangunan hunian vertikal; penggunaan sumber daya alam secara lebih bijak demi pembangunan berkelanjutan; dan penyusunan indikator dalam rangka memaksimalkan peran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Dalam rapat koordinasi kali ini juga disampaikan pengalaman seputar permasalahan rusun dari Kabupaten Magelang dan Kabupaten Pati.