Dinas Perumahan Rakyat

Dan Kawasan Permukiman

Provinsi Jawa Tengah

Disperakim Jateng Bagikan Pengalaman Pengembangan SIMPERUM pada Bimtek SMART RUTILAHU Jawa Timur

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah  sharing pengalaman penggunaan SIMPERUM (Sistem Informasi Manajemen Perumahan) sebagai aplikasi pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Provinsi Jawa Tengah secara digital dan papperless  dalam kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi SMART RUTILAHU yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur pada Selasa (2/6) di SMK Negeri 10 Malang. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah yang membidangi perumahan dari 38 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Timur sebagai upaya memperkuat tata kelola satu data dan implementasi sistem informasi perumahan yang terintegrasi.

Pada kesempatan tersebut, Disperakim Provinsi Jawa Tengah diundang sebagai narasumber untuk menyampaikan materi bertajuk “Perjalanan Membangun Sistem Informasi Manajemen Perumahan (SIMPERUM) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah”. Materi ini memaparkan proses pengembangan sistem informasi perumahan, mulai dari penguatan basis data, integrasi informasi, hingga pemanfaatannya dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program perumahan secara lebih efektif dan tepat sasaran. Provinsi Jawa Timur sendiri pada tahun ini berhasil melakukan replikasi terhadap SIMPERUM dengan membangun Sistem SMART RUTILAHU dengan harapan dapat memperoleh satu data RTLH terintegrasi seperti yang telah dilakukan oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya meningkatkan pemahaman pemerintah kabupaten/kota terkait pengembangan dan implementasi sistem informasi perumahan dalam mendukung SMART RUTILAHU dan penguatan satu data perumahan. Pengalaman Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi referensi, pembelajaran, serta inspirasi bagi daerah lain khususnya Jawa Timur dalam membangun sistem informasi perumahan yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung penyelenggaraan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang lebih baik.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah  sharing pengalaman penggunaan SIMPERUM (Sistem Informasi Manajemen Perumahan) sebagai aplikasi pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Provinsi Jawa Tengah secara digital dan papperless  dalam kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi SMART RUTILAHU yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur pada Selasa (2/6) di SMK Negeri 10 Malang. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah yang membidangi perumahan dari 38 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Timur sebagai upaya memperkuat tata kelola satu data dan implementasi sistem informasi perumahan yang terintegrasi.

Pada kesempatan tersebut, Disperakim Provinsi Jawa Tengah diundang sebagai narasumber untuk menyampaikan materi bertajuk “Perjalanan Membangun Sistem Informasi Manajemen Perumahan (SIMPERUM) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah”. Materi ini memaparkan proses pengembangan sistem informasi perumahan, mulai dari penguatan basis data, integrasi informasi, hingga pemanfaatannya dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program perumahan secara lebih efektif dan tepat sasaran. Provinsi Jawa Timur sendiri pada tahun ini berhasil melakukan replikasi terhadap SIMPERUM dengan membangun Sistem SMART RUTILAHU dengan harapan dapat memperoleh satu data RTLH terintegrasi seperti yang telah dilakukan oleh Disperakim Provinsi Jawa Tengah

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya meningkatkan pemahaman pemerintah kabupaten/kota terkait pengembangan dan implementasi sistem informasi perumahan dalam mendukung SMART RUTILAHU dan penguatan satu data perumahan. Pengalaman Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi referensi, pembelajaran, serta inspirasi bagi daerah lain khususnya Jawa Timur dalam membangun sistem informasi perumahan yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung penyelenggaraan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang lebih baik.