Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Inisiasi Disperakim Pov. Jateng untuk menggeliatkan Perekonomian Desa Dampingan : Pelatihan membatik di Desa Slukatan, Kec. Mojotengah, Kab.Wonosobo

Masih dalam rangkaian Fasilitasi Desa Dampingan di Balai Desa Slukatan, Kec. Mojotengah, Kab.Wonosobo pada Senin (4/11), Disperakim Prov. Jateng menghadirkan Praktisi membatik, yaitu Ibu Listyowati dari Seroja Batik Semarang untuk memberikan pelatihan dasar membatik kepada masyarakat di Desa Slukatan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat guna penguatan perekonomian desa.

Budaya batik harus terus dilestarikan oleh generasi muda bangsa. Dengan membatik, peserta dapat membangun daya imajinasi, koordinasi, dan motorik anak dengan pengenalan proses membatik, mulai dari perancangan, pencoletan, pewarnaan dasar sampai proses pelorodan. Pelatihan dilaksanakan di balai Desa Slukatan dan diikuti oleh 27 orang yang terbagi menjadi 9 kelompok yang dipandu dasar – dasar membatik. Karena masih dasar dan untuk mengenalkan teknik membatik, pelatih dibantu dengan asisten memberikan pendampingan teknik batik ciprat.

Pada kegiatan tersebut, peserta pelatihan terlihat sangat antusias mengikuti hingga selesainya kegiatan yang berakhir sampai sore hari. Peserta berharap Disperakim Prov. Jateng dapat menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai lanjutan dari kegiatan tersebut sehingga dapat lebih meningkatkan keterampilan dan minat masyarakat terhadap kegiatan membatik. Pada penutupan kegiatan, pemerintah desa juga berkomitmen akan mengalokasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut pada APBDes Tahun 2025.

 

Penulis : Bambang D S

Editor : Gema

Redaktur : Elyta Very Wijaya

Edit : 06/11

Masih dalam rangkaian Fasilitasi Desa Dampingan di Balai Desa Slukatan, Kec. Mojotengah, Kab.Wonosobo pada Senin (4/11), Disperakim Prov. Jateng menghadirkan Praktisi membatik, yaitu Ibu Listyowati dari Seroja Batik Semarang untuk memberikan pelatihan dasar membatik kepada masyarakat di Desa Slukatan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat guna penguatan perekonomian desa.

Budaya batik harus terus dilestarikan oleh generasi muda bangsa. Dengan membatik, peserta dapat membangun daya imajinasi, koordinasi, dan motorik anak dengan pengenalan proses membatik, mulai dari perancangan, pencoletan, pewarnaan dasar sampai proses pelorodan. Pelatihan dilaksanakan di balai Desa Slukatan dan diikuti oleh 27 orang yang terbagi menjadi 9 kelompok yang dipandu dasar – dasar membatik. Karena masih dasar dan untuk mengenalkan teknik membatik, pelatih dibantu dengan asisten memberikan pendampingan teknik batik ciprat.

Pada kegiatan tersebut, peserta pelatihan terlihat sangat antusias mengikuti hingga selesainya kegiatan yang berakhir sampai sore hari. Peserta berharap Disperakim Prov. Jateng dapat menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai lanjutan dari kegiatan tersebut sehingga dapat lebih meningkatkan keterampilan dan minat masyarakat terhadap kegiatan membatik. Pada penutupan kegiatan, pemerintah desa juga berkomitmen akan mengalokasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut pada APBDes Tahun 2025.

 

Penulis : Bambang D S

Editor : Gema

Redaktur : Elyta Very Wijaya

Edit : 06/11