Klaten-Pemprov Jateng kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) hari ke-3 Eks Karesidenan Surakarta pada Rabu (23/4). Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Kab.Klaten tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah 2026.
Hadir langsung pada kesempatan tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bupati/wali kota se-Karesidenan Surakarta, Forkopimda Provinsi/Kabupaten, serta jajaran pimpinan tingkat Provinsi/Kabupaten, dan pejabat terkait lainnya. Dalam sambutannya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan Musrenbangwil ini merupakan forum penting untuk menggali potensi dan peran dari masing-masing daerah dalam pembangunan daerah dan provinsi.
Secara tegas Gubernur Jawa Tengah akan mempertahankan lahan hijau dari ancaman alih fungsi. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan swasembada pangan, sekaligus mempertahankan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional. Untuk mencapai hal tersebut Pemprov Jateng akan mengundang kementerian untuk mendukung dan menopang pangan nasional sehingga pelaksanaan program memiliki acuan yang pasti.
Pemprov Jateng serius dan tegas dalam mewujudkan program swasembada pangan 2026, sehingga usulan-usulan prioritas dari pimpinan daerah eks karesidenan Surakarta diharapkan seluruhnya mengarah pada pencapaian tema “Meneguhkan Posisi Jawa Tengah Sebagai Lumbung Pangan Nasional” yang didukung pembangunan infrastruktur penunjang terkait.
#ngopeninglakoni
#jawatengah
#musrenbangwil2025
Klaten-Pemprov Jateng kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) hari ke-3 Eks Karesidenan Surakarta pada Rabu (23/4). Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Kab.Klaten tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah 2026.
Hadir langsung pada kesempatan tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bupati/wali kota se-Karesidenan Surakarta, Forkopimda Provinsi/Kabupaten, serta jajaran pimpinan tingkat Provinsi/Kabupaten, dan pejabat terkait lainnya. Dalam sambutannya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan Musrenbangwil ini merupakan forum penting untuk menggali potensi dan peran dari masing-masing daerah dalam pembangunan daerah dan provinsi.
Secara tegas Gubernur Jawa Tengah akan mempertahankan lahan hijau dari ancaman alih fungsi. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan swasembada pangan, sekaligus mempertahankan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional. Untuk mencapai hal tersebut Pemprov Jateng akan mengundang kementerian untuk mendukung dan menopang pangan nasional sehingga pelaksanaan program memiliki acuan yang pasti.
Pemprov Jateng serius dan tegas dalam mewujudkan program swasembada pangan 2026, sehingga usulan-usulan prioritas dari pimpinan daerah eks karesidenan Surakarta diharapkan seluruhnya mengarah pada pencapaian tema “Meneguhkan Posisi Jawa Tengah Sebagai Lumbung Pangan Nasional” yang didukung pembangunan infrastruktur penunjang terkait.
#ngopeninglakoni
#jawatengah
#musrenbangwil2025