Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lolos dalam penilaian tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Penilaian Tahap II ini merupakan penilaian wawancara kepada jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui (FGD) yang melibatkan para stakeholder, yang dilaksanakan di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (19/3), sedangkan verifikasi lapangan ditinjau langsung oleh Tim Penilai di Kampung Blangkon Kota Surakarta pada Rabu (20/3).
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan rasa syukurnya, karena Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masuk dalam nominasi terbaik pada PPD 2024. Kepala Bappeda Prov. Jateng mengatakan PPD merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas. Upaya itu diwujudkan melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahunnya.
Penilaian tahap II ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi dari para stakeholder perencanaan pemerintah daerah. Hal itu terkait dengan pencapaian pembangunan kualitas dan proses penyusunan dokumen perencanaan, serta inovasi daerah. Selain mengutamakan proses perencanaan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya menonjolkan inovasi daerah yang menjadi unggulan Pemprov Jateng yaitu Program “Tuku Lemah Oleh Omah”
Dalam penilaian Tahap II tersebut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyampaikan informasi mengenai program “Tuku Lemah Oleh Omah” hingga menjelaskan mengenai kronologis asal mula Pembangunan Rumah Komunitas 2 Lantai di Kampung Blangkon, yang dahulu tanah tersebut merupakan tanah makam hingga dapat berdiri Rumah 2 Lantai di tanah tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab oleh Tim PPD kepada Kepala Disperakim Prov. Jateng maupun bertanya langsung kepada penerima bantuan Rumah Komunitas 2 Lantai di Kampung Blangkon, Kota Surakarta.
Tim Penilai setelah mendapatkan informasi-informasi tersebut kemudian melanjutkan penilaian dengan meninjau langsung ke salah satu rumah penerima bantuan Rumah Komunitas 2 Lantai di Kampung Blangkon Kota Surakarta.
Oleh Bim
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lolos dalam penilaian tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Penilaian Tahap II ini merupakan penilaian wawancara kepada jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui (FGD) yang melibatkan para stakeholder, yang dilaksanakan di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (19/3), sedangkan verifikasi lapangan ditinjau langsung oleh Tim Penilai di Kampung Blangkon Kota Surakarta pada Rabu (20/3).
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan rasa syukurnya, karena Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masuk dalam nominasi terbaik pada PPD 2024. Kepala Bappeda Prov. Jateng mengatakan PPD merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas. Upaya itu diwujudkan melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahunnya.
Penilaian tahap II ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi dari para stakeholder perencanaan pemerintah daerah. Hal itu terkait dengan pencapaian pembangunan kualitas dan proses penyusunan dokumen perencanaan, serta inovasi daerah. Selain mengutamakan proses perencanaan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya menonjolkan inovasi daerah yang menjadi unggulan Pemprov Jateng yaitu Program “Tuku Lemah Oleh Omah”
Dalam penilaian Tahap II tersebut Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah menyampaikan informasi mengenai program “Tuku Lemah Oleh Omah” hingga menjelaskan mengenai kronologis asal mula Pembangunan Rumah Komunitas 2 Lantai di Kampung Blangkon, yang dahulu tanah tersebut merupakan tanah makam hingga dapat berdiri Rumah 2 Lantai di tanah tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab oleh Tim PPD kepada Kepala Disperakim Prov. Jateng maupun bertanya langsung kepada penerima bantuan Rumah Komunitas 2 Lantai di Kampung Blangkon, Kota Surakarta.
Tim Penilai setelah mendapatkan informasi-informasi tersebut kemudian melanjutkan penilaian dengan meninjau langsung ke salah satu rumah penerima bantuan Rumah Komunitas 2 Lantai di Kampung Blangkon Kota Surakarta.
Oleh Bim