Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

FGD Implementasi Inovasi RUSPIN dan Rumah Adaptif di Pesisir: Jawa Tengah Jadi Percontohan

Semarang - Pelaksanaan  Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) tentang Implementasi Inovasi RUSPIN di Provinsi Jawa Tengah dan Rumah Adaptif pada Kawasan Pesisir. Acara diselenggarakan Rabu 27 Agustus 2025 bertempat  di Ruang Rapat Lantai 2  Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan FGD  dibuka oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Bapak Nova Adiwidanto, S.Hut. M.Si,  dan dihadiri dari berbagai unsur  yang terdiri dari  BAPPEDA Provinsi Jateng, Biro Isda  Setda Prov. Jateng,  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Demak,  PT.Bank Jateng, CV Ardian Jaya Teknik, Prof Aya Hagishima (Kyushu University Japan), Mustika (Kyushu University Japan), Dr. Kusumaningdyah, ST, MT (Universitas Sebelas Maret Surakarta), Novi Puji, ST (Universitas Sebelas Maret Surakarta), Dr. Mila Karmila (Unisula Semarang).

Pembahasan mengenai panel RUSPIN yang sudah banyak diterapkan di Jawa Tengah. Panel RUSPIN yang rencananya akan diterapkan di negara Nigeria, dikarenakan negara tersebut membutuhkan hunian ekonomis, cepat, mudah dan tahan gempa. Dengan adanya hunian baru, pemerintah Nigeria akan menata permukiman baru agar tidak menjadi kumuh. Tujuannya pemerintah dapat mengendalikan pertumbuhan perumahan dengan konsep, metode ramah lingkungan dan lingkungan tidak menjadi kumuh.  Namun demikian  masih terdapat beberapa masukan dari Akademisi bahwa faktor  kenyamanan  bagi penghuni  dalam hal Building thermal, noise, serta pemilihan material serta pemilihan warna yang tepat untuk bangunan yang menggunakan RUSPIN akan dikaji lebih dalam lagi. Harapannya Indonesia khususnya Jawa Tengah menjadi percontohan perumahan permukiman menggunakan RUSPIN dan dapat diterapkan ke negara lain juga yang memiliki  kesamaan geografis  dengan Indonesia.

Semarang - Pelaksanaan  Kegiatan FGD (Focus Group Discussion) tentang Implementasi Inovasi RUSPIN di Provinsi Jawa Tengah dan Rumah Adaptif pada Kawasan Pesisir. Acara diselenggarakan Rabu 27 Agustus 2025 bertempat  di Ruang Rapat Lantai 2  Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan FGD  dibuka oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Bapak Nova Adiwidanto, S.Hut. M.Si,  dan dihadiri dari berbagai unsur  yang terdiri dari  BAPPEDA Provinsi Jateng, Biro Isda  Setda Prov. Jateng,  Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Demak,  PT.Bank Jateng, CV Ardian Jaya Teknik, Prof Aya Hagishima (Kyushu University Japan), Mustika (Kyushu University Japan), Dr. Kusumaningdyah, ST, MT (Universitas Sebelas Maret Surakarta), Novi Puji, ST (Universitas Sebelas Maret Surakarta), Dr. Mila Karmila (Unisula Semarang).

Pembahasan mengenai panel RUSPIN yang sudah banyak diterapkan di Jawa Tengah. Panel RUSPIN yang rencananya akan diterapkan di negara Nigeria, dikarenakan negara tersebut membutuhkan hunian ekonomis, cepat, mudah dan tahan gempa. Dengan adanya hunian baru, pemerintah Nigeria akan menata permukiman baru agar tidak menjadi kumuh. Tujuannya pemerintah dapat mengendalikan pertumbuhan perumahan dengan konsep, metode ramah lingkungan dan lingkungan tidak menjadi kumuh.  Namun demikian  masih terdapat beberapa masukan dari Akademisi bahwa faktor  kenyamanan  bagi penghuni  dalam hal Building thermal, noise, serta pemilihan material serta pemilihan warna yang tepat untuk bangunan yang menggunakan RUSPIN akan dikaji lebih dalam lagi. Harapannya Indonesia khususnya Jawa Tengah menjadi percontohan perumahan permukiman menggunakan RUSPIN dan dapat diterapkan ke negara lain juga yang memiliki  kesamaan geografis  dengan Indonesia.