Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2025, Disperakim Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Bantuan Stimulan RSS di Balai Desa Sumber, Kabupaten Boyolali, pada Jumat (14/2). Kegiatan ini difasilitasi oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh 36 penerima bantuan, Disperakim Kabupaten Boyolali, serta perangkat desa yang mendampingi. Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada penerima bantuan mengenai prosedur pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, penerima bantuan diberikan penjelasan terkait mekanisme bantuan, besaran bantuan, gambar pondasi, timeline pelaksanaan, serta rincian material yang akan diterima. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memastikan penerima memahami seluruh proses yang akan dijalani. Selanjutnya, peserta melakukan survei ke toko material yang diajukan oleh masing-masing Kelompok Masyarakat (POKMAS) guna mengecek harga dan ketersediaan stok. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi material sehingga tidak terjadi kendala saat pengiriman barang.
Oleh : Hernanda Pram
Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2025, Disperakim Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Bantuan Stimulan RSS di Balai Desa Sumber, Kabupaten Boyolali, pada Jumat (14/2). Kegiatan ini difasilitasi oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh 36 penerima bantuan, Disperakim Kabupaten Boyolali, serta perangkat desa yang mendampingi. Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada penerima bantuan mengenai prosedur pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, penerima bantuan diberikan penjelasan terkait mekanisme bantuan, besaran bantuan, gambar pondasi, timeline pelaksanaan, serta rincian material yang akan diterima. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memastikan penerima memahami seluruh proses yang akan dijalani. Selanjutnya, peserta melakukan survei ke toko material yang diajukan oleh masing-masing Kelompok Masyarakat (POKMAS) guna mengecek harga dan ketersediaan stok. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi material sehingga tidak terjadi kendala saat pengiriman barang.
Oleh : Hernanda Pram