Semarang- Dalam rangka mendukung pelaksanaan program 3 juta rumah di Jawa Tengah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah (Disperakim Jateng) bersama Asosiasi pengembang Perumahan melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Luthfi pada hari Selasa (11/11/2025) di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Audiensi yang dimaksudkan untuk menyampaikan aspirasi kendala dan capaian rumah FLPP di Jawa Tengah ini dihadiri perwakilan asosiasi pengembang perumahan yaitu Harmawan (Ketua DPD REI Jateng), Slamet (Ketua DPD APERSI Jateng-DIY), Eko Purwanto (Ketua DPW APERNAS Jateng), Sugiyatno (Ketua DPD HIMPERRA Jateng), Pamungkas (Ketua DPD HIPNU Jateng), Amir (Ketua DPD APERNAS JAYA Jateng), Djoko (sek. DPW ASPRUMNAS Jateng), Sammy (Ketua DPW DEPRINDO Jateng) dan Muljono (Ketua DPW PARSINDO Jateng).
Berkaitan dengan kendala yang dihadapi oleh pengembang perumahan, Kepala Disperakim Jateng Bapak Boedyo Dharmawan dalam audiensi tersebut menyampaikan Kabupaten/Kota telah melaksanakan koordinasi teknis untuk percepatan program FLPP yang dipimpin oleh Sekda dan/atau Bupati/Walikota, yang antara lain komitmen percepatan pada perijinan/PBG dan pembebasan PBG bagi MBR. Selain itu, kabupaten/kota berkomitmen untuk percepatan pembebasan BPHTB.
Bapak Boedyo Dharmawan menambahkan Pemprov Jateng bersama Pemkab/Pemkot, Perbankan dan Pengembang Perumahan telah melakukan sosialisasi KPR FLPP di Provinsi dan 23 Kab/Kota dengan sasaram ASN, HRD Perusahaan Swasta, Karyawan Swasta, Ojol dan masyarakat MBR lainnya. Tercatat dari realisasi FLPP secara nasional sebanyak 219.111 unit, terdapat 19.139 unit (semua perbankan) FLPP yang terealisasi di Jateng (status 07/11/2025).
Melalui auidensi ini, diharapkan dapat memecahkan kendala yang dihadapi oleh pengembang perumahan dalam pelaksanaan 3 juta rumah dan mendorong percepatan realisasi FLPP di Jateng.
Semarang- Dalam rangka mendukung pelaksanaan program 3 juta rumah di Jawa Tengah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah (Disperakim Jateng) bersama Asosiasi pengembang Perumahan melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Luthfi pada hari Selasa (11/11/2025) di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Audiensi yang dimaksudkan untuk menyampaikan aspirasi kendala dan capaian rumah FLPP di Jawa Tengah ini dihadiri perwakilan asosiasi pengembang perumahan yaitu Harmawan (Ketua DPD REI Jateng), Slamet (Ketua DPD APERSI Jateng-DIY), Eko Purwanto (Ketua DPW APERNAS Jateng), Sugiyatno (Ketua DPD HIMPERRA Jateng), Pamungkas (Ketua DPD HIPNU Jateng), Amir (Ketua DPD APERNAS JAYA Jateng), Djoko (sek. DPW ASPRUMNAS Jateng), Sammy (Ketua DPW DEPRINDO Jateng) dan Muljono (Ketua DPW PARSINDO Jateng).
Berkaitan dengan kendala yang dihadapi oleh pengembang perumahan, Kepala Disperakim Jateng Bapak Boedyo Dharmawan dalam audiensi tersebut menyampaikan Kabupaten/Kota telah melaksanakan koordinasi teknis untuk percepatan program FLPP yang dipimpin oleh Sekda dan/atau Bupati/Walikota, yang antara lain komitmen percepatan pada perijinan/PBG dan pembebasan PBG bagi MBR. Selain itu, kabupaten/kota berkomitmen untuk percepatan pembebasan BPHTB.
Bapak Boedyo Dharmawan menambahkan Pemprov Jateng bersama Pemkab/Pemkot, Perbankan dan Pengembang Perumahan telah melakukan sosialisasi KPR FLPP di Provinsi dan 23 Kab/Kota dengan sasaram ASN, HRD Perusahaan Swasta, Karyawan Swasta, Ojol dan masyarakat MBR lainnya. Tercatat dari realisasi FLPP secara nasional sebanyak 219.111 unit, terdapat 19.139 unit (semua perbankan) FLPP yang terealisasi di Jateng (status 07/11/2025).
Melalui auidensi ini, diharapkan dapat memecahkan kendala yang dihadapi oleh pengembang perumahan dalam pelaksanaan 3 juta rumah dan mendorong percepatan realisasi FLPP di Jateng.