Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur Berkualitas Jadi Fokus UtamaSosialisasi APBN dan APBD 2025 di Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Sosialisasi Bidang Infrastruktur APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, di Gedung Sasana Widya Praja Kompleks BPSDM Prov. Jateng, pada Kamis (30/01). Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan informasi terkait program dan kegiatan infrastruktur yang akan dilaksanakan tahun 2025 sekaligus menjaring masukan dari stakeholder dari unsur perencanaan dan rumpun infrastruktur di 35 Kab/Kota utk perencanaan tahun berikutnya.

Dalam sambutannya, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr. AP Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si, selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan SEKDA Provinsi Jawa Tengah, menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan. "Pembangunan infrastruktur adalah kunci untuk meningkatkan kapasitas perekonomian daerah. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program infrastruktur di Jawa Tengah," ujarnya.

Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, serta lima Perangkat Daerah pada bidang Infrastruktur sebagai narasumber kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari Balai – Balai Kementerian, pemerintah Kab/Kota dari unsur perencanaan, SDA dan tata ruang, perumahan dan Kawasan permukiman, bina marga dan cipta karya, ESDM dan perhubungan serta para mitra pada bidang infrastruktur termasuk sektor swasta.

Selama acara sosialisasi, para peserta mendapatkan informasi detail mengenai rencana pembangunan infrastruktur yang akan didanai melalui APBN dan APBD tahun 2025. Selain itu, dibahas pula mengenai prioritas pembangunan infrastruktur di berbagai bidang, mekanisme pengusulan dan penetapan program/kegiatan, serta peran serta masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.

Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi yang interaktif antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab/Kota. Berbagai masukan ditampung untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat memahami dengan baik rencana pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah tahun 2025. Sehingga, sinergi dan kolaborasi yang kuat dapat terjalin demi mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Sosialisasi Bidang Infrastruktur APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, di Gedung Sasana Widya Praja Kompleks BPSDM Prov. Jateng, pada Kamis (30/01). Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan informasi terkait program dan kegiatan infrastruktur yang akan dilaksanakan tahun 2025 sekaligus menjaring masukan dari stakeholder dari unsur perencanaan dan rumpun infrastruktur di 35 Kab/Kota utk perencanaan tahun berikutnya.

Dalam sambutannya, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr. AP Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si, selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan SEKDA Provinsi Jawa Tengah, menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan. "Pembangunan infrastruktur adalah kunci untuk meningkatkan kapasitas perekonomian daerah. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program infrastruktur di Jawa Tengah," ujarnya.

Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, serta lima Perangkat Daerah pada bidang Infrastruktur sebagai narasumber kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari Balai – Balai Kementerian, pemerintah Kab/Kota dari unsur perencanaan, SDA dan tata ruang, perumahan dan Kawasan permukiman, bina marga dan cipta karya, ESDM dan perhubungan serta para mitra pada bidang infrastruktur termasuk sektor swasta.

Selama acara sosialisasi, para peserta mendapatkan informasi detail mengenai rencana pembangunan infrastruktur yang akan didanai melalui APBN dan APBD tahun 2025. Selain itu, dibahas pula mengenai prioritas pembangunan infrastruktur di berbagai bidang, mekanisme pengusulan dan penetapan program/kegiatan, serta peran serta masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.

Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi yang interaktif antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab/Kota. Berbagai masukan ditampung untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat memahami dengan baik rencana pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah tahun 2025. Sehingga, sinergi dan kolaborasi yang kuat dapat terjalin demi mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing.