Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Disperakim Provinsi Jawa Tengah Laksanakan Percepatan Penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Sehat di Banyumas

Banyumas, 16 April 2025 — Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan percepatan penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Sederhana Sehat (BSRS) Tahun 2025 di Kabupaten Banyumas pada Rabu (16/4).

Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) dalam proses melengkapi berkas pertanggungjawaban dan berkas pencairan dana bantuan. Kegiatan ini turut diikuti oleh Pokmas, para penerima bantuan, serta perangkat desa yang hadir untuk memberikan dukungan administratif.

Setelah kegiatan pendampingan selesai, tim dari Disperakim melakukan monitoring progres 50% melalui metode sampling ke rumah penerima bantuan. Dari hasil kunjungan lapangan, didapati bahwa progres pembangunan rumah berjalan dengan baik dan mengalami sedikit kendala. Sebagian besar rumah penerima sudah mulai menunjukkan fungsi hunian yang layak, dan beberapa di antaranya telah memasuki tahap akhir atau finishing.

Percepatan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran proses penyaluran bantuan serta memastikan pemanfaatan dana tepat sasaran sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

 

Oleh Hernanda Pram

Banyumas, 16 April 2025 — Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan percepatan penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Sederhana Sehat (BSRS) Tahun 2025 di Kabupaten Banyumas pada Rabu (16/4).

Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) dalam proses melengkapi berkas pertanggungjawaban dan berkas pencairan dana bantuan. Kegiatan ini turut diikuti oleh Pokmas, para penerima bantuan, serta perangkat desa yang hadir untuk memberikan dukungan administratif.

Setelah kegiatan pendampingan selesai, tim dari Disperakim melakukan monitoring progres 50% melalui metode sampling ke rumah penerima bantuan. Dari hasil kunjungan lapangan, didapati bahwa progres pembangunan rumah berjalan dengan baik dan mengalami sedikit kendala. Sebagian besar rumah penerima sudah mulai menunjukkan fungsi hunian yang layak, dan beberapa di antaranya telah memasuki tahap akhir atau finishing.

Percepatan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran proses penyaluran bantuan serta memastikan pemanfaatan dana tepat sasaran sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

 

Oleh Hernanda Pram