Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Rapat Pembahasan Rencana Kerja POKJA PKP Tahun 2020

Adanya bencana nasional Covid-19 ini telah menciptakan suatu kondisi yang baru, yaitu dimana  dengan adanya pembatasan-pembatasan kegiatan pelaksanaan tatap muka secara langsung maupun kegiatan lapangan maka hampir sebagian besar kegiatan dilakukan via online/ video conference yang masih dimungkinkan dengan jarak dan jumlah orang yang dibatasi. Tak Terhindar pula pada Kamis, 23 April 2020 yang lalu Disperakim Prov.Jateng bersama dengan Anggota POKJA PKP tengah melakukan Rapat koordinasi terkait dampak Covid-19 dalam aspek Perumahan.

Adapun rapat yang dipimpin oleh Bapak Arief Djatmiko selaku Kadin Disperakim prov.Jateng membahas mengenai pengaruh kondisi masyarakat maupun perumahan yang terdampak dengan Covid-19; recovery program” pasca wabah ini berakhir seperti peningkatan RTLH, PB, maupun PB Bencana ; Kegiatan Desa dampingan ; Peringatan hari habitat ; Perpres No. 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan – Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung – Brebes – Tegal – Pemalang, dengan melihat situasi dan kondisi saat ini

“Dalam menghadapi bencana nasional Covid-19 ini perlu dukungan kepada semua pihak, baik Dinas, swasta, maupun masyarakat umum, Hal utama yang perlu diperhatikan adalah critical thinking dan problem setting dalam menghadapi pendemi Covid-19,” papar Arief Djatmiko.

Kadin Disperakim menhimbau agar responsif, dalam waktu dekat terkait “new normal”, “critical thinking”, serta problem setting perlu dibuat sebuah SOP dengan pola baru baik terkait rapat, pengambilan keputusan, dan yang berkaitan lainnya, Perlu adanya re–orientasi program dan kegiatan, serta SOP terkait pola–pola baru tersebut yang dapat diterapkan pada masa–masa tanggap darurat bencana pandemik ini.

Adanya bencana nasional Covid-19 ini telah menciptakan suatu kondisi yang baru, yaitu dimana  dengan adanya pembatasan-pembatasan kegiatan pelaksanaan tatap muka secara langsung maupun kegiatan lapangan maka hampir sebagian besar kegiatan dilakukan via online/ video conference yang masih dimungkinkan dengan jarak dan jumlah orang yang dibatasi. Tak Terhindar pula pada Kamis, 23 April 2020 yang lalu Disperakim Prov.Jateng bersama dengan Anggota POKJA PKP tengah melakukan Rapat koordinasi terkait dampak Covid-19 dalam aspek Perumahan.

Adapun rapat yang dipimpin oleh Bapak Arief Djatmiko selaku Kadin Disperakim prov.Jateng membahas mengenai pengaruh kondisi masyarakat maupun perumahan yang terdampak dengan Covid-19; recovery program” pasca wabah ini berakhir seperti peningkatan RTLH, PB, maupun PB Bencana ; Kegiatan Desa dampingan ; Peringatan hari habitat ; Perpres No. 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan – Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung – Brebes – Tegal – Pemalang, dengan melihat situasi dan kondisi saat ini

“Dalam menghadapi bencana nasional Covid-19 ini perlu dukungan kepada semua pihak, baik Dinas, swasta, maupun masyarakat umum, Hal utama yang perlu diperhatikan adalah critical thinking dan problem setting dalam menghadapi pendemi Covid-19,” papar Arief Djatmiko.

Kadin Disperakim menhimbau agar responsif, dalam waktu dekat terkait “new normal”, “critical thinking”, serta problem setting perlu dibuat sebuah SOP dengan pola baru baik terkait rapat, pengambilan keputusan, dan yang berkaitan lainnya, Perlu adanya re–orientasi program dan kegiatan, serta SOP terkait pola–pola baru tersebut yang dapat diterapkan pada masa–masa tanggap darurat bencana pandemik ini.