Dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Urusan Penyelenggaraan PSU Permukiman Tahun Anggaran 2024, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Kawasan Permukiman melaksanakan pengukuran lapangan guna Penyusunan DED/ Perencanaan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Permukiman pada hari Rabu, tanggal 24 Januari 2024 bertempat di Desa Dombo dan Desa Timbulsloko, Kec. Sayung, Kab. Demak.
Kabupaten Demak merupakan Kabupaten di Jawa Tengah yang berada di wilayah pesisir Pantai Utara Jawa yang memiliki permasalahan banjir dan rob yang disebabkan dampak penurunan muka tanah. Salah satu wilayah yang terkena dampak yaitu Kecamatan Sayung dimana kondisi saat ini Kecamatan Sayung mengalami abrasi pantai yang menenggelamkan sebagian wilayah yang mengakibatkan hunian masyarakat tenggelam. Salah satu upaya penanganan melalui relokasi pada sebagian hunian yang terdampak banjir dan rob. Beberapa masyarakat yang terkena dampak banjir dan rob berada di Desa Timbulsloko dan Desa Bedono, Kecamatan Sayung.
Desa Dombo merupakan salah satu lokasi yang memperoleh Hibah Prasarana dan Sarana Permukiman sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap upaya relokasi Desa terdampak bencana di Desa Bedono, Kec. Sayung, Kab. Demak, dengan mereplikasi Program “Tuku Lemah Oleh Omah” Disperakim Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan oleh Disperkim Kab. Demak. Selain itu, Desa Timbulsloko juga merupakan salah satu lokasi terdampak bencana yang juga belum dilengkapi dengan sarana yang layak, salah satunya yaitu bangunan contoh multifungsi untuk warga. Bangunan tersebut dibutuhkan warga sebagai contoh pengaplikasian bangunan adatif pasang surut. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan prasarana dan sarana permukiman di Desa Dombo dan Desa Timbulsloko dapat terpenuhi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Tim Bidang Kawasan Permukiman Disperakim Prov. Jateng dan diikuti oleh Konsultan Perencana Penyedia Jasa, Disperkim Kab. Demak, Perangkat Desa Dombo dan Desa TImbulsloko, serta perwakilan masyarakat. Selama acara pengukuran berlangsung juga diperoleh kondisi eksisting Prasarana dan Sarana Permukiman setempat, serta kebutuhan Prasarana dan Sarananya yang nantinya akan menjadi bahan pendukung dalam proses penyusunan DED/ Perencanaan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Permukiman.
Diharapkan dengan adanya kegiatan pengukuran lapangan ini, penyusunan DED/ Perencanaan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Permukiman menjadi efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Urusan Penyelenggaraan PSU Permukiman Tahun Anggaran 2024, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Kawasan Permukiman melaksanakan pengukuran lapangan guna Penyusunan DED/ Perencanaan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Permukiman pada hari Rabu, tanggal 24 Januari 2024 bertempat di Desa Dombo dan Desa Timbulsloko, Kec. Sayung, Kab. Demak.
Kabupaten Demak merupakan Kabupaten di Jawa Tengah yang berada di wilayah pesisir Pantai Utara Jawa yang memiliki permasalahan banjir dan rob yang disebabkan dampak penurunan muka tanah. Salah satu wilayah yang terkena dampak yaitu Kecamatan Sayung dimana kondisi saat ini Kecamatan Sayung mengalami abrasi pantai yang menenggelamkan sebagian wilayah yang mengakibatkan hunian masyarakat tenggelam. Salah satu upaya penanganan melalui relokasi pada sebagian hunian yang terdampak banjir dan rob. Beberapa masyarakat yang terkena dampak banjir dan rob berada di Desa Timbulsloko dan Desa Bedono, Kecamatan Sayung.
Desa Dombo merupakan salah satu lokasi yang memperoleh Hibah Prasarana dan Sarana Permukiman sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap upaya relokasi Desa terdampak bencana di Desa Bedono, Kec. Sayung, Kab. Demak, dengan mereplikasi Program “Tuku Lemah Oleh Omah” Disperakim Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan oleh Disperkim Kab. Demak. Selain itu, Desa Timbulsloko juga merupakan salah satu lokasi terdampak bencana yang juga belum dilengkapi dengan sarana yang layak, salah satunya yaitu bangunan contoh multifungsi untuk warga. Bangunan tersebut dibutuhkan warga sebagai contoh pengaplikasian bangunan adatif pasang surut. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan prasarana dan sarana permukiman di Desa Dombo dan Desa Timbulsloko dapat terpenuhi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Tim Bidang Kawasan Permukiman Disperakim Prov. Jateng dan diikuti oleh Konsultan Perencana Penyedia Jasa, Disperkim Kab. Demak, Perangkat Desa Dombo dan Desa TImbulsloko, serta perwakilan masyarakat. Selama acara pengukuran berlangsung juga diperoleh kondisi eksisting Prasarana dan Sarana Permukiman setempat, serta kebutuhan Prasarana dan Sarananya yang nantinya akan menjadi bahan pendukung dalam proses penyusunan DED/ Perencanaan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Permukiman.
Diharapkan dengan adanya kegiatan pengukuran lapangan ini, penyusunan DED/ Perencanaan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Permukiman menjadi efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan masyarakat.