Sebanyak 27 unit rumah di Komunitas Eksodan Aceh di Kabupaten Wonogiri telah dibangun melalui program Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Relokasi Program Pemerintah melalui sumber pembiayaan APBD Provinsi Jawa Tengah TA 2022. Dalam upaya mensinergikan pelaksanaan program tersebut, Ketua III TP PKK Provinsi Jawa Tengah, bersama Pokja III TP PKK Provinsi Jateng, turut serta dalam kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah di Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, dan Desa Bumiharjo, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, pada Selasa (20/02).
Sebanyak 14 unit rumah telah dibangun di Desa Watuagung, sementara 13 unit lainnya berada di Desa Bumiharjo yang saat ini sudah ditempati oleh penerima manfaat yang merupakan para eksodan Aceh. Kegiatan monitoring ini tidak hanya sebatas pengawasan dan pemantauan, namun juga melibatkan pembinaan kepada Pokja III TP PKK Desa di kedua lokasi tersebut. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar yang ditetapkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat serta pemeliharaan dan pemanfaatan pasca pemberian bantuan, dan bagaimana peran dan keterlibatan masyarakat serta Pemerintah Desa setempat.
Kegiatan yang bermitra dengan TP PKK Provinsi Jawa Tengah ini merupakan inisiatif dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah yang melibatkan peran TP PKK baik Provinsi maupun Desa salah satunya guna melaksanakan dan menyukseskan Program Pemerintah dalan rangka penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama pada urusan Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Salah satu pertimbangan utama dalam kegiatan ini adalah penekanan pada salah satu dari sepuluh program pokok PKK, yaitu Tata Laksana Rumah Tangga dan Perumahan. Hal ini mencerminkan komitmen untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus meningkatkan sinergi antara instansi terkait dan masyarakat penerima manfaat.
Diharapkan, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan ini, program Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi komunitas Eksodan Aceh di Kabupaten Wonogiri, serta menjadi contoh kolaborasi yang berhasil dalam pembangunan masyarakat.
Tak hanya itu, Ir. Arief Djatmiko, MA, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, bersama TP PKK Provinsi Jawa Tengah, juga melakukan kunjungan ke salah satu penerima bantuan keuangan pemerintah desa. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di Desa Bumiharjo, tepatnya di Dusun Karangrejo. Hal ini menunjukkan komprehensifnya perhatian pemerintah terhadap aspek-aspek penting dalam program pembangunan masyarakat.
Oleh ELYTA VERY WIJAYA, S.IP., M.Sos.
Sebanyak 27 unit rumah di Komunitas Eksodan Aceh di Kabupaten Wonogiri telah dibangun melalui program Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Relokasi Program Pemerintah melalui sumber pembiayaan APBD Provinsi Jawa Tengah TA 2022. Dalam upaya mensinergikan pelaksanaan program tersebut, Ketua III TP PKK Provinsi Jawa Tengah, bersama Pokja III TP PKK Provinsi Jateng, turut serta dalam kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah di Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, dan Desa Bumiharjo, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, pada Selasa (20/02).
Sebanyak 14 unit rumah telah dibangun di Desa Watuagung, sementara 13 unit lainnya berada di Desa Bumiharjo yang saat ini sudah ditempati oleh penerima manfaat yang merupakan para eksodan Aceh. Kegiatan monitoring ini tidak hanya sebatas pengawasan dan pemantauan, namun juga melibatkan pembinaan kepada Pokja III TP PKK Desa di kedua lokasi tersebut. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar yang ditetapkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat serta pemeliharaan dan pemanfaatan pasca pemberian bantuan, dan bagaimana peran dan keterlibatan masyarakat serta Pemerintah Desa setempat.
Kegiatan yang bermitra dengan TP PKK Provinsi Jawa Tengah ini merupakan inisiatif dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah yang melibatkan peran TP PKK baik Provinsi maupun Desa salah satunya guna melaksanakan dan menyukseskan Program Pemerintah dalan rangka penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama pada urusan Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Salah satu pertimbangan utama dalam kegiatan ini adalah penekanan pada salah satu dari sepuluh program pokok PKK, yaitu Tata Laksana Rumah Tangga dan Perumahan. Hal ini mencerminkan komitmen untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus meningkatkan sinergi antara instansi terkait dan masyarakat penerima manfaat.
Diharapkan, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan ini, program Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi komunitas Eksodan Aceh di Kabupaten Wonogiri, serta menjadi contoh kolaborasi yang berhasil dalam pembangunan masyarakat.
Tak hanya itu, Ir. Arief Djatmiko, MA, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, bersama TP PKK Provinsi Jawa Tengah, juga melakukan kunjungan ke salah satu penerima bantuan keuangan pemerintah desa. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di Desa Bumiharjo, tepatnya di Dusun Karangrejo. Hal ini menunjukkan komprehensifnya perhatian pemerintah terhadap aspek-aspek penting dalam program pembangunan masyarakat.
Oleh ELYTA VERY WIJAYA, S.IP., M.Sos.