Semarang – Kamis (25/09) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Program Percepatan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, bersama para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Tengah, serta asosiasi pengembang perumahan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya mempercepat penyaluran program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh daerah Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan rumah layak huni merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Melalui percepatan program FLPP, pemerintah berkomitmen memperluas akses pembiayaan rumah subsidi, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan perumahan di seluruh kabupaten/kota. Dukungan penuh dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar penyaluran kuota rumah subsidi dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai target nasional.
Kehadiran para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Tengah dalam rapat ini menandakan adanya keseriusan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Selain itu, peran asosiasi pengembang perumahan juga mendapat perhatian khusus, mengingat mereka merupakan mitra strategis dalam menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau.
Rapat koordinasi ini menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat proses perizinan, mempermudah akses lahan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang. Dengan langkah konkret tersebut, diharapkan masyarakat Jawa Tengah, khususnya kelompok MBR, semakin mudah memperoleh hunian yang layak, sehat, dan terjangkau.
Melalui kegiatan ini, Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu provinsi terdepan dalam percepatan penyaluran FLPP, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi tercapainya target nasional di sektor perumahan rakyat.
Semarang – Kamis (25/09) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Program Percepatan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, bersama para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Tengah, serta asosiasi pengembang perumahan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya mempercepat penyaluran program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh daerah Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan rumah layak huni merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Melalui percepatan program FLPP, pemerintah berkomitmen memperluas akses pembiayaan rumah subsidi, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan perumahan di seluruh kabupaten/kota. Dukungan penuh dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar penyaluran kuota rumah subsidi dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai target nasional.
Kehadiran para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Tengah dalam rapat ini menandakan adanya keseriusan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Selain itu, peran asosiasi pengembang perumahan juga mendapat perhatian khusus, mengingat mereka merupakan mitra strategis dalam menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau.
Rapat koordinasi ini menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat proses perizinan, mempermudah akses lahan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang. Dengan langkah konkret tersebut, diharapkan masyarakat Jawa Tengah, khususnya kelompok MBR, semakin mudah memperoleh hunian yang layak, sehat, dan terjangkau.
Melalui kegiatan ini, Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu provinsi terdepan dalam percepatan penyaluran FLPP, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi tercapainya target nasional di sektor perumahan rakyat.