Dalam rangka memberikan dukungan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam pengendalian program prioritas nasional (PSN), Helson Siagian, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden beserta jajaranya melakukan Rapat Koordinasi dan Kunjungan Lapangan ke PSN Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang pada Jumat (20/9). Kepala Disperakim Jawa Tengah Ir. Arief Djatmiko, M.A. mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah turut mendampingi tim Kantor Staf Presiden. Hadir pula Pimpinan Proyek Bendungan Jragung serta stakeholder dalam acara tersebut.
Bertempat di Kantor Proyek Bendungan Jragung, acara diawali dengan rapat koordinasi dengan membahas target pembangunan dan proses pembangunan yang sudah berjalan. Kemudian agenda dilanjutkan dengan kunjungan lapangan untuk meninjau pembangunan Bendungan Jragung. Sebagaimana diketahui, Bendungan Jragung ini akan menjadi bendungan multifungsi yang membawa dampak sosial ekonomi luas. Selain sebagai sumber air baku berkapasitas satu meter kubik per detik untuk Kota Semarang, Demak, dan Grobogan, bendungan ini juga didesain sebagai pengendali banjir.
Oleh Falih Asrofi
Dalam rangka memberikan dukungan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam pengendalian program prioritas nasional (PSN), Helson Siagian, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden beserta jajaranya melakukan Rapat Koordinasi dan Kunjungan Lapangan ke PSN Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang pada Jumat (20/9). Kepala Disperakim Jawa Tengah Ir. Arief Djatmiko, M.A. mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah turut mendampingi tim Kantor Staf Presiden. Hadir pula Pimpinan Proyek Bendungan Jragung serta stakeholder dalam acara tersebut.
Bertempat di Kantor Proyek Bendungan Jragung, acara diawali dengan rapat koordinasi dengan membahas target pembangunan dan proses pembangunan yang sudah berjalan. Kemudian agenda dilanjutkan dengan kunjungan lapangan untuk meninjau pembangunan Bendungan Jragung. Sebagaimana diketahui, Bendungan Jragung ini akan menjadi bendungan multifungsi yang membawa dampak sosial ekonomi luas. Selain sebagai sumber air baku berkapasitas satu meter kubik per detik untuk Kota Semarang, Demak, dan Grobogan, bendungan ini juga didesain sebagai pengendali banjir.
Oleh Falih Asrofi