Pada hari ini, Rabu, 20 Mei 2024, telah dilaksanakan acara monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kegiatan pembangunan rumah sederhana sehat di Desa Klidang Wetan dan Desa Denasri Wetan, Kab. Batang, Provinsi Jawa Tengah. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, dengan partisipasi aktif dari perangkat desa setempat serta para penerima bantuan.
Bantuan material sebesar 40 juta rupiah telah diberikan kepada masing-masing desa untuk mendukung pembangunan rumah sederhana sehat bagi masyarakat kurang mampu. Proses Monev dilakukan guna memastikan bahwa dana bantuan tersebut digunakan secara tepat dan efektif, serta untuk memastikan bahwa pembangunan rumah dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Para penerima bantuan juga turut berperan dalam proses pembangunan dengan menyumbangkan dana swadaya dalam kisaran 10 juta hingga 50 juta rupiah. Hal ini menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas hunian mereka dan mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah mereka.
Acara monev ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam upaya meningkatkan akses perumahan layak bagi masyarakat di seluruh Jawa Tengah. Dengan melibatkan semua pihak terkait, diharapkan program pembangunan rumah sederhana sehat dapat berjalan lebih efisien dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Oleh (Pramudya Hernanda)
Pada hari ini, Rabu, 20 Mei 2024, telah dilaksanakan acara monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kegiatan pembangunan rumah sederhana sehat di Desa Klidang Wetan dan Desa Denasri Wetan, Kab. Batang, Provinsi Jawa Tengah. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, dengan partisipasi aktif dari perangkat desa setempat serta para penerima bantuan.
Bantuan material sebesar 40 juta rupiah telah diberikan kepada masing-masing desa untuk mendukung pembangunan rumah sederhana sehat bagi masyarakat kurang mampu. Proses Monev dilakukan guna memastikan bahwa dana bantuan tersebut digunakan secara tepat dan efektif, serta untuk memastikan bahwa pembangunan rumah dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Para penerima bantuan juga turut berperan dalam proses pembangunan dengan menyumbangkan dana swadaya dalam kisaran 10 juta hingga 50 juta rupiah. Hal ini menunjukkan keseriusan dan komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas hunian mereka dan mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah mereka.
Acara monev ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam upaya meningkatkan akses perumahan layak bagi masyarakat di seluruh Jawa Tengah. Dengan melibatkan semua pihak terkait, diharapkan program pembangunan rumah sederhana sehat dapat berjalan lebih efisien dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Oleh (Pramudya Hernanda)